PENGARUH KEGIATAN MENGANYAM KERTAS PITA BERBENTUK KETUPAT TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.13699Keywords:
Anak Usia Dini, Ketupat, Menganyam, Motorik Halus, Kertas PitaAbstract
ABSTRACT
Fine motor development forms an essential foundation for young children as it supports participation in learning activities that require precise hand–eye coordination. Initial observations conducted at TK Sathya Sai Kumara indicated that many children in Group B had not yet demonstrated optimal fine motor performance, highlighting the need for learning experiences that are engaging, meaningful, and developmentally appropriate. This study explored the effectiveness of ribbon weaving in creating ketupat as a learning activity to enhance children's fine motor development while simultaneously introducing elements of local culture. A quantitative approach employing a quasi-experimental method with a Posttest-Only Control Group Design was implemented. The study involved 32 children, consisting of 16 participants in the experimental group and 16 in the control group. Fine motor performance was assessed through a validated observation instrument, and the collected data were analyzed using descriptive statistics followed by normality and homogeneity tests before hypothesis testing with the Independent Samples t-Test using IBM SPSS Statistics version 27. The findings demonstrated that children who participated in the ribbon-weaving activity achieved higher levels of fine motor development than those receiving conventional classroom instruction. These results suggest that weaving ribbon into ketupat is an effective instructional alternative for strengthening fine motor skills while enriching early childhood learning through meaningful integration of local cultural heritage.
ABSTRAK
Kemampuan motorik halus berkembang melalui pengalaman belajar yang memberi kesempatan kepada anak untuk melakukan aktivitas manipulatif secara berulang, terarah, dan sesuai dengan tahap perkembangannya. Kondisi di TK Sathya Sai Kumara memperlihatkan bahwa anak Kelompok B masih memerlukan stimulasi yang lebih bervariasi karena sejumlah keterampilan yang melibatkan koordinasi mata dan tangan belum berkembang secara optimal. Atas dasar tersebut, penelitian ini mengevaluasi penggunaan kegiatan menganyam kertas pita dalam pembuatan ketupat sebagai alternatif pembelajaran yang memadukan latihan motorik dengan pengenalan budaya lokal. Kajian dilaksanakan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui Quasi Experimental dengan rancangan Posttest-Only Control Group Design. Seluruh peserta didik Kelompok B dilibatkan sebagai sampel, terdiri atas 32 anak yang terbagi menjadi 16 anak pada kelompok eksperimen dan 16 anak pada kelompok kontrol. Data diperoleh melalui observasi menggunakan lembar penilaian perkembangan motorik halus yang telah divalidasi. Analisis dilakukan secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji normalitas, uji homogenitas, serta Independent Samples t-Test menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa anak yang mengikuti kegiatan menganyam memperoleh capaian motorik halus yang lebih tinggi dibandingkan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional. Temuan tersebut menegaskan bahwa kegiatan menganyam kertas pita dalam pembuatan ketupat dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan keterampilan motorik halus sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual melalui pengenalan budaya lokal sejak usia dini.
Downloads
References
Adhe, K. R., Ristanto, K. O., Malaikosa, Y. M. L., Ningrum, M. A., Fairuzillah, M. N., & Elfahmi, F. K. (2025). Pengenalan olahraga petanque untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar manipulatif anak PAUD. Proficio, 6(1), 911–915. https://doi.org/10.36728/jpf.v6i1.4421
Amrina, D., & Maharani, I. P. (2026). Optimalisasi motorik halus dan kreativitas anak melalui kerajinan manik-manik. IJTIMA': Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.25299/ijtima.2026.27319
Erliana, L. (2026). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama anak usia dini melalui pembelajaran berbasis budaya lokal. UNISAN Jurnal, 5(1), 318–328. https://www.journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal/article/view/5509
Fadia, N., & Putri, D. D. A. (2026). An analysis of children’s learning difficulties in fine motor skills and cognitive abilities (arithmetic) through beadwork activities at Nurhidayah Ujung Magek Nursery School. Journal of Childhood Education, 1(1), 61–68. https://ejournal.upnb-journal.com/index.php/joce/article/view/196
Hanifa, A. R. D. (2026). Hubungan antara aktivitas bermain puzzle dengan kemampuan motorik halus anak usia dini (Studi kuantitatif penelitian di Kelompok B RA Baitussalam Kota Bandung). Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 4(5), 348–353. https://jutepe-joln.net/index.php/JURPERU/article/view/1404
