PENDAMPINGAN KONDISI FISIK CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS MENGGUNAKAN LATIHAN LADDER DRILL RESISTANCE BAND
DOI:
https://doi.org/10.51878/community.v5i1.6332Keywords:
Pendampingan, kondisi fisik, Ladder Drill Resistance BandAbstract
This research was motivated by the lack of agility among badminton athletes, especially when defending and attacking in the front, side, and back areas of the court, which often results in losing the shuttlecock. To address this issue, physical conditioning training was conducted using a combination of ladder drills and resistance band training. Ladder drills are a form of jumping exercise with one or two feet across a ladder-shaped rope placed on the floor or ground. Resistance bands are elastic bands used in strength and flexibility training. This training method is divided into two main stages. The first stage includes providing theoretical knowledge and discussion, material delivery, program design, and evaluation. In this stage, participants will receive an in-depth explanation of correct badminton techniques and specific training programs related to physical conditioning training using ladder drills and resistance bands. The second stage is the implementation of physical training practices. This training was conducted by lecturers from the Sports and Health Education Study Program, Faculty of Sport Science and Public Health, Mandalika University of Education on June 3-4, 2025, at the badminton court of the Warna Agung Sports Hall.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya kelincahan atlet bulu tangkis, terutama saat bertahan dan menyerang di area depan, samping, dan belakang lapangan, yang sering mengakibatkan kehilangan shuttlecock. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan pendampingan kondisi fisik menggunakan kombinasi latihan ladder drill dan resistance band. Ladder drill sendiri merupakan bentuk latihan melompat dengan satu atau dua kaki melintasi tali berbentuk tangga yang diletakkan di lantai atau tanah. Resintance band adalah pita elastis yang digunakan dalam latihan kekuatan dan fleksibilitas. Metode pendampingan ini terbagi menjadi dua tahap utama. Tahap pertama meliputi pemberian pengetahuan teori dan diskusi, penyampaian materi, perancangan program, serta evaluasi. Pada tahap ini, peserta akan mendapatkan penjelasan mendalam mengenai teknik bulu tangkis yang benar dan program latihan spesifik yang berkaitan dengan pendampingan kondisi fisik menggunakan ladder drill dan resistance band. Tahap kedua adalah pelaksanaan praktik latihan fisik. Pelatihan ini dilaksanakan oleh dosen Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat Universitas Pendidikan Mandalika pada tanggal 3-4 Juni 2025 di lapangan bulu tangkis Gor Warna Agung.
Downloads
References
Aisyah, N. (2021). Kondisi fisik olahraga bulutangkis. Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education, 5(1), 47-54.
Cahyani, V. R., Arifan, I., Putra, J., & Haryanto, J. (2024). Pengaruh Pengaruh Latihan Resistance Band dan Ladder Speed Drill terhadap Kemampuan Kecepatan Tendangan Sabit pada Atlet Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Padang Sarai. Jurnal Gladiator, 4(6), 1979-1991.
Bompa. (2011). Theory And Of Training The Key Performance,. Hunt Publishing Company.
Gazali, N., & Cendra, R. (2017). Pelatihan Shuttle Time Bulu tangkis SD Negeri 91 Pekanbaru. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 23(2), 305. https://doi.org/10.24114/jpkm.v23i2.6881
Handayani, W. (2018). Hubungan Koordinasi Mata Tangan dan Kekuatan Otot Lengan dengan
Ketepatan Hasil Servis Forehand. Wahana Didatik, 16(2), 256–266. https://doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2052
Ismoyo, F. 2014. “Pengaruh Latihan Variasi Speed Ladder Drill Terhadap Kemampuan Dribbling, Kelincahan, Dan Koordinasi Siswa SSB Angkatan Muda Tradadi Kelompok Umue 11-12 Tahun”. (Skripsi, Yogyakarta: Pendidikan Kepelatihan Olahraga)
Mansur. (2016). Pengaruh Complex Training Manipulation Terhadap Peningkatan Power Otot
Tungkai Pada Mahasiswa Prodi PKO FIK UNY. Jurnal Olahraga Prestasi, 12(1), 16–26.
Pasaribu, A. M. N., & Yudhaprawira, A. (2020). Pelatihan Strength And Conditioning Atlet
Bulu Tangkis Di Metland Jakarta Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UBJ,
(2), 163–170. https://doi.org/10.31599/jabdimas.v3i2.204
Ramadhan, Z., Siswoyo, J., Kurniawan, C., & Wicaksono, L. (2025). The Effect Of Crescent Kick Training With Ladder Drill And Resistance Band Towards Crescent Kick Speed Results Of Male Students Of Tapaksuci Extracurricular In SMP Quran Darul Ikhlas Pringsewu District. Jurnal Ilmiah Spirit, 25(2), 7-11.
Rasyid, M. L. S. A., Wiriawan, O., Siantoro, G., Wijono, W., Muhammad, M., & Hidayat, T. (2023). Pengaruh kombinasi latihan ladder drill quick feet dan bunny hop terhadap kecepatan dan kelincahan. Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 22(3), 246-259.
Soemardiawan, (2015). Latihan Bulutangkis. Lombok Timur: CV. Garuda Muda.
Subardjah, H. (2000). Bulutangkis. Semarang: UNNES
Somerset, D. (2014). “The Speed Ladder Fallacy”.(Online)http://deansomerset.com/speed-ladder-fallacy/. (Diakses: 16 April 2015).
Supriyoko, A. (2014). Analisis Kondisi Fisik dan Keterampilan Gerak Dasar Sepak Bola Anak Usia 12-14 Tahun Pada Sekolah Sepak Bola (SSB) Harimau Bekonang Sukoharjo Tahun 2014. Jurnal Ilmiah SPIRIT. Vol. 14 (2) : 19
Yusuf, M. A. (2015). Kontribusi Kekuatan Otot Lengan dan Koordinasi Mata – Tangan Terhadap Pukulan Smash pada Bulu tangkis Kategori Remaja Putra. Jurnal Kesehatan Olahraga, 3(1), 22–30. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-kesehatan-olahraga/article/view/11161/10659
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













