HUBUNGAN PERASAAN TIDAK BERHARGA DENGAN PERILAKU CYBERBULLYING PADA SISWA DI SMP

Authors

  • Irda Sabrina Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Andri Setiawan Universitas Lambung Mangkurat
  • Eklys Cheseda Makaria Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.11735

Keywords:

Perasaan Tidak Berharga, Cyberbullying, Media Sosial, Siswa SMP

Abstract

This study was motivated by the increasing use of social media among adolescents, which has contributed to the emergence of cyberbullying behavior. One psychological factor presumed to be associated with such behavior is feelings of worthlessness, defined as an individual’s negative evaluation of themselves. This study aimed to examine the relationship between feelings of worthlessness and cyberbullying behavior among students at SMP Negeri 9 Banjarmasin. A quantitative approach with a correlational design was employed. The sample consisted of 141 eighth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected using the Feelings of Worthlessness Scale and the Cyberbullying Behavior Scale in a Likert-type format. The data were analyzed using the Pearson Product-Moment correlation test with the assistance of SPSS version 27.0. The findings revealed a positive and significant relationship between feelings of worthlessness and cyberbullying behavior. Students who experienced stronger feelings of worthlessness tended to demonstrate a greater tendency to engage in cyberbullying. These findings indicate that efforts to address cyberbullying should not focus solely on observable behavior but should also consider students’ psychological conditions, particularly their perceptions of self-worth. Schools and guidance and counseling teachers should develop services that help students build positive self-worth, regulate their emotions, and use social media in a healthy and responsible manner. Future studies are encouraged to examine other factors associated with cyberbullying behavior, including self-control, emotion regulation, empathy, social support, and parenting styles.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang turut memunculkan perilaku cyberbullying. Salah satu faktor psikologis yang diduga berkaitan dengan perilaku tersebut adalah perasaan tidak berharga, yaitu penilaian negatif individu terhadap dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perasaan tidak berharga dan perilaku cyberbullying pada siswa SMP Negeri 9 Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 141 siswa kelas VIII yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala perasaan tidak berharga dan skala perilaku cyberbullying dengan format skala Likert. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara perasaan tidak berharga dan perilaku cyberbullying pada siswa. Semakin tinggi perasaan tidak berharga yang dialami siswa, semakin tinggi pula kecenderungannya untuk melakukan cyberbullying. Temuan ini menunjukkan bahwa penanganan cyberbullying tidak cukup hanya berfokus pada perilaku yang tampak, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi psikologis siswa, khususnya penilaian terhadap keberhargaan dirinya. Sekolah dan guru Bimbingan dan Konseling perlu mengembangkan layanan yang membantu siswa membangun penghargaan diri, mengelola emosi, dan menggunakan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor lain yang berkaitan dengan perilaku cyberbullying, seperti kontrol diri, regulasi emosi, empati, dukungan sosial, dan pola asuh keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adam, N. M., & Alwi, M. A. (2023). Hubungan antara harga diri dengan perilaku cyberbullying pada remaja. Jurnal Psikologi Talenta, 8(2). https://doi.org/10.26858/talenta.v8i2.44841

Anissa, M., Lovprima, N., Septiani, V., Abdullah, D., & Hasni, D. (2024). The influence of social media on adolescent mental health: A literature review. Journal of Psychology, 1(1). https://doi.org/10.70248/jp.v1i1.1197

Ashariyanto, F., & Indrawati, E. S. (2023). Hubungan antara harga diri dengan perilaku bullying pada komunitas RZ Garage Semarang. Jurnal Empati, 12(5), 409–417. https://doi.org/10.14710/empati.2023.29809

Azzahra, D. S., & Viena, Y. (2024). Fenomena cyberbullying pada remaja dan upaya pencegahannya. Inspiratif: Journal of Educational Psychology, 3(1), 21–29. https://jurnal.yoii.ac.id/index.php/inspiratif/article/view/356

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Creswell, J. W. (2013). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Pustaka Pelajar.

Fazry, L., & Apsari, N. C. (2021). Pengaruh media sosial terhadap perilaku cyberbullying di kalangan remaja. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (JPPM), 2(2), 272–278. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i2.34679

Firstania, A. A. S., & Nugrahawati, E. N. (2024). Pengaruh regulasi emosi terhadap self-injuries behaviour pada dewasa awal di Kota Bandung. Bandung Conference Series: Psychology Science, 4(2). https://doi.org/10.29313/bcsps.v4i2.12919

Fitri, F. F., & Dewi, F. I. R. (2023). Perilaku ghosting pengguna aplikasi kencan: Harga diri dan kecemasan sosial sebagai prediktor. Psyche 165 Journal, 17(2), 99–108. https://doi.org/10.33557/jpsyche.v17i2.2790

Kumala, A. P. B., & Sukmawati, A. (2020). Dampak cyberbullying pada remaja. Alauddin Scientific Journal of Nursing, 1(1), 55–65. https://doi.org/10.24252/asjn.v1i1.17648

Latifah, F. (2023). Hubungan antara harga diri dengan kecenderungan berperilaku cyberbullying pada remaja pengguna media sosial Instagram [Skripsi sarjana, Universitas Merdeka Malang]. Eprints Universitas Merdeka Malang. https://eprints.unmer.ac.id/id/eprint/5858

Parwitasari, T. A., Supanto, Ismunarno, Fitriono, R. A., & Budyatmojo, W. (2024). Pengaruh media sosial terhadap cyberbullying di kalangan remaja di Indonesia. Jurnal Media Komunikasi, 15(2), 66–85. https://doi.org/10.31764/jmk.v15i2.25330

Patti, L. K., & Hidayanto, S. (2020). Pengaruh cyberbullying terhadap emosi remaja. Media Komunikasi FPIPS, 19(2), 94–103. https://doi.org/10.23887/mkfis.v19i2.27007

Purboningsih, E. R., Massar, K., Hinduan, Z. R., & Agustiani, H. (2023). Perception and use of social media by Indonesian adolescents and parents: A qualitative study. Frontiers in Psychology, 13, Article 985112. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.985112

Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image. Princeton University Press.

Saputra, A. M., & Fadillah, M. B. (2025). Metaanalysis study: The relationship between emotional intelligence and cyberbullying behavior tendencies. Humanitas, 8(3), 383–396. https://doi.org/10.28932/humanitas.v8i3.9594

Sari, N. P., Setiawan, M. A., Makaria, E. C., Putro, H. Y. S., Saputra, D. G., & Ananda, P. (2026). Mapping adolescent cyberbullying in wetland communities: An ecological analysis based on Bronfenbrenner’s theory. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(1), 861–874. https://doi.org/10.31316/g-couns.v10i01.8523

Sari, U., Hasanah, U., & Fitri, N. L. (2024). Penerapan aktivitas menggambar dan merias diri terhadap tanda dan gejala pasien harga diri rendah. Jurnal Cendikia Muda, 4(3), 464–470. https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/613

Sekarayu, S. Y., & Santoso, M. B. (2022). Remaja sebagai pelaku cyberbullying dalam media sosial. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (JPPM), 3(1), 1–10. https://doi.org/10.24198/jppm.v3i1.39558

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Utami, M. N. (2021). Hubungan antara harga diri dan cyberbullying pada remaja di media sosial. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(3), 314–320. https://doi.org/10.31604/jips.v8i3.2021.314-320

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Sabrina, I., Setiawan, M. A., & Cheseda Makaria, E. (2026). HUBUNGAN PERASAAN TIDAK BERHARGA DENGAN PERILAKU CYBERBULLYING PADA SISWA DI SMP. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(2), 1990–2002. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.11735

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.