PENDEKATAN TAZKIYAH AL-NAFS SEBAGAI STRATEGI PEMEMBINAAN KARAKTER ANTI-BULLYING PESERTA DIDIK MA NAWA KARTIKA SEKURO
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.14957Keywords:
tazkiyah al-nafs, pembinaan karakter, anti-bullying, pendidikan Islam, madrasahAbstract
Bullying is one of the problems in educational settings that may affect students' psychological, social, and character development. Addressing bullying requires not only behavioral control but also an educational approach that strengthens students' moral and spiritual awareness. This study aims to describe the implementation of the tazkiyah al-nafs approach as a strategy for developing anti-bullying character among students at MA Nawa Kartika Sekuro and to analyze the supporting and inhibiting factors affecting its implementation. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation over the two-month period of May and June. The data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings show that the tazkiyah al-nafs approach was implemented through religious habituation activities, including congregational Duha prayer, Qur'an recitation, collective prayer, the 3S culture (Smile, Greeting, and Salutation), muhasabah, and teacher role modeling. Character development occurred through the stages of takhalli, tahalli, and tajalli, reflected in self-control, empathy, tolerance, respectful communication, cooperation, and social concern. The implementation was supported by the principal's commitment, teacher role modeling, a religious school culture, consistent habituation programs, harmonious relationships between teachers and students, and parental collaboration. The inhibiting factors included differences in family backgrounds, peer environmental influences, inappropriate social media use, and diverse student characteristics. The findings indicate that tazkiyah al-nafs can serve as a preventive approach to developing anti-bullying character through the internalization of spiritual and moral values in students' daily lives.
ABSTRAK
Bullying merupakan salah satu permasalahan dalam lingkungan pendidikan yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis, sosial, dan karakter peserta didik. Penanganan bullying tidak hanya memerlukan pengendalian perilaku, tetapi juga pendekatan pembinaan yang mampu memperkuat kesadaran moral dan spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan tazkiyah al-nafs sebagai strategi pembinaan karakter anti-bullying pada peserta didik di MA Nawa Kartika Sekuro serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama dua bulan Mei-Juni. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan tazkiyah al-nafs diimplementasikan melalui pembiasaan salat Dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur'an, doa bersama, budaya 3S (Senyum, Salam, dan Sapa), muhasabah, serta keteladanan guru. Pembinaan karakter berlangsung melalui proses takhalli, tahalli, dan tajalli yang tercermin dalam pengendalian diri, empati, toleransi, komunikasi santun, kerja sama, dan kepedulian sosial. Implementasi tersebut didukung oleh komitmen kepala madrasah, keteladanan guru, budaya religius, konsistensi program pembiasaan, hubungan harmonis antara guru dan peserta didik, serta kerja sama dengan orang tua. Hambatan yang ditemukan meliputi perbedaan latar belakang keluarga, pengaruh lingkungan pergaulan, penggunaan media sosial yang kurang bijak, dan keragaman karakter peserta didik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tazkiyah al-nafs dapat menjadi pendekatan preventif dalam pembinaan karakter anti-bullying melalui internalisasi nilai spiritual dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Downloads
References
Afrizal, A., AM, R., Saputra, R., & Yulitri, R. (2026). Konsep tazkiyah al-nafs sebagai dasar pendidikan karakter peserta didik: Studi pemikiran Al-Muhasibi, Ibnu Athaillah, dan Abdul Qadir Al-Jilani. AGENDA: Jurnal Analisis Gender dan Agama, 7(2), 47–61. https://ejournal.uinmybatusangkar.ac.id/ojs/index.php/agenda/article/view/16285
Aswat, H., Onde, M. K. L. O., & Ayda, B. (2022). Eksistensi peranan penguatan pendidikan karakter terhadap bentuk perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 9105–9117. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4274368
