KONSTRUKTIVISME SEBAGAI RESISTENSI TERHADAP KRISIS REFLEKSI GENERASI Z DI ERA DIGITAL

Authors

  • Anang Wijatmiko Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Khamim Qolili Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
  • Prasetyo Karyo Utomo Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
  • Febrian Afirsta Kusumajaya Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
  • Nanda Hasnan Fardany Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia
  • Arief Rahman Yusuf Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9266

Keywords:

konstruktivisme, generasi Z, refleksi, pendidikan vokasi, tutorialisme, RPL

Abstract

Generation Z, as digital natives, faces serious challenges in vocational education, particularly in the Software Engineering (RPL) program. Observations at SMKN 1 Ponorogo reveal a reflection crisis, where students rely heavily on short tutorials from YouTube or online forums to complete assignments. This pattern creates a culture of tutorialism and illusion of competence, in which technical success is considered sufficient without conceptual understanding or social awareness. The urgency of this study lies in the need to restore reflective meaning in digital vocational education so that it does not merely produce compliant technicians but individuals who are critical and responsible. This research aims to examine constructivism as a paradigm of resistance to the reflection crisis of Generation Z. The study employs a qualitative descriptive approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with students and teachers, documentation, and focus group discussions (FGD). Thematic analysis was applied with source and method triangulation to ensure validity. The findings highlight four key aspects: (1) the emergence of tutorialism and illusion of competence in RPL learning; (2) an epistemological crisis underlying shallow technical practices; (3) constructivism functioning as a form of pedagogical resistance to the instant digital culture; and (4) the reconstruction of the RPL teacher’s role as a facilitator of critical reflection, emphasizing process rather than mere outcomes.  In conclusion, constructivism is not only a learning strategy but also a pedagogical paradigm capable of restoring reflection as the core of vocational education in the digital era. 

ABSTRAK

Generasi Z sebagai digital native menghadapi tantangan serius dalam pembelajaran vokasi, khususnya di jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Observasi di SMKN 1 Ponorogo menunjukkan adanya krisis refleksi, di mana siswa lebih banyak mengandalkan tutorial singkat dari YouTube atau forum daring untuk menyelesaikan tugas. Pola ini melahirkan budaya tutorialisme dan ilusi kompetensi, yaitu keberhasilan teknis dianggap cukup tanpa pemahaman konseptual maupun kesadaran sosial. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk mengembalikan makna reflektif dalam pendidikan vokasi digital agar tidak sekadar melahirkan teknisi patuh, tetapi individu yang kritis dan bertanggung jawab.Penelitian ini bertujuan menelaah konstruktivisme sebagai paradigma resistensi terhadap krisis refleksi generasi Z. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan siswa dan guru, dokumentasi, serta focus group discussion (FGD). Analisis dilakukan secara tematik dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjaga validitas. Temuan penelitian menunjukkan empat hal utama: (1) munculnya budaya tutorialisme dan ilusi kompetensi dalam pembelajaran RPL; (2) adanya krisis epistemologis di balik praktik teknis yang dangkal; (3) konstruktivisme berfungsi sebagai bentuk resistensi pedagogis terhadap budaya instan digital; dan (4) rekonstruksi peran guru RPL sebagai fasilitator refleksi kritis yang menekankan proses, bukan sekadar hasil. Sehingga,konstruktivisme bukan hanya strategi pembelajaran, tetapi juga paradigma pedagogis yang mampu mengembalikan refleksi sebagai inti pendidikan vokasi di era digital. 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aldi, M., & Hanif, M. (2026). Peran guru dalam penguatan literasi digital peserta didik SMP Raden Fatah Cimanggu. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 159–170. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.8904

Anggraini, I. H., & Kustini, K. (2026). Literasi digital melalui sosialisasi penggunaan aplikasi JMO untuk monitoring saldo JHT pekerja PT. HM Sampoerna. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 216–225. https://doi.org/10.51878/community.v6i1.8939

Asrofi, A., Islah, A. N., & Hadi, I. A. (2025). Ihwal pendidikan di era modern: Pendidikan karakter dan pembelajaran di era industri. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 486–495. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4858

Aswasulasikin, A., Hadi, Y. A., Ibrahim, D. S. M., Suhirman, S., & Pujiani, S. (2021). Penggunaan video tutorial dalam pembelajaran matematika di masa pandemi Covid-19. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(1), 96–105. https://doi.org/10.29408/didika.v7i1.3828

Bernstein, S., Rahman, A., Sharifi, N., Terbish, A., & MacNeil, S. (2025). Beyond the benefits: A systematic review of the harms and consequences of generative AI in computing education. arXiv. https://doi.org/10.1145/3769994.3770036

ElSharkawy, G., Helmy, Y., & Yehia, E. (2022). A framework to enhance the international competitive advantage of information technology graduates. Future Computing and Informatics Journal, 7(2), 75–85. https://doi.org/10.54623/fue.fcij.7.2.6

Giovanni, A. (2025). Cyber humanism in education: Reclaiming agency through AI and learning sciences. arXiv. https://doi.org/10.48550/arxiv.2512.16701

Hakim, L. N., Rachmawati, E., & Purwaningsih, S. (2020). Teachers’ strategies in developing students’ critical thinking and critical reading. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 10(1), 11–20. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v10i1.1036

Hikmayanti, N., Fitriana, I., & Asdar, M. (2025). Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII H SMPN 4 Watampone melalui metode pembelajaran C3T (Cerdas, Cermat, Cepat dan Tepat) dalam mengulas cerpen. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1914–1925. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7865

Isnandar, I., Muliadi, M., Nurmalasari, R., & Maula, P. I. (2024). Identifikasi dimensi skill lulusan pendidikan vokasi dengan kebutuhan keterampilan kerja di industri. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 335–345. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2903

