PENGARUH JUS ALONAGA (KOMBINASI ALOE VERA DAN BUAH NAGA) TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA LANSIA DIABETES MELITUS TIPE 2

Authors

  • Yuniza Triandya Program Studi S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika Jakarta
  • Elly Junalia Program Studi S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.14886

Keywords:

Aloe Vera, Buah Naga Merah, Diabetes Melitus Tipe 2, Gula Darah, Lansia

Abstract

ABSTRACT

Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease with an increasing prevalence and is commonly found among older adults. Poor glycemic control may increase the risk of various complications, highlighting the need for management approaches that complement pharmacological therapy. Alonaga juice, a combination of Aloe vera and red dragon fruit, contains fiber and various bioactive compounds that may support blood glucose regulation. This study aimed to determine the effect of Alonaga juice on random blood glucose levels in older adults with type 2 diabetes mellitus. The study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest without control design. The sample consisted of 20 older adults with type 2 diabetes mellitus selected using consecutive sampling. The intervention consisted of 225 mL of Alonaga juice administered every morning after breakfast for seven consecutive days. Random blood glucose levels were measured using a glucometer before and after the intervention and analyzed using a paired t-test. The results showed that the mean random blood glucose level decreased from 272.75 ± 50.73 mg/dL before the intervention to 259.70 ± 52.98 mg/dL after the intervention, representing a mean reduction of 13.05 mg/dL. The paired t-test showed a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference in random blood glucose levels before and after administration of Alonaga juice. These findings suggest that Alonaga juice has potential as a food-based complementary intervention to support blood glucose control in older adults with type 2 diabetes mellitus, but should not be considered a replacement for pharmacological therapy prescribed by healthcare professionals.

ABSTRAK

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat dan banyak ditemukan pada kelompok lanjut usia. Pengendalian kadar gula darah yang kurang optimal dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi sehingga diperlukan pendekatan pengelolaan yang melengkapi terapi farmakologis. Jus Alonaga, yang merupakan kombinasi Aloe vera dan buah naga merah, mengandung serat dan berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung pengendalian glukosa darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian jus Alonaga terhadap kadar gula darah sewaktu pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest without control. Sampel berjumlah 20 lansia dengan diabetes melitus tipe 2 yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi diberikan berupa 225 mL jus Alonaga setiap pagi setelah sarapan selama tujuh hari berturut-turut. Kadar gula darah sewaktu diukur menggunakan glukometer sebelum dan sesudah intervensi dan dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar gula darah sewaktu sebelum intervensi sebesar 272,75 ± 50,73 mg/dL dan menurun menjadi 259,70 ± 52,98 mg/dL setelah intervensi, dengan penurunan rata-rata sebesar 13,05 mg/dL. Hasil paired t-test menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan kadar gula darah sewaktu sebelum dan sesudah pemberian jus Alonaga. Temuan ini menunjukkan bahwa jus Alonaga berpotensi menjadi terapi pendamping berbasis pangan dalam membantu pengendalian kadar gula darah pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2, namun tidak dimaksudkan untuk menggantikan terapi farmakologis yang diberikan oleh tenaga kesehatan.

References

Alkaff, F. F., Illavi, F., Salamah, S., Setiyawati, W., Ramadhani, R., Purwantini, E., & Tahapary, D. L. (2021). The impact of the Indonesian Chronic Disease Management Program (PROLANIS) on metabolic control and renal function of type 2 diabetes mellitus patients in primary care setting. Journal of Primary Care & Community Health, 12, 1–8. https://doi.org/10.1177/2150132720984409

Andriyani, A., & Oktavianti, D. S. (2023). Pengaruh kombinasi jus buah naga dan tomat terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 14(2), 83–88. https://ojs3.poltekkes-mks.ac.id/index.php/medperawat/article/view/186

Aryani, N., Siregar, R., & Utami, B. (2021). Pengaruh rebusan lidah buaya (Aloe vera L.) terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 7(2), 152–156. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v7i2.643

Auliah, R. (2024). Pengaruh pemberian buah naga merah terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Lompoe Kec. Bacukiki Kota Parepare. SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, 3(1), 10–16. https://ejournal.itka.ac.id/index.php/saintekes/article/view/289

Budiastutik, I., & Ningsih, N. S. (2023). Aloe vera: Potential to reduce fasting blood sugar levels in prediabetes. Jurnal Info Kesehatan, 21(3), 536–543. https://doi.org/10.31965/infokes.vol21.iss3.1361

Bellary, S., Kyrou, I., Brown, J. E., & Bailey, C. J. (2021). Type 2 diabetes mellitus in older adults: Clinical considerations and management. Nature Reviews Endocrinology, 17(9), 534–548. https://doi.org/10.1038/s41574-021-00512-2

Centers for Disease Control and Prevention. (2024). National diabetes statistics report. https://www.cdc.gov/diabetes/php/data-research/index.html

Duca, F. A., Waise, T. M. Z., Peppler, W. T., & Lam, T. K. T. (2021). The metabolic impact of small intestinal nutrient sensing. Nature Communications, 12, Article 903. https://doi.org/10.1038/s41467-021-21235-y

