PENGARUH PEMBELAJARAN MENDALAM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA TENTANG HEWAN DAN HABITATNYA DI KELAS V SDN BANJAR BENDO SIDOARJO
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.14847Keywords:
Pembelajaran Mendalam, Hasil Belajar, IPAS, Hewan dan Habitat, Sekolah DasarAbstract
Learning in Natural and Social Sciences (IPAS) at the elementary school level still encounters various challenges, particularly the low learning outcomes caused by teacher-centered instruction. Such conditions limit students' active involvement in constructing conceptual understanding, resulting in the tendency to memorize rather than comprehend the concepts of animals and their habitats. This study aimed to determine the effect of implementing Deep Learning on students' learning outcomes regarding animals and their habitats in Grade V of SDN Banjar Bendo Sidoarjo. The research employed a quantitative approach using an experimental method with a One Group Pretest–Posttest Design. The sample consisted of 30 students selected through total sampling. Data were collected using pretest and posttest achievement tests. Data analysis included descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and the Paired Sample t-Test using IBM SPSS Statistics. The findings revealed that the mean pretest score increased from 57.57 to 82.20 on the posttest. The normality test indicated that the data were normally distributed, with significance values of 0.612 for the pretest and 0.844 for the posttest. Furthermore, the Paired Sample t-Test produced a significance value of 0.000 (<0.05), indicating that Deep Learning had a significant effect on students' learning outcomes. The implementation of Deep Learning improved conceptual understanding, student engagement, and created a more meaningful, active, and enjoyable learning experience in elementary school IPAS learning.
ABSTRAK
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, khususnya pada rendahnya hasil belajar peserta didik akibat proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik kurang aktif dalam membangun pemahaman konsep sehingga materi hewan dan habitatnya cenderung dipelajari melalui hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran mendalam (Deep Learning) terhadap hasil belajar peserta didik pada materi Hewan dan Habitatnya di kelas V SDN Banjar Bendo Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, serta uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test berbantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 57,57 meningkat menjadi 82,20 pada posttest. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pretest sebesar 0,612 dan posttest sebesar 0,844. Selanjutnya, hasil Paired Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penerapan pembelajaran mendalam terhadap hasil belajar peserta didik. Pembelajaran mendalam mampu meningkatkan pemahaman konsep, keterlibatan peserta didik, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, aktif, dan menyenangkan pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Downloads
References
Akmal, A. N., Maelasari, N., & Lusiana, L. (2025). Pemahaman deep learning dalam pendidikan: Analisis literatur melalui metode systematic literature review (SLR). JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 3229–3236. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i3.7442
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. Longman.
Asfiana, A., Fitriyani, N., Selvia, N., & Fatonah, S. (2025). Pengaruh lingkungan sebagai sumber belajar dalam peningkatan pemahaman siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(2), 745–752. https://jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-madrasah/article/view/4362
Azizah, K., Qomariyah, N., & Listiana, H. (2025). Penggunaan media ajar digital berbasis deep learning dalam evaluasi pembelajaran PAI di sekolah dasar. Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.38073/pelita.v3i1.2807
Chotimah, S. C., Suhartono, S., & Fantofik, D. (2025). Implementasi pembelajaran mendalam: Berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). An-Nuha: Jurnal Pendidikan Islam, 5(4), 673–682. https://doi.org/10.24036/annuha.v5i4.758
Della, D. A., & Attamimi, T. A. (2025). Pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam berbasis pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(4), 2161–2183. https://doi.org/10.35931/am.v9i4.5527
Feri, M. (2025). Penerapan pembelajaran mendalam melalui joyful, meaningful, dan mindful learning: Tinjauan literatur. IBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 5(2), 145–163. https://doi.org/10.33507/ibtida.v5i2.3495
Gufron, I. A., & Suryahadikusumah, A. R. (2024). Kajian aksiologi pembelajaran berbasis deep learning pada pendidikan dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 556–567. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/21041
Handayani, E. S., Fernando, F., Gaspersz, S., Ridwan, Ahmadin, & Kusumarini, E. (2025). Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam meningkatkan efektivitas kurikulum berdampak di sekolah. Edu Research, 6(2), 1522–1535. https://www.iicls.org/index.php/jer/article/view/975
Hidayat, N., Suastra, I. W., & Arnyana, I. B. P. (2025). Analisis pemanfaatan alam sekitar dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 5(1), 208–214. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i1.1237
Husna, N. N., Haifaturrahmah, & Maryati, Y. (2025). Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar IPA pada siswa SD kelas tinggi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4).
Isnawati, I., Amprasto, A., & Sardjijo, S. (2023). Pengaruh penerapan pendekatan terpadu berbasis Active Deep Learner Experience (ADLX) dan karakter religius terhadap sikap bergotong-royong siswa. Research and Development Journal of Education, 9(2), 520–531. https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/RDJE/article/view/15091
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Naskah akademik pembelajaran mendalam. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. https://sma.kemendikdasmen.go.id/cms-sma/flip/ebook/2025/d0dcebbc-4308-426b-a710-6f050da5cbe5/b5660537-216d-4436-ba75-21cdec343dd0-4956859153.pdf
Kurniawan, A., & Suharti, R. (2021). Budaya sekolah dan kepemimpinan visioner dalam mendukung pembelajaran mendalam (deep learning). Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 1–12. https://jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/3330
Meirina, R., Sartini, J., Nurwahidiansyah, D., Meirissa, L. V., Rokhaniah, I., Kartikasari, A., & Abdurrahmansyah, A. (2025). Implementasi pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 9(5), 1621–1632. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/10764
National Research Council. (2012). Education for life and work: Developing transferable knowledge and skills in the 21st century. The National Academies Press. https://doi.org/10.17226/13398
OECD. (2018). The future of education and skills: Education 2030. OECD Education Policy Perspectives, No. 98. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/54ac7020-en
OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en
Raja, F. H. M., Ayub, D., Ramadani, R. F., Fahmi, R., & Pramono, B. (2026). Pendekatan deep learning pada pembelajaran di sekolah dasar. Transformasi: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 12(1), 133–141. https://doi.org/10.33394/jtni.v12i1.18111
Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Kencana.
Trianto. (2018). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya. Bumi Aksara.
Widyastuti, W., Widyasari, C., Rahmawati, F. P., & Minsih, M. (2025). Implementasi prinsip pengelolaan meaningful, mindful, dan joyful learning dalam proses pembelajaran mendalam: Studi kasus di sekolah dasar Islam terpadu. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 2172–2181. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7339
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













