EFIKASI DIRI AKADEMIK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DITINJAU DARI PERBEDAAN POLA ASUH ORANG TUA
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.12851Keywords:
Efikasi Diri Akademik, Pola Asuh Orang Tua, Pola Asuh Otoriter, Pola Asuh Demokratis, Pola Asuh PemisifAbstract
ABSTRACT
Academic self-efficacy refers to students’ beliefs in their ability to complete academic tasks, cope with learning challenges, and meet academic demands. One of the factors that may influence academic self-efficacy is parenting style, as the family environment provides different levels of rules, support, supervision, and autonomy. This study aimed to examine differences in academic self-efficacy among junior high school students based on parental parenting styles. A comparative quantitative approach was employed in this study. The sample consisted of 275 students of SMP Negeri 2 Gempol selected from a population of 880 students using proportionate random sampling. The instruments used were an academic self-efficacy scale and a parenting style scale, both of which had been tested for validity and reliability. Data were analyzed through normality testing, homogeneity testing, one-way ANOVA, and Tukey’s HSD post hoc test. The results showed that the data were normally distributed and homogeneous. The one-way ANOVA test produced an F value of 6.783 with a significance value of 0.001, indicating a significant difference in students’ academic self-efficacy based on parenting styles. Furthermore, Tukey’s HSD test revealed a significant difference between authoritarian and permissive parenting styles, with a mean difference of 5.879 and a significance value of 0.001. Students who experienced authoritarian parenting demonstrated higher academic self-efficacy than those who experienced permissive parenting. This study concludes that parental structure, rules, supervision, and involvement play an important role in shaping students’ academic self-efficacy.
ABSTRAK
Efikasi diri akademik adalah keyakinan siswa terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas, menghadapi tantangan belajar, dan memenuhi tuntutan akademik. Salah satu faktor yang memengaruhi efikasi diri akademik adalah pola asuh orang tua, karena lingkungan keluarga memberikan aturan, dukungan, pengawasan, dan kebebasan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan efikasi diri akademik siswa SMP berdasarkan jenis pola asuh orang tua. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan sampel 275 siswa SMP Negeri 2 Gempol dari 880 siswa, dipilih melalui teknik proportionate random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala efikasi diri akademik dan skala pola asuh orang tua yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, One Way ANOVA, dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Uji One Way ANOVA menghasilkan nilai F sebesar 6,783 dengan signifikansi 0,001, menunjukkan terdapat perbedaan signifikan efikasi diri akademik siswa berdasarkan jenis pola asuh orang tua. Uji Tukey HSD menunjukkan perbedaan signifikan antara pola asuh otoriter dan permisif dengan mean difference sebesar 5,879 dan signifikansi 0,001. Siswa dengan pola asuh otoriter memiliki efikasi diri akademik lebih tinggi dibandingkan siswa dengan pola asuh permisif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur, aturan, pengawasan, dan keterlibatan orang tua berperan penting dalam membentuk efikasi diri akademik siswa.
Downloads
References
Aguirre-Dávila, E., Morales-Castillo, M., & Moreno-Vásquez, M. (2023). Parenting, autonomy and academic achievement in adolescence. Journal of Family Studies, 29(1), 63–76. https://doi.org/10.1080/13229400.2021.1871935
A’yun, S. Q., & Amin, Z. N. (2026). Hubungan academic self-efficacy dengan academic resilience: Tinjauan berdasarkan coping strategy siswa SMP Walisongo 1 Semarang. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 9(1), 500–510.
https://doi.org/10.30605/jsgp.9.1.2026.8236
Ayunda, A. E., & Affandi, G. R. (2023). Peranan self-efficacy dan pola asuh otoriter orang tua terhadap kecenderungan stress akademik pada siswa SMK. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(1), 369–379. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i01.4819
Azzala, Q. L., & Arjanggi, R. (2022). Authoritative parenting and self-efficacy as predictitors of junior high school's academic achievement during the COVID-19 pandemic. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 13(2), 109–123.
https://journal.trunojoyo.ac.id/personifikasi/article/view/16747
Fijantari, F., & Peni, N. R. N. (2025). Analisis komparatif kurikulum matematika SMP di Indonesia dan Australia: Implikasi untuk penguatan pembelajaran di Indonesia. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 782–791.
