PENGEMBANGAN MEDIA PECAHAN EDUKATIF CERDAS AKRILIK HARIAN (PECAH) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI

Authors

  • Ni Putu Citra Pratiwi Universitas Negeri Gorontalo
  • Wiwy Triyanty Pulukadang Universitas Negeri Gorontalo
  • Nur Sakinah Aries Universitas Negeri Gorontalo
  • Rusmin Husain Universitas Negeri Gorontalo
  • Andi Marshanawiah Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.51878/elementary.v5i3.6135

Keywords:

Media PECAH, ADDIE, Materi Pecahan, Matematika SD

Abstract

This research is motivated by students' low understanding of the concept of fractions, which is abstract and difficult to visualize, especially in the material of multiplication and division of fractions. This research aims to develop an innovative learning media called PECAH Media (Pecahan Edukatif Cerdas Acrylic Harian) to help students understand the concept of fractions concretely. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results of the feasibility test showed that the media was classified as very feasible with a feasibility score of 94.1%, then the practicality test showed that the media was classified as very practical with a practicality score of 100% from teachers and 88.96% from students. From the effectiveness aspect, this media was able to improve student learning outcomes significantly, with an N-Gain value of 0.96 (high category) and an effectiveness of 96.77% with an effective category. These findings indicate that PECAH Media is a feasible, practical, and effective learning media in improving students' understanding of the operation of multiplication and division of fractions.

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep pecahan yang bersifat abstrak dan sulit divisualisasikan, khususnya pada materi perkalian dan pembagian pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif bernama Media PECAH (Pecahan Edukatif Cerdas Akrilik Harian) guna membantu siswa memahami konsep pecahan secara konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil uji kelayakan menunjukan bahwa media tergolong sangat layak dengan skor kelayakan 94,1%, kemudian uji kepraktisan menunjukkan bahwa media tergolong sangat praktis dengan skor kepraktisan 100% dari guru dan 88,96% dari siswa. Dari aspek efektivitas, media ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, dengan nilai N-Gain sebesar 0,96 (kategori tinggi) dan efektivitas sebesar 96,77% dengan kategori efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa Media PECAH merupakan media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pengoprasian materi perkalian dan pembagian pecahan.

References

Ali, N. M., Pramasdyahsari, A. S., Damayani, A., & Paryati, P. (2023). Efektivitas penggunaan media konkret terhadap hasil belajar kognitif matematika siswa Sekolah Dasar Negeri Pandeanlamper 01 Semarang. Journal on Education, 6(1), 7509–7516.

Anggraini, D. (2021). Pengembangan media KOTIF (Kotak Aktif) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bilangan pecahan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 2414–2429.

Annisa, R., Putra, D., & Dharmono. (2020). Kepraktisan media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(2), 70–80.

Aries, N. S. (2023). Efektivitas Mastery Learning with Quiz Team terhadap hasil belajar matematika siswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(2), 463–469.

Arsyad, A. (2014). Media pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Cendana, W., Shoreamanis, M., Gianistika, C., Iwan, I., Yuniwati, I., Sari, I. M., ... & Suleman, N. (2025). Pembelajaran holistik: Integrasi meaningful, joyful, deep dan mindful learning. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Charalambous, C. Y., & Pitta-Pantazi, D. (2007). Drawing on a theoretical model to study students' understandings of fractions. Educational Studies in Mathematics, 64(3), 293–316.

Erna, F. (2017). Analisis kelayakan media pembelajaran berdasarkan validasi ahli. Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Media Pembelajaran, 5(3), 45–53.

Gesty, H. A., Fedina, F., & Hermawati, A. (2022). Pengembangan alat peraga papan pecahan dasar untuk pembelajaran matematika kelas IV di MI Raudhatul Athfal. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika, 2(1), 27–40.

Hayati, S., Azis, A., & Irfan, M. (2021). Analisis kesulitan siswa menyelesaikan soal matematika materi operasi hitung pecahan. Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 46–59.

Hopeman, T. A., Hidayah, N., & Anggraeni, W. A. (2022). Hakikat, tujuan, dan karakteristik pembelajaran IPS yang bermakna pada siswa sekolah dasar. Hakikat, Tujuan dan Karakteristik Pembelajaran, 1(3), 141–149.

Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it's here to stay. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.