Irmayanti, A., Jamilah, S., & Kaharuddin, K. (2025). Pengembangan kegiatan meronce untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 7(2), 468–482. https://doi.org/10.52266/pelangi.v7i2.5331
Juniarti, Y., Ningsih, S., & Bonggu, A. S. (2024). Pengaruh bermain paper quilling terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pelita PAUD, 8(2), 524–531. https://jurnal.umkuningan.ac.id/?journal=pelitapaud&page=article&op=view&path%5B%5D=3856
Kholipah, S., Wijaya, P. R. W., & Triana, R. S. T. (2025). Implementasi kegiatan storytelling based cutting untuk stimulasi motorik halus anak usia 3–4 tahun. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 13–30. https://journal.unilak.ac.id/index.php/paud-lectura/article/view/27324
Leba, J. R., Natonis, N., Fanggidae, V., & Fallo, D. (2026). Penerapan media pembelajaran kreatif untuk mengembangkan motorik halus anak usia dini. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 7(2), 581–588. https://doi.org/10.53299/diksi.v7i2.4895
Maylita, N., Trianggono, M. M., Kurniawan, N., & Dahlan, M. Z. (2025). Pengembangan media pembelajaran puzzle berbasis kearifan lokal Jember dalam menstimulasi motorik halus anak usia dini di TK Al Hidayah III. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(2), 1223–1230. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i2.3352
Mulhimah, L., Fatah, A., & Cecep, C. (2026). Upaya meningkatkan perkembangan motorik halus melalui kegiatan kolase pada anak usia 5–6 tahun. Antologi Kajian Multidisiplin Ilmu (Al-Kamil), 4(1), 131–148. https://ojs.iai-rakeyansantang.ac.id/index.php/alkamil/article/view/927
Nadzilah, A., & Andika, W. D. (2025). The effect of weaving activities on fine motor skills of Group B children at Permata Hati Playground. Journal of English Language and Education, 10(3), 32–40. https://jele.or.id/index.php/jele/article/view/865
Purnamasari, Y. M., & Wahyudi, A. V. (2025). Pembelajaran berbasis budaya Cirebon di satuan PAUD: Implementasi dan tantangan. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 11(1), 81–91. https://journal1.uinssc.ac.id/index.php/awlady/article/view/19782
Ristiantita, M., Rizal, B. T., & Pranata, K. (2025). Pengaruh permainan lempar tangkap bola terhadap keterampilan koordinasi mata tangan Kelas 2 SDN Baru 03 Pagi. Jurnal Performa Olahraga, 10(2), 85–98. https://performa.ppj.unp.ac.id/index.php/kepel/article/view/780
Rosmara, S., Supriatna, A., & Kurniasih, K. (2025). Meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan menganyam di PAUD Darul Amwal Banyusari. Jurnal Al-Amar: Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Agama Islam, Manajemen dan Pendidikan, 6(3), 545–561. http://ojs-steialamar.org/index.php/JAA/article/view/318
Salim, R. D. S., Hidayat, D., & Santika, T. (2025). Implementasi model pembelajaran sentra balok dalam melatih stimulasi motorik halus anak usia dini di PAUD Plamboyan 3 Kabupaten Karawang. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(4), 7785–7794. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/20985
Shani, H. S., Hidayat, A., & Rini, R. Y. (2025). Upaya meningkatkan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan menganyam menggunakan media loose part di RA Al-Hikmah. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(4), 203–205. https://www.journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/11193
Sintia, S., Romba, S. S., & Rahmat, M. Y. (2025). Hands-on activity on fine motor skills in early childhood education. ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review, 5(1), 83–94. https://doi.org/10.51574/ijrer.v5i1.4002
Sukesi, S. (2026). Improving fine motor development in collage material students Group A at Bunga Bangsa Kindergarten. Journal of Transformative Pedagogy, 1(1), 1–6. https://journal.bungabangsa.org/index.php/jtp/article/view/1
Susanti, S., Pusvitasari, D. A., & Hidayat, Y. (2025). Analisis implementasi permainan origami dalam mengembangkan motorik halus anak usia 5–6 tahun di Kober Al Hidayah. Jurnal Intisabi, 2(2), 207–223. https://doi.org/10.61580/itsb.v2i2.86
Suwartini, A., Rusdiyani, I., & Sayekti, T. (2026). Pengembangan media pembelajaran berbasis Interactive Flat Panel (IFP) untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina Cibadak Kabupaten Lebak. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 7(2), 1074–1081. https://doi.org/10.55681/nusra.v7i2.6275
Thayyibah, Z., & Fitriani, D. (2025). Pengembangan media manipulatif Mysterious Math untuk anak usia dini. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 1786–1800. http://ojs.trilogi.ac.id/index.php/PAUD/article/view/2684
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












