HUBUNGAN PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA DENGAN KONSEP DIRI MAHASISWA UNIVERSITAS NASIONAL KARANGTURI SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i3.14517Keywords:
Penggunaan Media Sosial, Konsep Diri, Mahasiswa, Perbandingan Sosial, Psikologi Sosial, Perilaku Digital.Abstract
High social media usage intensity among university students potentially affects how individuals perceive and evaluate themselves. This quantitative correlational study aimed to analyze the relationship between social media use and self-concept among students at Universitas Nasional Karangturi Semarang. Data were collected using the Social Media Use Scale and the Self-Concept Scale based on Likert modeling administered to 120 active students aged 18–24 years selected through purposive sampling. Inferential data were analyzed using Pearson Product-Moment Correlation after fulfilling normality (Kolmogorov-Smirnov Z = 0.078; p = 0.200) and linearity testing (F = 1.124; p = 0.287). Hypothesis testing results revealed a significant negative relationship between social media use and student self-concept with a correlation coefficient of r = -0.341 (p = 0.001). The R-square coefficient of determination of 0.116 indicated that social media use contributed 11.6 percent to the variation in student self-concept, while the remaining 88.4 percent was influenced by external factors. The main conclusion confirms that higher social media usage intensity is associated with lower student self-concept. These findings recommend strengthening digital literacy programs and psychological counseling services within higher education institutions.
ABSTRAK
Tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa berpotensi memengaruhi persepsi dan evaluasi terhadap dirinya. Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial dan konsep diri mahasiswa Universitas Nasional Karangturi Semarang. Pengumpulan data menggunakan Skala Penggunaan Media Sosial dan Skala Konsep Diri berbasis model Likert kepada 120 mahasiswa aktif berusia 18–24 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data inferensial menggunakan Korelasi Pearson Product Moment setelah memenuhi uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov Z = 0,078; p = 0,200) dan linieritas (F = 1,124; p = 0,287). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara penggunaan media sosial dan konsep diri mahasiswa dengan koefisien korelasi ( ). Nilai koefisien determinasi sebesar 0,116 mengindikasikan bahwa penggunaan media sosial memberikan kontribusi sebesar 11,6 persen terhadap variasi konsep diri mahasiswa, sementara 88,4 persen sisanya dipengaruhi oleh faktor luar. Simpulan utama menegaskan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, semakin rendah konsep diri mahasiswa. Temuan ini merekomendasikan perlunya penguatan program literasi digital dan layanan konseling psikologis di lingkungan perguruan tinggi.
Downloads
References
Adityaputra, A. H., & Salma, S. (2022). Regulasi diri dan kecanduan dalam penggunaan media sosial pada mahasiswa generasi Z Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Jurnal EMPATI, 11(6), 386–393. https://doi.org/10.14710/empati.0.36827
Alawiyah, D., Alwi, C. A., Lilis, L., & Selvi, S. (2022). Pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa semester akhir. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 8(2), 30–44. https://doi.org/10.47435/mimbar.v8i2.1190
Audinah, M., Tutstsintaiyn, R., Harkati, A., Zainab, Z., Baiquni, F., & Prabandari, Y. S. (2019). Intervensi melalui social media campaign dan panduan kantin sehat untuk meningkatkan perilaku makan sehat pada mahasiswa Departemen Teknik Mesin, Universitas Gadjah Mada. Journal of Community Empowerment for Health, 2(1), 62–71. https://doi.org/10.22146/jcoemph.41720
Auliannisa, S., & Hatta, M. I. (2022). Hubungan social comparison dengan gejala depresi pada mahasiswa pengguna Instagram. Jurnal Riset Psikologi, 1(2), 147–153. https://doi.org/10.29313/jrp.v1i2.561
Baun, I. V. P., & Rahayu, M. N. M. (2023). Hubungan social comparison dengan self esteem dewasa awal di Kota Kupang yang mengakses media sosial. Psikodidaktika: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 8(1), 377–394. https://doi.org/10.32663/psikodidaktika.v8i1.3545
Ernest, A. S. (2023). Self-acceptance sebagai langkah berdamai dengan diri sendiri. Jurnal Serina Abdimas, 1(2), 701–706. https://doi.org/10.24912/jsa.v1i2.25474
Febrianthi, A. N. A., & Supriyadi, S. (2021). Apakah perbandingan sosial dalam menggunakan Instagram berperan terhadap kebahagian remaja? Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 12(2), 126–137. https://doi.org/10.15294/intuisi.v12i2.24605
