PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF EFFICACY
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.12825Keywords:
Pendekatan Saintifik, Kemampuan Berpikir Kritis Matematis, Self EfficacyAbstract
Mathematical critical thinking skills are a crucial higher-order thinking competency for students, yet various findings indicate that this ability remains relatively low, largely due to teacher-centered learning that gives students little opportunity to explore ideas and develop their own reasoning. Beyond instructional factors, self-efficacy also influences students' ability to handle complex mathematical problems, making the combination of an appropriate learning approach and self-confidence an aspect that warrants deeper investigation. This study aims to analyze differences in mathematical critical thinking skills between students taught using the Scientific Approach and those taught through direct instruction, as well as to examine the influence of self-efficacy levels on this ability at MTsS PP Nurul Jadid Kampar. This study used a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design and a purposive sampling technique. Data were collected through a mathematical critical thinking test, a self-efficacy questionnaire, observation, and documentation, then analyzed using a t-test and two-way ANOVA. The results showed a significant difference in mathematical critical thinking skills between students taught with the Scientific Approach and those taught through direct instruction, as well as significant differences based on self-efficacy levels, but no significant interaction was found between them. It can be concluded that the Scientific Approach has a positive influence on students' mathematical critical thinking skills when their self-efficacy levels are taken into account.
ABSTRAK
Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang krusial dikuasai peserta didik, namun berbagai temuan menunjukkan kemampuan tersebut masih tergolong rendah, terutama karena pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang diberi ruang untuk mengeksplorasi ide dan mengembangkan penalarannya sendiri. Selain faktor pembelajaran, faktor internal seperti self efficacy turut memengaruhi kemampuan peserta didik dalam menghadapi permasalahan matematika yang kompleks, sehingga kombinasi keduanya menjadi aspek penting yang perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara peserta didik yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan peserta didik yang belajar melalui pembelajaran langsung, serta mengkaji pengaruh tingkat self efficacy terhadap kemampuan tersebut di MTsS PP Nurul Jadid Kampar. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi eksperiment non-equivalent control group design dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis matematis, angket self efficacy, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan uji t dan uji ANOVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan pada kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang belajar dengan pendekatan saintifik dan pembelajaran langsung, serta perbedaan signifikan berdasarkan tingkat self efficacy, namun tidak ditemukan interaksi signifikan antara keduanya. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan mempertimbangkan tingkat self efficacy yang dimiliki.
Downloads
References
Andrian, E. (2024). Pengembangan keterampilan berpikir kritis melalui pembelajaran berbasis masalah. JUPSI: Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 2(1), 9–21. https://doi.org/10.62238/jupsijurnalpendidikansosialindonesia.v2i1.69
Anggraini, N. P., Siagian, T. A., & Agustinsa, R. (2022). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan soal berbasis AKM. ALGORITMA: Journal of Mathematics Education, 4(1), 58–78. https://doi.org/10.15408/ajme.v4i1.25325
Anisa, A. R., Ipungkarti, A. A., & Saffanah, K. N. (2021). Pengaruh kurangnya literasi serta kemampuan dalam berpikir kritis yang masih rendah dalam pendidikan di Indonesia. Current Research in Education: Conference Series Journal, 1(1), 1–12. https://ejournal.upi.edu/index.php/crecs/article/view/32685
Baihaki, B., Maknun, L., & Nurmeidina, R. (2022). Self-efficacy siswa dalam pembelajaran matematika secara daring di MA Miftahul 'Ulum Tuyau. EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.24127/emteka.v3i1.1243
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Facione, P. A. (2013). Critical thinking: What it is and why it counts. Measured Reasons and The California Academic Press.
Hari, L. V., Zanthy, L. S., & Hendriana, H. (2018). Pengaruh self-efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis matematik siswa SMP. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 1(3), 435–444. https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i3.435-444
Hidayat, R. A., & Noer, S. H. (2021). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari self-efficacy siswa dalam pembelajaran daring. Media Pendidikan Matematika, 9(2), 1–10. https://doi.org/10.33394/mpm.v9i2.4224
Janah, M., & Yasin, M. (2024). Strategi pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika di era Kurikulum Merdeka abad 21. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/385285884
Lathifah, A. S., Hardaningtyas, K., Pratama, Z. A., & Moewardi, I. (2024). Penerapan teori belajar konstruktivisme dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 36–42. https://doi.org/10.54259/diajar.v3i1.2233
Safitri, A. (2020). Kemampuan berpikir siswa dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan saintifik. Jurnal Pendidikan Matematika (JPM), 6(2), 117–124. https://doi.org/10.33474/jpm.v6i2.5577
Saputra, H. (2020). Kemampuan berpikir kritis matematis. Perpustakaan IAI Agus Salim Metro Lampung.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Suprapto, E. (2015). Pengaruh model pembelajaran kontekstual, pembelajaran langsung dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar kognitif. INVOTEC: Innovation of Vocational Technology Education, XI(1), 23–40. https://doi.org/10.17509/invotec.v11i1.4836
Suryawan, I. P. P., Sudiarta, I. G. P., & Suharta, I. G. P. (2023). Students' critical thinking skills in solving mathematical problems: Systematic literature review. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 6(1), 120–133. https://doi.org/10.23887/ijerr.v6i1.56462
Tahqiq, N. (2003). Epistemologi Islam. Refleksi, 5(1). https://doi.org/10.15408/ref.v5i1.40461
Ucisaputri, N., Nurhayati, & Pagiling, S. L. (2020). Pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir kritis matematis pada siswa SMP Negeri 2 Merauke. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(3), 789–798. https://doi.org/10.24127/ajpm.v9i3.2919
Yanwar, A., & Fadila, A. (2019). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis: Dampak pendekatan saintifik ditinjau dari kemandirian belajar. Desimal: Jurnal Matematika, 2(1), 9–22. https://doi.org/10.24042/djm.v2i1.3204
Zebua, J. Y., Zega, Y., & Telaumbanua, Y. N. (2024). Analisis kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika. MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 692–696. https://doi.org/10.59098/mega.v5i1.1455
Mursidah, M., Rosjanuardi, R., & Juandi, D. (2023). Kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah matematika; systematic literature review. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 6(4), 1421–1431. https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/jpmi/article/view/17933v
Prajono, R., Gunarti, D. Y., & Anggo, M. (2022). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik SMP ditinjau dari self efficacy. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 143–154. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v11i1.694
Pratama, A. Y. (2023). Pengaruh self efficacy dan motivasi belajar terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.21009/jrpmj.v5i1.23021
Rismawati, M., Rahmawati, P., & Rindiani, A. B. (2022). Analisis kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pemecahan masalah matematika berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS). Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 2134–2143. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i2.1444
Yuliani, A., Rohaeti, E. E., Sariningsih, R., & Afrilianto, M. (2023). Pengaruh pendekatan saintifik terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP IT Budi Luhur Cimahi pada materi persamaan garis lurus. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 6(1), 73–82. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3254028
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












