EFEKTIVITAS PENDEKATAN PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS SISWA SMP/MTs

Authors

  • Anisa Ulva Wahyuni Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Suhandri Suhandri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.12809

Keywords:

Experiential learning, kemampuan berpikir logis matematis, quasi experiment

Abstract

Mathematics plays an important role in developing students' thinking abilities, particularly mathematical logical thinking, which serves as a foundation for understanding concepts meaningfully and solving problems systematically. However, the 2022 PISA results showed that Indonesian students' mathematics abilities remain below the OECD average, and previous studies have also reported that students' mathematical logical thinking abilities are still relatively low. Meanwhile, research specifically examining the effect of the experiential learning approach on mathematical logical thinking ability remains limited, so empirical evidence on its effectiveness is needed. This study aims to determine the effectiveness of the experiential learning approach in improving the mathematical logical thinking ability of junior high school students. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a Non-equivalent Control Group Design. The population consisted of all eighth-grade students of MTs Negeri 8 Kampar, with class VIII.1 as the experimental class and class VIII.2 as the control class, selected using a purposive sampling technique. Data were collected through a pretest and posttest using an essay-based mathematical logical thinking test. The results showed that students who learned using the experiential learning approach achieved better mathematical logical thinking ability and a greater improvement than those who learned using direct learning. Thus, the experiential learning approach was proven effective in improving students' mathematical logical thinking ability.

ABSTRAK

Matematika berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir siswa, khususnya kemampuan berpikir logis matematis yang menjadi dasar bagi siswa untuk memahami konsep secara bermakna dan menyelesaikan masalah secara sistematis. Namun, hasil PISA 2022 menunjukkan kemampuan matematika siswa Indonesia masih tertinggal dibandingkan rata-rata negara OECD, dan berbagai penelitian terdahulu juga melaporkan bahwa kemampuan berpikir logis matematis siswa masih tergolong rendah. Di sisi lain, penelitian yang secara khusus mengkaji pengaruh pendekatan experiential learning terhadap kemampuan berpikir logis matematis masih terbatas, sehingga diperlukan bukti empiris mengenai efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan pembelajaran experiential learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa SMP/MTs. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Negeri 8 Kampar, dengan kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest berbentuk soal uraian kemampuan berpikir logis matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir logis matematis siswa yang belajar menggunakan pendekatan experiential learning lebih baik dan mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran langsung. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran experiential learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adjis, V. A., Ruhama, M. A. H., & Hamid, H. (2022). Penerapan pendekatan metakognitif untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Jurnal Pendidikan Guru Matematika, 1(1), 82–99. https://doi.org/10.33387/jpgm.v1i1.2660

Albab, U., & Pratama, G. C. (2025). Gamifikasi dalam pembelajaran matematika meningkatkan berpikir kreatif siswa MI Qudsiyyah Kudus. Journal of Islamic Primary Education, 6(2), 226–233. https://jurnal.idaqu.ac.id/index.php/jispe/article/view/967

Ameylia, T., & Kurniasih, M. D. (2022). Analisis kemampuan berpikir logis matematis ditinjau dari kecemasan matematika pada pembelajaran luring pasca pandemi. Jurnal Kajian Pendidikan Matematika, 7(2), 299–310. https://doi.org/10.30998/jkpm.v7i2.13602

Azrina, N., Usman, A., & Masenah. (2023). Penerapan model problem based learning (PBL) dengan pendekatan experiential learning pada materi pencemaran lingkungan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas X-2 di SMAN Mumbulsari. Jurnal Biologi, 1(3), 1–10. https://doi.org/10.47134/biology.v1i3.1975

Devianti, & Hakim, D. L. (2021). Kemampuan berpikir logis matematika siswa SMP pada materi aritmatika sosial. Jurnal Maju, 8(1), 304–312. https://media.neliti.com/media/publications/505414-none-c4093795.pdf

