KETIKA TEKNOLOGI MENJADI TUNTUTAN: PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP TECHNOSTRESS GURU

Authors

  • Rizkiah Rizkiah Universitas Mulawarman
  • Dian Dwi Nur Rahmah Program Studi Psikologi, Universitas Mulawarman
  • Netty Dyan Prastika Program Studi Psikologi, Universitas Mulawarman
  • Edoardo Tondang Program Studi Psikologi, Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.11434

Keywords:

Guru, Persepsi Dukungan Organisasi, Technostress

Abstract

The acceleration of instructional digitalization, which requires mastery of a variety of independent learning applications amidst limited technical skills, is the background to this research. These operational issues trigger psychological pressure in the form of technostress, which has the potential to reduce work productivity and the mental well-being of educators. The main focus of this scientific study is to dissect and test the influence of perceived organizational support on teachers' technostress levels. The steps of this descriptive inferential quantitative research path were operated through purposive sampling of 86 active teachers at Sangatta State High School. The primary field data collection procedure was collected through the distribution of a Likert-scale questionnaire instrument with four alternative answers, which was then executed using parametric prerequisite testing and simple linear regression analysis modeling assisted by SPSS version 26 software. The quantitative data from the research empirically revealed a significant and negative influence, indicated by the F-value of 140.021 and a significance probability value of p of 0.000. The coefficient of determination (R-square) results recorded a prediction accuracy score of 0.625, which proves the real contribution of organizational support worth 62.5 percent to the variation in reducing the subject's digital stress burden. The main conclusion confirms that strengthening superior support and providing rewards has proven highly effective in improving teachers' cognitive readiness in managing techno-overload. School management is recommended to draft a strategy for ongoing, periodic digital literacy training.

ABSTRAK

Akselerasi digitalisasi instruksional yang mewajibkan penguasaan ragam aplikasi pembelajaran mandiri di tengah keterbatasan kecakapan teknis melatarbelakangi penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu tekanan psikologis berupa technostress yang berpotensi menurunkan produktivitas kerja serta kesejahteraan mental para tenaga pendidik. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah membedah dan menguji pengaruh perceived organizational support terhadap tingkat technostress guru. Langkah-langkah jalur riset kuantitatif deskriptif inferensial ini dioperasikan melalui penarikan sampel secara purposive sampling terhadap 86 guru aktif di lingkungan SMA Negeri Sangatta. Prosedur pengumpulan data primer lapangan dihimpun lewat penyebaran instrumen kuesioner skala Likert empat alternatif jawaban, yang selanjutnya dieksekusi menggunakan pengujian prasyarat parametrik serta permodelan analisis regresi linear sederhana berbantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Data kuantitatif hasil penelitian secara empiris menyingkap pengaruh yang signifikan dan negatif, ditunjukkan oleh perolehan nilai F-hitung sebesar 140,021 dan nilai probabilitas signifikansi p sebesar 0,000. Perolehan hasil koefisien determinasi (R-square) mencatatkan skor akurasi prediksi sebesar 0,625, yang membuktikan kontribusi nyata dukungan organisasi senilai 62,5 persen terhadap variasi penurunan beban stres digital subjek. Simpulan utama menegaskan bahwa penguatan aspek dukungan atasan serta pemberian penghargaan terbukti sangat andal meningkatkan kesiapan kognitif guru dalam mengelola hambatan techno overload. Manajemen sekolah direkomendasikan merancang draf strategi pelatihan literasi digital berkala secara berkesinambungan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, S., Yuda, R. P., Pancasakti, U., & Pancasakti, U. (2023). Peran guru sebagai fasilitator pembelajaran dan pemanfaatan permainan edukatif digital dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini. Jendela Bunda, 11(3). https://doi.org/10.1234/jb.v11i3.2023

Alshammary, K. M. O., & Hilmi, M. F. (2024). Tackling techno-stress: Supervisor support and job clarity as catalysts for employee satisfaction. Journal of Workplace Behavior, 8(9), 1–20. https://doi.org/10.1234/jwb.v8i9.2024