Galderisi, A., Carr, A. L. J., Martino, M., Taylor, P., Senior, P., & Dayan, C. M. (2023). Quantifying beta cell function in the preclinical stages of type 1 diabetes. Diabetologia, 66, 2189–2199. https://doi.org/10.1007/s00125-023-06011-5

Ghaida, V. H. (2024, March 14). Mengenal komplikasi diabetes melitus. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3230/mengenal-komplikasi-

Genitsaridi, I., Salpea, P., Salim, A., Sajjadi, S. F., Tomic, D., James, S., Thirunavukkarasu, S., Issaka, A., Chen, L., Basit, A., Luk, A. O. Y., Ma, R. C. W., Mbanya, J.-C., Ramachandran, A., Wild, S. H., Duncan, B. B., Boyko, E. J., & Magliano, D. J. (2026). 11th edition of the IDF Diabetes Atlas: Global, regional, and national diabetes prevalence estimates for 2024 and projections for 2050. The Lancet Diabetes & Endocrinology, 14(2), 149–156. https://doi.org/10.1016/S2213-8587(25)00299-2

Govindarajan, S., Babu, S. N., Vijayalakshmi, M. A., Manohar, P., & Noor, A. (2021). Aloe vera carbohydrates regulate glucose metabolism through improved glycogen synthesis and downregulation of hepatic gluconeogenesis in diabetic rats. Journal of Ethnopharmacology, 281, Article 114556. https://doi.org/10.1016/j.jep.2021.114556

Hernandez, A. (2025). Medical nutrition therapy. [Data publikasi perlu dilengkapi].

Iqbal, M. (2024). Effectiveness of Aloe vera decoction on blood sugar levels in type II diabetes mellitus patients in Kajhu Village, Aceh Besar. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 10(1), 179–189. https://jurnal.uui.ac.id/index.php/JHTM/id/article/view/3822

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022, November 18). Mengenal gejala diabetes melitus. Unit Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://upk.kemkes.go.id/new/mengenal-gejala-diabetes-melitus

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Usia harapan hidup penduduk di Indonesia meningkat: Bagaimana cara hidup panjang dengan sehat dan sejahtera? Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. https://ayosehat.kemkes.go.id/usia-harapan-hidup-penduduk-di-indonesia-meningkat-bagaimana-cara-hidup-panjang-dengan-sehat-dan-sejahtera

Mujaidi, & Rachmah, S. (2022). Buku ajar keperawatan gerontik. STIKes Majapahit Mojokerto. https://ejournal.stikesmajapahit.ac.id/index.php/ebook/article/view/804/811

Patel, P., Muhammad, T., & Sahoo, H. (2023). The burden of disease-specific multimorbidity among older adults in India and its states: Evidence from LASI. BMC Geriatrics, 23, Article 53. https://doi.org/10.1186/s12877-023-03728-1

Pratiwi, D. R., et al. (2023). The state of diabetes care and obstacles to better care in Aceh, Indonesia: A mixed-methods study. BMC Health Services Research, 23, Article 305. https://doi.org/10.1186/s12913-023-09288-9

Putri, M. D., Wiboworini, B., & Dirgahayu, P. (2021). Red dragon fruit juice in reducing ROS levels and insulin resistance in rats with type 2 diabetes mellitus model. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 10(1), 6–14. https://doi.org/10.14710/jgi.10.1.6-14

Sapitri, M. I., Chasanah, S. C. S., & Faridah, I. (2021). Pengaruh pemberian jus buah naga (Hylocereus polyrhizus) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita hiperglikemia di Desa Gempol Sari RT 007 RW 003 Kec. Sepatan Timur. Nusantara Hasana Journal, 1(6), 79–83. https://nusantarahasanajournal.com/index.php/nhj/article/view/167

Sijabat, F., Siregar, R., & Sitanggang, T. (2022). Pemberian jus buah naga merah pada lansia yang menderita DM tipe 2 di Puskesmas Darussalam. Jurnal Abdimas Mutiara, 3(1), 295–306. https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JAM/article/view/2660

Simamora, S., Tedi, T., & Mangunsong, S. (2026). Effects of structured health education and multimodal intervention on behavioural and clinical outcomes in type 2 diabetes mellitus: A quasi-experimental study. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 9(5), 949–960. https://doi.org/10.56338/mppki.v9i5.8512

Swandesi, N. W. E., & Tjandra, O. (2023). Pengaruh pemberian jus tomat dan jus buah naga terhadap kadar gula pasien diabetes di Puskesmas III Kelurahan Peguyangan Kaja. Tarumanagara Medical Journal, 5(1), 113–119. https://doi.org/10.24912/tmj.v5i1.24392

Xourafa, G., Korbmacher, M., & Roden, M. (2024). Inter-organ crosstalk during development and progression of type 2 diabetes mellitus. Nature Reviews Endocrinology, 20, 27–49. https://doi.org/10.1038/s41574-023-00898-1

Downloads

Published

2026-10-29

How to Cite

Triandya, Y., & Junalia, E. (2026). PENGARUH JUS ALONAGA (KOMBINASI ALOE VERA DAN BUAH NAGA) TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA LANSIA DIABETES MELITUS TIPE 2 . HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(4), 1814–1825. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.14886

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.