https://doi.org/10.54259/diajar.v4i4.5365
Hayek, J., Schneider, F., Lahoud, N., Tueni, M., & De Vries, H. (2022). Authoritative parenting stimulates academic achievement, also partly via self-efficacy and intention towards getting good grades. PLOS ONE, 17(3), e0265595.
https://doi.org/10.1371/journal.pone.0265595
Hedo, I. K., Dara, P. G., & Snae, R. (2026). Analilis koperatif capaian literasi dan numerasi siswa berdasarkan data raport pendidikan 2023–2025. Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik, 3(4), 16–21. https://sihojurnal.com/index.php/identik/article/view/1613
Kurniajati, S., Puspita, M., Alphatelanie, G., & Amelia, I. (2025). Literature review: Upaya pencegahan HIV melalui peningkatan efikasi diri dan monitoring orang tua. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 4(2), 132–138.
https://jurnal.stikesbaptis.ac.id/index.php/jarsi/article/view/974
Mahendra, C. A. O., Limbong, M., & Simbolon, B. R. (2025). Analisis pola asuh permisif terhadap motivasi diri dan perkembangan sosial siswa di era digital. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(3), 1229–1239.
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19085
Mariamita, D., Akbar, S. N., & Rachmah, D. N. (2025). The role of self-efficacy towards student involvement in grade VII female students of SMP (junior high school) at Islamic Boarding School of Darul Hijar Puteri Martapura. Jurnal Kognisia, 4(2), 157–166. https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/kog/article/view/3325
Ningrum, P., & Rahmawati, R. D. (2022). Pengaruh self-efficacy terhadap prestasi belajar matematika siswa SD dalam pembelajaran daring. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(1), 41–47. https://doi.org/10.37478/jpm.v3i1.1394
Perdana, Y. W., Handoko, M. T., & Eriany, P. (2024). Tinjauan literatur: Hubungan antara self-regulated learning dan efikasi diri dengan prestasi akademik mahasiswa. Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, 2(2), 45–59.
https://www.ejournal.ummuba.ac.id/index.php/JPVS/en/article/view/2038
Ren, W., & Zhu, X. (2022). Parental mediation and adolescents’ internet use: The moderating role of parenting style. Journal of Youth and Adolescence, 51(8), 1483–1496.
https://doi.org/10.1007/s10964-022-01600-w
Rizieq, M. F., & Subhan, M. (2026). Teori kognitif sosial Albert Bandura dalam proses pembelajaran. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2), 213–225.
https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.14978
Salamah, U., Hambali, F., & Royani, A. (2025). Analisis korelasi, regresi, dan ANOVA: Serta contoh penggunaannya dalam penelitian pendidikan bahasa Arab. Jurnal Teologi Islam, 1(2), 258–274. https://doi.org/10.63822/4kgpwy25
Shengyao, Y., Salarzadeh Jenatabadi, H., Mengshi, Y., Minqin, C., Xuefen, L., & Mustafa, Z. (2024). Academic resilience, self-efficacy, and motivation: The role of parenting style. Scientific Reports, 14(1), 5571. https://doi.org/10.1038/s41598-024-55530-7
Sriwongo, L., Tumanggor, R. O., & Tasdin, W. (2022). Hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian pada anak remaja. Prosiding Serina, 2(1), 423–426.
https://doi.org/10.24912/pserina.v2i1.18560
Yudana, I. M., & Suweta, I. M. (2025). Determinasi pola asuh orang tua berbasis Catur Paramita, motivasi belajar dan efikasi diri terhadap sikap tanggung jawab. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 9(3), 491–501.
https://doi.org/10.23887/jppsh.v9i3.103968
Zahrah, S. (2024). Hubungan antara pola asuh orang tua dengan efikasi diri mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. Jurnal Diskursus Pendidikan Sosiologi, 5(1), 70–84. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jdps/article/view/46348
Zhu, Q., Cheong, Y., Wang, C., & Tong, J. (2023). The impact of maternal and paternal parenting styles and parental involvement on Chinese adolescents’ academic engagement and burnout. Current Psychology, 42(4), 2827–2840.
https://doi.org/10.1007/s12144-021-01611-z
Zulia, I. R., & Arifiana, I. Y. (2023). Self-efficacy pada siswa: Adakah dampak dari pola asuh otoriter? INNER: Journal of Psychological Research, 2(4), 679–689.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naisa Wanda Aska Arrianto, Aska Arrianto, Abdul Amin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