Fitriyah, D. M., Indrawatiningsih, N., & Khoiri, M. (2019). Analisis kemampuan berpikir logis matematis siswa SMP kelas VII dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gaya belajar. JEMS (Jurnal Edukasi Matematika dan Sains), 7(1), 1–14. https://doi.org/10.25273/jems.v7i1.5286

Hulu, S., Mendrofa, R. N., Lase, S., & Mendrofa, N. K. (2025). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui model pembelajaran experiential learning. Emasains: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 14(2), 276–287. https://doi.org/10.59672/emasains.v14i2.5334

Irmawan, Rohartati, S., & Subekti, E. (2024). Penerapan model pembelajaran open ended berbantuan Quizziz untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa sekolah dasar. TANGGAP: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar, 5(1), 71–83. https://doi.org/10.55933/tjripd.v5i1.825

Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2018). Penelitian pendidikan matematika. Refika Aditama.

Maemunah, D., & Wahidin. (2022). Pengaruh experiential learning terhadap kemampuan numerasi siswa SD berdasarkan teori Bruner. Jurnal Basicedu, 6(4), 5632–5637. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3041

Nisa, S. C., Suprapto, E., & Sari, E. (2024). Identifikasi kemampuan berpikir logis dalam pemecahan masalah matematika pada siswa kelas XI SMAN 6 Madiun. Journal on Education, 6(4), 19945–19956. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.6012

Noviani, J., Hakim, H., & Jarwandi. (2020). Analisis kemampuan berpikir logis pada materi peluang di kelas IX SMP Negeri 1 Takengon. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi, 4(1), 14–23. https://doi.org/10.32505/qalasadi.v4i1.1604

Nurcahyandi, Z. R., & Purwaningrum, J. P. (2022). Penerapan teori belajar David Kolb dalam pembelajaran matematika materi koordinat Kartesius. SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika, 14(1), 1–9. https://doi.org/10.26618/sigma.v14i1.6888

Nurhaswinda, & Parisu, C. Z. L. (2025). Kesulitan belajar matematika di sekolah dasar dan solusinya. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(1), 50–58. https://doi.org/10.54297/jpmd.v1i1.884

OECD. (2023). PISA 2022 results: Factsheets Indonesia. OECD Publishing.

Rahmi, W. (2024). Analytical study of experiential learning: Experiential learning theory in learning activities. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 115–126. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i2.1113

Saragih, A. H., Sibuea, A. M., Panjaitan, K., & Mursid, R. (2024). Model pengalaman pembelajaran Kolb dan kemampuan pemikiran kritis untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. Jurnal TIK dalam Pendidikan, 11(2), 78–84. https://doi.org/10.24114/jtikp.v11i2.66792

Suanto, E., Armis, A., & Siregar, S. N. (2022). Pengembangan e-modul matakuliah masalah nilai awal syarat batas berbasis experiential learning untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis mahasiswa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 164–180. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i1.1060

Sulistiawati, S., Marlina, M., & Yendra, N. (2025). Implementasi video TikTok edukasi terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan minat belajar siswa melalui model experiential learning. JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika), 11(1), 77–86. https://newjournal.lppmunindra.ac.id/index.php/jkpm/article/view/2048

Utami, A. K. S., & Haerudin. (2021). Analisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan berpikir logis matematis. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 4(1), 55–61. https://jurnal.umk.ac.id/index.php/anargya/article/view/5762

Wahyuni, S., & Kusaeri, A. (2024). Analisis kemampuan berpikir kritis dan berpikir logis siswa dalam memecahkan masalah matematis berbasis etnomatematika kain tenun Tembe Nggoli Bima. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(1), 281–297. https://doi.org/10.51574/kognitif.v4i1.1464

Downloads

Published

2026-08-09

How to Cite

Wahyuni, A. U., & Suhandri, S. (2026). EFEKTIVITAS PENDEKATAN PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS SISWA SMP/MTs . TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 6(3), 2563–2572. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.12809

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.