Bahri, S., Rosdi, M. S. B. M., & Kusmanto, H. (2026). Sufism and moral leadership in Islamic political development: The ethical infrastructure of Sheikh Musthafa Husein Nasution in North Sumatra. Miqot: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 50(1), 146–165. https://doi.org/10.30821/miqot.v50i1.1505
Elawati, E., Suandy, I. V., Beltapan, N. D. A., & Giwangsa, S. F. (2024). Analisis peran guru dalam mengatasi perundungan di sekolah dasar. As-Sabiqun, 6(1), 147–156. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v6i1.4375
Erlanda, M., Sulistyarini, S., & Syamsuri, S. (2021). Implementasi pendidikan karakter religius melalui budaya sekolah di SMA Mujahidin Pontianak. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(3), 310–318. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v9i3.5920
Fathan, A. A. S., Rohim, F., & Fathan, Z. R. (2025). Sufi spiritual values in the Qur'an: A thematic exploration of tazkiyah al-nafs. Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam, 16(2), 358–377. https://syaikhuna.iaisyaichona.ac.id/index.php/syaikhuna/id/article/view/7694
Fauziyah, N. K., Azaria, D. L., & Khainuddin. (2024). Konsep pemikiran tazkiyatun nafs oleh Ibnu Taimiyah dan relevansinya dengan pendidikan karakter. Spiritualita, 8(2), 159–169. https://doi.org/10.30762/spiritualita.v8i2.2316
Hidayatullah, S., Fatimah, A., & Fuad, N. (2024). Konsep tazkiyatun nafs menurut Tafsir Al Misbah karya Quraish Shihab. Attractive: Innovative Education Journal, 6(1), 121–127. https://attractivejournal.com/index.php/aj/article/view/1098
Kirana, Z. C., & Haq, D. D. (2022). Pembentukan karakter religius santri di Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Kediri melalui kegiatan mujahadah. Jurnal Kependidikan Islam, 12(2), 225–241. https://doi.org/10.15642/jkpi.2022.12.2.225-241
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.
Nasution, T. H., & Adi, P. N. (2023). Peran sekolah dalam mengatasi terjadinya tindak bullying di kalangan pelajar-santri. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 8(1), 1–8. https://doi.org/10.21067/jmk.v8i1.7913
Permatasari, A., & AR, Z. T. (2023). Kontribusi sekolah ramah anak terhadap pencegahan bullying. An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 3(2), 102–116. https://doi.org/10.64469/an-nafah.v3i2.44
Purnami, A. S., & Purnami, A. S. (2025). Implementasi manajemen pendidikan karakter dalam menangani bullying di sekolah dasar. Media Manajemen Pendidikan, 8(1), 142–156. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/mmp/article/view/18411
Rijal, S., Mawardi, M., Miswari, M., & Sihotang, B. (2025). Implementing tazkiyah al-nafs in the development of student character. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 49(1), 162–183. https://doi.org/10.30821/miqot.v49i1.1398
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhermanto. (2021). Pengaruh penguatan karakter Islam terhadap sikap tentang bullying. Al-Tazkiah: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 10(1), 59–78. https://fdikjournal-uinma.id/index.php/altazkiah/article/view/3035
Suratno, S., Wantini, W., & Suyatno, S. (2023). Psychological interventions to create child-friendly school in senior high schools levels in Indonesia. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 9(3), 1368. https://doi.org/10.29210/020232082
Us'an, U., Suyadi, S., & Siraj, S. B. (2023). Neuropsychological intervention using an Islamic religious approach to prevent bullying: Case study at Madrasah Aliyah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Tarbiyatuna, 14(2), 94–115. https://doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v14i2.9791
Valiha Zulkarnaini, S. N., & Purwidianto, P. (2026). The implementation of akhlak-based Al-Islam learning in developing students’ anti-bullying character at SMA Muhammadiyah 4 Jakarta. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 23(1), 82–90. https://doi.org/10.25299/ajaip.2026.vol23(1).26859
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Zulfahmi, M. N., Subaidi, & Ali, M. (2026). Strengthening the religious and honest character of students through tazkiyatun nafs guidance at early childhood education. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 8(1), 107–116. https://jurnal.unw.ac.id/index.php/IJEC/article/view/4920
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