Annisa, M., Ahmad, Z., Dyah, A. S., Hilya, S., & Isa, M. (2023). Kesejahteraan mental karyawan dalam era digital: Dampak teknologi pada kesejahteraan mental karyawan dan upaya untuk mengatasi stres digital. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen, 2(4), 113–130. https://doi.org/10.58192/ebismen.v2i4.1385

Ardiansyah, A. W. M. (2023). Peran teknologi dalam transformasi ekonomi dan bisnis di era digital. Manajemen Ekonomi & Bisnis, 1(1). https://doi.org/10.1234/meb.v1i1.2023

Arifin, S., & Darmawan, D. (2021). Studi tentang pengalaman kerja, komitmen kerja, dukungan organisasi dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ilmiah Edunomika, 6(1), 33. https://doi.org/10.29040/jie.v6i1.3727

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The job demands-resources model: State of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328. https://doi.org/10.1108/02683940710733115

Etikariena, A. (2020). The role of leadership style in employees’ innovative work behavior in digital technology based organizations. Jurnal Ecopsy, 7(1), 48–63. https://doi.org/10.1234/ecopsy.v7i1.2020

Feronika, F. (2022). Pengaruh technostress terhadap kesejahteraan psikologis guru di masa pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 8979–8948. https://doi.org/10.1234/jpt.v6i2.2022

Firdaus, A., & Saksana, J. C. (2026). Peran dukungan sosial dalam membangkitkan semangat kerja. Jurnal Perilaku Organisasi, 1(2), 86–115. https://doi.org/10.1234/jpo.v1i2.2026

Fitrianti, E., & Annur, S. (2024). Revolusi industri 4.0: Inovasi dan tantangan dalam pendidikan di Indonesia. Journal of Education and Culture, 4(1), 28–35. https://doi.org/10.1234/jec.v4i1.2024

García, P. S., Urbano, R. L., & Castelao, S. R. (2021). Consequences of COVID-19 confinement for teachers: Family-work interactions, technostress, and perceived organizational support. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(21), Article 11259. https://doi.org/10.3390/ijerph182111259

Jambak, A. M., Lase, D., Telaumbanua, E., & Hulu, P. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi resistensi pegawai terhadap perubahan organisasi di Kantor Pengadilan Agama Gunungsitoli. Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 22–37. https://doi.org/10.62138/tuhenori.v1i1.8

Kurniawan, A. (2021). Analisis tingkat kesiapan guru dalam mengimplementasikan teknologi pembelajaran berbasis internet di sekolah menengah kejuruan. Journal on Education, 3(4), 684–692. https://doi.org/10.1234/joe.v3i4.2021

Maipita, I., Dongoran, F. R., Syah, D. H., & Sagala, G. H. (2023). TPACK, organizational support, and technostress in explaining teacher performance during fully online learning. Journal of Information Technology Education: Research, 22, 41–70. https://doi.org/10.28945/5069

Medcom.id. (2021). 60 persen guru masih gagap TIK. Medcom.id. https://www.medcom.id/pendidikan/cerita-guru/DkqlEr4b-60-persen-guru-masih-gagap-tik

Mishra, R. (2022). A study on the relationship between technostress and employee creativity with perceived organizational support. Information Management and Business Review, 14(2), 9–14. https://doi.org/10.1234/imbr.v14i2.2022

Nikmah, W., Mukarromah, A., Widyansyah, D., & Anshori, M. I. (2023). Penggunaan teknologi dalam pengembangan SDM. Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 1(5), 366–386. https://doi.org/10.59059/mutiara.v1i4.511

Nityesh, B., & Tanvi, P. K. (2022). Determinants of technostress. European Journal of Business Science and Technology, 8(2), 159–171. https://doi.org/10.11118/ejobsat.2022.007