J, N. M., & Andromeda, A. (2025). Validitas dan praktikalitas media video pembelajaran laju reaksi pada platform YouTube untuk meningkatkan kemampuan literasi kimia siswa. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1793–1805. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7550

Kraf, T. J. C. G., & Simbolon, E. (2025). Strategi guru agama Katolik dalam penggunaan artificial intelligence pada pembelajaran agama Katolik sekolah menengah atas. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1425–1435. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6128

Kriswandani, K., & Kusuma, D. (2022). Proses berpikir refraktif mahasiswa bergaya kognitif intuitive dalam menyelesaikan masalah kompleks. Jurnal Karya Pendidikan Matematika, 9(2), 61–75. https://doi.org/10.26714/jkpm.9.2.2022.61-75

Kusmini, K., Ahyani, N., & Fahmi, M. (2025). Pengaruh kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional terhadap mutu pembelajaran SD negeri di Gugus 1 Kecamatan Tungkal Jaya. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1353–1365. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8033

Mamengko, M. M. F., Ticoh, J. D., & Mahendra, I. G. B. (2026). Perancangan sistem smarthome dengan konsep IoT berbasis ESP32 di perumahan Citraland Manado. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 257–265. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8875

Martallata, R., Nurbudiyani, I., & Noor, A. F. (2026). Digitalisasi pengembangan huma gantung dan pemanfaatan equalizer dalam asesmen awal kesiapan belajar siswa SMKN-2 Kasongan. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 248–260. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.8719

Maryam, Q. A., Arief, A., & Ghofur, A. (2026). Peningkatan literasi digital dan kreativitas siswa dalam pembelajaran PAI menggunakan media Chromebook berbasis aplikasi Canva. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 336–345. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9198

Masril, M., Menhard, M., Zubir, Z., Nusyirwan, N., Hidayat, R., Jefriyanto, J., Sari, M. R., Y, M. I., & Jonnedi, J. (2021). Persiapan menghadapi dunia kerja bagi mahasiswa tingkat akhir dan lulusan baru. Jurnal Abdidas, 2(5), 1092–1100. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i5.431

Mrnjaus, K., Vrcelj, S., & Kuši?, S. (2023). Artificial intelligence and education. JAHR, 14(2), 429–440. https://doi.org/10.21860/j.14.2.9

Oakley, B., Johnston, M., Chen, K. Z., Jung, E., & Sejnowski, T. J. (2025). The memory paradox: Why our brains need knowledge in an age of AI. arXiv. https://doi.org/10.48550/arxiv.2506.11015

Purnamasari, I., Prasetyo, M. A., Muzdalifah, E., Aslamiah, A., & Amelia, R. (2025). Pengaruh penggunaan media sosial dalam sudut pandang landasan sosiologi terhadap pola pikir siswa SMKN 2 Pelaihari sebagai generasi Z. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1675–1685. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8559

Rahman, R. N., Suja’i, I. S., & Anasrulloh, M. (2025). Analisis implementasi profil pelajar Pancasila dimensi bernalar kritis dan kreatif dalam pembelajaran IPAS. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 1107–1120. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6518

Rumahorbo, R., Kuswandi, D., & Wedi, A. (2025). Emansipasi dan humanisasi pendidikan Kartini di era kecerdasan buatan. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1709–1720. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8224

Saputra, D., Meitriana, M. A., & Suadnyani, L. P. (2025). Upaya meningkatkan higher order thinking skills (HOTS) peserta didik melalui penerapan model pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran IPS. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 816–825. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.6683

Sari, W. P., Lesmi, K., Muluk, R. K. A., & Khotimah, I. (2026). Penerapan pembelajaran unplugged coding dalam meningkatkan problem solving pada anak usia dini. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 261–270. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.8907

Sholichah, M., & Rahayuningsih, S. (2025). Implementasi teknik scaffolding dalam pembelajaran matematika di SMA Negeri 1 Balen. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1529–1540. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6115

Sinaga, G. X., & Simbolon, E. (2025). Penerapan pembelajaran mendalam dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pelajaran agama Katolik di Sekolah Menengah Negeri 1 Delitua. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1192–1205. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6127

Stålhane, T., Deraas, B., & Sindre, G. (2020). What competence do software companies want from university graduates? Nordic Journal of STEM Education, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.5324/njsteme.v4i1.3296

Tsaqib, A. F., Wiyono, A., & Rusimamto, P. W. (2025). Pengaruh employability skills terhadap kesiapan kerja siswa. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1121–1132. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6620

Walter, Y. (2024). Embracing the future of artificial intelligence in the classroom: The relevance of AI literacy, prompt engineering, and critical thinking in modern education. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 21(1). https://doi.org/10.1186/s41239-024-00448-3

Zulfadhilah, M., Mambang, M., Prastya, S. E., Cipta, S. P., Rahmini, R., Syafi’i, M. R., Akbar, M. K., Renaldi, A. R., Yenitia, A., Arrasyid, S., Salsabila, T. M., Aulia, H., Hardianti, S. G., & Febriani, W. (2022). Pemanfaatan teknologi digital pada proses pembelajaran dengan pendekatan computational thinking. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(3), 1134–1145. https://doi.org/10.31004/jpmb.v6i3.9206

Downloads

Published

2026-02-26

How to Cite

Wijatmiko, A., Qolili, K. ., Utomo, P. K. ., Kusumajaya, F. A. ., Fardany, N. H. ., & Yusuf, A. R. . (2026). KONSTRUKTIVISME SEBAGAI RESISTENSI TERHADAP KRISIS REFLEKSI GENERASI Z DI ERA DIGITAL . LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 525-536. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9266

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)