Kholis, M., Mohammad, A., & Zulviani, A. (2020). Analisis kepraktisan media pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 18(3), 165–173.

Kristanto, A. (2016). Media pembelajaran. Surabaya: Bintang Surabaya Anggota IKAPI Daerah Jawa Timur.

Kurniawan, O., & Noviana, E. (2017). Penerapan Kurikulum 2013 dalam meningkatkan keterampilan, sikap, dan pengetahuan. Jurnal Primary: Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(2), 389–396.

Lantakay, C. N., Senid, P. P., Blegur, I., & Samo, D. D. (2023). Hypothetical learning trajectory: Bagaimana perannya dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar? Griya Journal of Mathematics Education and Application, 3(2), 384–394.

Mesra, R., Veronike, T., Salem, M. G. M., Polii, Y. D. A., Santie, N. M. R., Wisudariani, R. P. S., ... & Santiari, N. P. L. (2023). Research & development dalam pendidikan. Sumatera Utara: PT Mifandi Mandiri Digital.

Muhson, A. (2010). Pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 8(2), 1–10.

Nurhidayati, A. (2019). Belajar bilangan pecahan. Klaten: PT Intan Pariwara.

Pulukadang, W. T. (2021). Buku ajar pembelajaran terpadu. Gorontalo: Ideas Publishing.

Prawismo, S. A., Sajida, A. H., Habibah, P. J. M., Zainuddin, M., & Mas’ula, S. (2022). Pengembangan media puzzle dalam pembelajaran materi pecahan bagi siswa kelas rendah SD Negeri Jatinom 03. Caruban: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(2), 94–101.

Rahayu, S. (2018). Penggunaan media manipulatif untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 164–171.

Rahmat, A., & Husain, R. (2021). Manajemen berbasis sekolah untuk perbaikan mutu pendidikan sekolah dasar. Yogyakarta: Zahir Publishing.

Rival, S., & Rahma, A. (2023). Pelatihan pembuatan media pembelajaran matematika untuk pemahaman konsep dasar matematika bagi mahasiswa jurusan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, 3(1), 57–67.

Ruseffendi, E. T. (2006). Pengantar kepada membantu guru mengembangkan kompetensinya dalam pengajaran matematika untuk meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.

Santrock, J. W. (2011). Educational psychology. New York: McGraw-Hill.

Schunk, D. H. (2012). Learning theories: An educational perspective (6th ed.). Boston: Pearson Education Inc.

Siegler, R. S., Duncan, G. J., Davis-Kean, P. E., Duckworth, K., Claessens, A., Engel, M., & Chen, M. (2013). Early predictors of high school mathematics achievement. Psychological Science, 23(7), 691–697.

Slamet, F. A. (2022). Model penelitian pengembangan (R n D). Malang: Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang.

Suherman, A., Nugraha, I., & Permana, J. (2020). Kesulitan siswa sekolah dasar dalam memahami konsep pecahan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5(1), 79–86.

Sundayana, R. (2016). Media dan alat peraga dalam pembelajaran matematika. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukarelawan, A., Indratno, B., & Ayu, C. (2024). Analisis N-Gain dalam pengukuran efektivitas pembelajaran: Teori dan aplikasi. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 22(1), 10–15.

Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Syarifuddin, & Utari, E. D. (2022). Media pembelajaran: Dari masa konvensional hingga masa digital. Palembang: Bening Media Publishing.

Tanjung, H. S., & Nababan, S. A. (2016). Pengaruh penggunaan metode pembelajaran bermain terhadap hasil belajar matematika siswa materi pokok pecahan di kelas III SD Negeri 200407 Hutapadang. Jurnal Bina Gogik, 3(1), 35–42.

Ubabuddin. (2019). Hakikat belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Edukatif, 5(1), 18–27.

Yayuk, E. (2019). Pembelajaran matematika SD. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Downloads

Published

2025-08-07

How to Cite

Pratiwi, N. P. C., Pulukadang, W. T. ., Aries, N. S. ., Husain, R. ., & Marshanawiah, A. . (2025). PENGEMBANGAN MEDIA PECAHAN EDUKATIF CERDAS AKRILIK HARIAN (PECAH) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar , 5(3), 538-552. https://doi.org/10.51878/elementary.v5i3.6135

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.