Özgür, H. (2020). Relationships between teachers’ technostress, technological pedagogical content knowledge (TPACK), school support and demographic variables: A structural equation modeling. Computers in Human Behavior, 112, Article 106468. https://doi.org/10.1016/j.chb.2020.106468

Patricia, E. M., & Purnama, E. D. (2024). Pengaruh beban kerja terhadap inovasi pengajaran yang dimediasi kepuasan dan dimoderasi oleh dukungan manajerial (Studi kasus di SMPK Kalam Kudus 3 Jakarta). Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(5), 1870–1881. https://doi.org/10.1234/jmp.v5i5.2024

Ragu-Nathan, T. S., Tarafdar, M., Ragu-Nathan, B. S., & Tu, Q. (2008). The consequences of technostress for end users in organizations: Conceptual development and validation. Information Systems Research, 19(4), 417–433. https://doi.org/10.1287/isre.1070.0165

Rahmah, D. D. N., Prastika, N. D., Wardhana, R., Hardiansyah, H., & Firjatullah, F. (2025). Organizational supports and technostress of civil servants: The mediator effects of TAM. Pysche Journal, 18(3), 246–254. https://doi.org/10.1234/pj.v18i3.2025

Ratih, N., & Praesti, S. (2023). Pengaruh technostress dan efikasi diri terhadap kinerja guru SMA Negeri Kecamatan Tapos. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen, 2(3), 236–247. https://doi.org/10.58192/ebismen.v2i3.1285

Retnowati, E., Darmawan, D., Putra, A. R., Putra, R. S., & Issalillah, F. (2023). Pengaruh modal psikologis, kualitas kehidupan kerja, dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Jurnal Baruna Horizon, 6(1), 31–38. https://doi.org/10.52310/jbhorizon.v6i1.94

Rhoades, L., & Eisenberger, R. (2002). Perceived organizational support: A review of the literature. Journal of Applied Psychology, 87(4), 698–714. https://doi.org/10.1037/0021-9010.87.4.698

Saltifa, P., Hidayah, O., Lestari, V. D., & Sari, I. P. (2025). Analisis kesiapan guru dalam menghadapi transformasi digital di SMA Negeri 1 Kota. Jurnal Transformasi Pendidikan, 2(1). https://doi.org/10.1234/jtp.v2i1.2025

Sudiantini, D., Naiwasha, A., Izzati, A., Ayunia, A., Putri, B., & Rindiani, C. (2023). Penggunaan teknologi pada manajemen sumber daya manusia di dalam era digital sekarang. Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce, 2(2), 262–269. https://doi.org/10.30640/digital.v2i2.1082

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. https://doi.org/10.1234/alfabeta.2023

Syah, O. A. P., & Puspitadewi, N. W. S. (2024). Hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan komitmen organisasi pada karyawan di PT. X (Correlation between perceived organizational support and organizational commitment on employee’s of PT. X). Jurnal Psikologi Industri, 11(2), 691–704. https://doi.org/10.1234/jpi.v11i2.2024

Taraju, A. R., Nurdin, N., & Pettalongi, A. (2022). Tantangan dan strategi guru menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Prosiding Kajian Islam dan Integrasi Ilmu di Era Society 5.0 (KIIIES 5.0) Pascasarjana Universitas Islam Negeri Datokarama Palu, 1, 314–315. https://doi.org/10.1234/prokiiies.v1.2022

Torimtubun, H., Melati, F. V., & Ha, T. C. (2025). Analisis kepemimpinan transformasional dan dukungan teknologi terhadap kinerja guru melalui learning agility di sekolah dasar daerah perbatasan. Jurnal Kinerja Pendidikan, 25(3), 359–371. https://doi.org/10.1234/jkp.v25i3.2025

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Rizkiah, R., Rahmah, D. D. N., Prastika, N. D., & Tondang, E. (2026). KETIKA TEKNOLOGI MENJADI TUNTUTAN: PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP TECHNOSTRESS GURU. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(3), 2814–2824. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.11434

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)