Firdaus, I. M., Kurniawati, K., Marzia, N. O., Putri, N. D., Anggraini, R. I., & Kustiawan, S. (2023). Pengaruh social media usage terhadap conspicuous online consumption dimediasi oleh self-image congruity, dan self-esteem pada kaum milenial di Jabodetabek. Journal of Management and Business Review, 20(2), 151–169. https://doi.org/10.34149/jmbr.v20i2.308
Gunawan, H., Anggraeni, I., & Nurrachmawati, A. (2021). Hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan mental mahasiswa pada masa pandemi Covid-19. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 282–293. https://doi.org/10.22487/preventif.v12i2.283
Hamidi, A., Umaran, U., & Zaky, M. (2020). Hubungan antara konsep diri dengan kualitas interaksi sosial mahasiswa kategori atlet bola basket putra dalam konteks perkuliahan bola basket pada Prodi Ikor. Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 19(2), 93–101. https://doi.org/10.20527/multilateral.v19i2.8382
Hasanah, H. (2017). Pengaruh komunikasi interpersonal dalam menurunkan problem tekanan emosi berbasis gender. SAWWA: Jurnal Studi Gender, 11(1), 51–72. https://doi.org/10.21580/sa.v11i1.1446
Masturah, A. N. (2017). Gambaran konsep diri mahasiswa ditinjau dari perspektif budaya. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2), 141–148. https://doi.org/10.23917/indigenous.v2i2.4934
Matang, M., & Riyanti, D. (2023). Kewargaan digital dalam membentuk nasionalisme mahasiswa di era digital. Journal of Humanities and Civic Education, 1(1), 9–16. https://doi.org/10.33830/jhce.v1i1.5704
Maysitoh, M., Ifdil, I., & Ardi, Z. (2020). FoMO (Fear of Missing Out) tendency in millennials. Journal of Counseling, Education and Society, 1(1), 1–4. https://doi.org/10.29210/08jces44700
Megawati, H., Rustyawati, R., Suryaratri, R. D., & Kusumawardhani, S. J. (2023). Analisis faktor konfirmatori terhadap Skala Cyberloafing Mahasiswa. JPPP - Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 12(1), 35–43. https://doi.org/10.21009/jppp.121.05
Pedhu, Y. (2022). Kesejahteraan psikologis dalam hidup membiara. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(1), 65–72. https://doi.org/10.29210/162200
Putra, J. S. (2018). Peran syukur sebagai moderator pengaruh perbandingan sosial terhadap self-esteem pada remaja pengguna media sosial. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(2), 197–210. https://doi.org/10.21580/pjpp.v3i2.2650
Rahayu, B. B. (2021). Intensitas mengakses media sosial dengan perilaku phubbing pada mahasiswa. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(3), 519–527. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i3.6496
Saputro, A., & Shovmayanti, N. A. (2024). Perspektif sebagai pengembangan literasi media digital mahasiswa. Analogi: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(1), 18–30. https://doi.org/10.61902/analogi.v2i1.905
Sianipar, N. A., & Kaloeti, D. V. S. (2019). Hubungan antara regulasi diri dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Jurnal EMPATI, 8(1), 136–143. https://doi.org/10.14710/empati.2019.23587
Sujaya, M., Mardianto, M., Kurniawan, R., & Santoso, I. (2024). Kontribusi cyber wellness terhadap online disinhibition pada mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial. Arzusin, 4(2), 339–353. https://doi.org/10.58578/arzusin.v4i2.2729
Tannia, L. N., & Monika, M. (2022). Intensitas penggunaan media sosial dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa saat sistem pembelajaran jarak jauh. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5203–5212. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3135
Taufiqurrahman, T., Sanisah, S., Arif, A., Muharini, M., Khosi’ah, K., & Rochayati, N. (2024). Analisis perilaku phubbing pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Sosio Edukasi: Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan, 7(2), 61–74. https://doi.org/10.29408/sosedu.v7i2.24497
Windrati, W., Suyahman, S., & Fatimah, S. (2023). Pengaruh media sosial terhadap karakter kemandirian belajar mahasiswa Universitas Veteran Bangun Nusantara. Pakar Pendidikan, 21(2), 45–57. https://doi.org/10.24036/pakar.v21i2.327
Yamani, S. A. A., Maryatmi, A. S., Sovitriana, R., & Yunanto, K. T. (2024). Pengaruh welas asih dan harga diri terhadap citra tubuh dengan perbandingan sosial sebagai mediator pada siswi SMKN X di Jakarta Timur. Psikologi Kreatif Inovatif, 5(1), 53–63. https://doi.org/10.37817/psikologikreatifinovatif.v5i1.4320
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















