PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER DALAM UPAYA OPTIMALISASI PERKEMBANGAN OTAK BALITA MELALUI PELATIHAN BRAIN GYM

Authors

  • Sugiarti Sugiarti Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Zenni Puspitarini Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Ahmad Fikri Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

DOI:

https://doi.org/10.51878/community.v5i1.6784

Keywords:

Brain Gym, Pembinaan Kader, Pengetahuan

Abstract

Posyandu plays a strategic role as the frontline of primary health care in Indonesia, particularly in providing promotive and preventive services throughout the life cycle, including during the toddler years, which are a critical period for child growth and development. This community service activity aims to enhance the knowledge and skills of Posyandu cadres in implementing Brain gym stimulation as an early intervention to support the motor and cognitive development of toddlers. The methods used include socialization and training in Brain gym through interactive counseling, screening of tutorial videos, and hands-on practice by 30 cadres from 27 Posyandus in the working area of the Labuhan Ratu Raya Health Center, conducted over two days. Evaluation results showed a significant increase in cadres' knowledge and skill scores, with an average pretest score of 60 and an increase to 72 on the posttest. These findings indicate that Brain gym training is effective in enhancing cadres' capacity to provide developmental stimulation for infants at the primary care level. This intervention is expected to strengthen the role of posyandu in supporting optimal child development and supporting community-based health service transformation.

ABSTRAK

Posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer di Indonesia, khususnya dalam memberikan layanan promotif dan preventif sepanjang siklus kehidupan, termasuk pada masa balita yang merupakan periode penting dalam tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam menerapkan stimulasi brain gym sebagai salah satu bentuk intervensi dini yang mendukung perkembangan motorik dan kognitif balita. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan brain gym melalui penyuluhan interaktif, pemutaran video tutorial, serta praktik langsung oleh 30 kader dari 27 posyandu di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Ratu Raya, yang dilaksanakan selama dua hari. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan keterampilan kader, dengan rerata skor pretest sebesar 60 dan meningkat menjadi 72 pada posttest. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan brain gym efektif dalam meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan stimulasi perkembangan bagi balita di tingkat layanan primer. Intervensi ini diharapkan dapat memperkuat peran posyandu dalam mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak serta mendukung transformasi layanan kesehatan berbasis masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aina, S. N., Sriatmi, A., & Kusumastuti, W. (2022). Determinan Partisipasi Kader dalam Pelayanan Posyandu saat Pandemi Covid-19 di Puskesmas Kabupaten Semarang. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 11(1), 43–52. https://doi.org/10.22146/jkki.69038

Awantari, Q., Astini, B. N., Habibi, M., & Nurhasanah, N. (2023). Pengaruh Senam Otak Terhadap Perkembangan Kognitif Pada Kelompok B di TK Tunas Bangsa Tahun Ajaran 2022/2023. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2050–2057. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i4.1671

Devi, S. R. (2023). Pengaruh Brain Gym Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia Prasekolah Di PAUD Dewi Sartika Desa Mensung Kecamatan Mepanga (Tesis, Universitas Widya Nusantara). https://repository.uwn.ac.id/id/eprint/1104/

Hapsari, D. C., & Sulastri, T. (2023). The Effectiveness Of Brain Gym On Concentration On Child Age Toddler. Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan), 8(2), 31-35. https://doi.org/10.24929/jik.v8i2.2896

Harahap, D. M., Batubara, Z., & Rosmega, R. (2024). Hubungan Pengetahuan Ibu dan Peran Kader Terhadap Partisipasi Ibu Balita Dalam Kegiatan Posyandu Balita di Desa Lubuk Dendang Kec. Perbaungan Sergai Tahun 2022. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2(2), 134-142.

https://doi.org/10.55606/termometer.v2i2.3656

Jariyah, M. A. A., Sutejo, M. N., & Addini, R. A. F. (2024). The Influence Of Brain Gym (Cecilia Koester) On The Development Of Fine Motorcy In Children Aged 4-6 Years. Physiotherapy and Physical Rehabilitation Journal, 3(1), 21-28. https://doi.org/10.63520/pprj.v3i1.534

Legi, N. N., Rumagit, F. A., Montol, A. B., & Lule, R. (2015). Faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Ranotana Weru. Jurnal Gizido, 7(2), 429–436. http://repository.poltekkes-manado.ac.id/971/

Panzilion, P., Padila, P., Tria, G., Amin, M., & Andri, J. (2020). Perkembangan Motorik Prasekolah antara Intervensi Brain Gym dengan Puzzle. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(2), 510–519. https://doi.org/10.31539/jks.v3i2.1120

Purnamasari, E. A., Indrayani, T., & Widowati, R. (2023). Efektivitas Baby Gym Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 6-9 Bulan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 381-388.

Safrudin, E. L., Ayuningrum, L. D., & Wijayanti, I. (2024). The Effect of Brain Gym on Psychomotor Development in Preschool Children. Jurnal Smart Paud, 7(2), 129–137. https://doi.org/10.36709/jspaud.v7i2.173

Sinaga, E. S., & Syari, M. (2022). The Effect of Brain Gym on Improving Fine Motoric and Gross Motoric Skills in Pre-School Children. International Journal of Public Health Excellence (IJPHE), 2(1), 318–323. https://doi.org/10.55299/ijphe.v2i1.241

Siroya, V. V, Naqvi, W. M., & Phansopkar, P. (2021). Brain gym exercises: an approach in improving the psychological perception in graduate students. Brain, 1, 2. https://doi.org/10.22270/jmpas.V10I5.1338

Siswoariwibowo, A., Ishariani, L., & Milhati, M. (2025). Efektifitas Brain Gym Double Doodle And Cross Crow Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun: Effectiveness of Brain Gym Double Doodle and Cross Crow on the Cognitive Development of Chlidren Aged 4-5 Years Old. Jurnal Abdi Kesehatan Dan Kedokteran, 4(2), 152–163. https://doi.org/10.55018/jakk.v4i2.90

Suprapti, E., & Astuti, Y. (2023). Pengaruh Terapi Brain Gym terhadap Peningkatan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Prasekolah di Wilayah Puskesmas Gunungpati Kota Semarang. International Journal of Medicine and Health, 2(3), 51–61. https://doi.org/10.55606/ijmh.v2i3.3011

Taufiqoh, S., Wiladatil Qodliyah, A., Evi Hariani, S. (2020). Efektivitas Brain Gym pada Anak Prasekolah dalam Meningkatkan Konsentrasi. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 390-395. https://doi.org/10.30651/jkm.v0i0.15996

Wijaya, S. M., Kevin, N., & Ruslim, H. (2023). Pengaruh Brain Gym Terhadap Peningkatan Konsentrasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Serina Ekonomi Dan Bisnis, 1(2), 232–241. https://doi.org/10.24912/jseb.v1i2.27043

Wiradnyana, I. G. A., & Surasena, K. A. (2020). Pengaruh aktivitas senam otak (brain gym) untuk meningkatkan kognitif AUD. Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 3(2), 65-71. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:216495150

Yuliandari, I. (2023). Integrasi Layanan Primer Melalui Posyandu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://ayosehat.kemkes.go.id/integrasi-layanan-primer-melalui-posyandu

Downloads

Published

2025-09-10

How to Cite

Sugiarti, S., Puspitarini, Z., & Fikri, A. (2025). PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER DALAM UPAYA OPTIMALISASI PERKEMBANGAN OTAK BALITA MELALUI PELATIHAN BRAIN GYM. COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 307-313. https://doi.org/10.51878/community.v5i1.6784

Issue

Section

Articles