PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI BAHASA SISWA MELALUI PROGRAM 10 MENIT MEMBACA DI AWAL PEMBELAJARAN PADA KELAS II SD
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i2.10484Keywords:
Literasi Bahasa, Program 10 Menit Membaca, Penelitian Tindakan KelasAbstract
The low language literacy skills of second-grade students at Muhammadiyah 1 Limboto Elementary School, characterized by a lack of reading fluency and comprehension of reading content, became the background of this study. The focus of the problem was directed at efforts to improve literacy through the implementation of a ten-minute reading program at the beginning of the lesson. This study used the Classroom Action Research model of Kemmis and McTaggart which was implemented in two cycles, including the planning, implementation, observation, and reflection stages of 28 research subjects. Data collection was carried out through activity observations, reading ability tests, and documentation studies. The research findings showed a significant increase in students' literacy competencies gradually. Quantitatively, in the first cycle, 21 students or 75% had achieved the success criteria, then this number increased drastically in the second cycle to 26 students or 93%. In addition to the numerical aspect, students also showed positive developments in pronunciation accuracy, intonation, and enthusiasm for independent reading that were more consistent compared to the initial conditions. The main conclusion confirms that the ten-minute reading program at the beginning of the lesson has proven to be very effective in boosting elementary school students' language literacy skills. This habituation strategy is able to build a culture of enjoyable literacy while strengthening the cognitive foundation of students in understanding text information critically and accurately for their academic success through an inclusive and well-planned education system.
ABSTRAK
Rendahnya kemampuan literasi bahasa pada siswa kelas II SD Muhammadiyah 1 Limboto, yang ditandai dengan kurangnya kelancaran membaca dan pemahaman isi bacaan, menjadi latar belakang penelitian ini. Fokus masalah diarahkan pada upaya peningkatan literasi melalui penerapan program sepuluh menit membaca di awal pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi terhadap 28 subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas, tes kemampuan membaca, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi literasi siswa secara bertahap. Secara kuantitatif, pada siklus I tercatat sebanyak 21 siswa atau 75% telah mencapai kriteria keberhasilan, kemudian angka tersebut meningkat drastis pada siklus II menjadi 26 siswa atau 93%. Selain aspek angka, siswa juga menunjukkan perkembangan positif dalam ketepatan lafal, intonasi, serta antusiasme membaca mandiri yang lebih konsisten dibandingkan kondisi awal. Simpulan utama menegaskan bahwa program sepuluh menit membaca di awal pembelajaran terbukti sangat efektif dalam mendongkrak kemampuan literasi bahasa siswa sekolah dasar. Strategi pembiasaan ini mampu membangun budaya literasi yang menyenangkan sekaligus memperkuat fondasi kognitif peserta didik dalam memahami informasi teks secara kritis dan akurat untuk keberhasilan akademik mereka melalui sistem pendidikan yang inklusif dan terencana baik.
Downloads
References
Arianto, M. H., Sabani, F., Rahmadani, E., Sukmawaty, S., Guntur, M., & Irfandi, I. (2024). Penerapan metode bernyanyi dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 7(1), 23–32. https://doi.org/10.54069/attadrib.v7i1.711
Arnita, A., Febrian, D., Marpaung, F., Sinaga, M. S., & Yani, M. (2022). Peningkatan kemampuan literasi anak usia sekolah dasar dengan funtastic learning di Kelurahan Tegal Sari II Medan. Jurnal Abdidas, 3(3), 412–420. https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i3.599
Anggraeni, N. F., & Dafit, F. (2024). Pengelolaan perpustakaan sekolah untuk mendukung budaya literasi di sekolah dasar. JS (Jurnal Sekolah), 8(3), 566–576. https://doi.org/10.24114/js.v8i3.59476
Azzajjad, M. F., & Ahmar, D. S. (2024). Pendampingan literasi melalui diseminasi kegiatan pengembangan media pembelajaran. DISEMINASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 49–57. https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6454
Daulay, L. S., Mardianto, M., & Nasution, M. I. P. (2023). Literasi sehat untuk menjaga kesehatan mental anak di era digital. Jurnal Raudhah, 11(1). https://doi.org/10.30829/raudhah.v11i1.2767
Fayza, A. A., Nugraha, D. M., & Supriyono, S. (2021). Pengaruh literasi terhadap perkembangan pembelajaran PKN. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 6(1), 57–66. https://doi.org/10.15294/harmony.v6i1.46506
Hanafi, R. D., & Fauziyah, K. (2021). Implementasi reading culture dalam menumbuhkan minat baca siswa di SDIT X Depok. JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi), 6(2), 197–206. https://doi.org/10.30829/jipi.v6i2.10218
Harefa, D. (2020). Peningkatan strategi hasil belajar IPA fisika pada proses pembelajaran team gateway. Jurnal Ilmiah Aquinas, 3(2), 161–170. https://doi.org/10.54367/aquinas.v3i2.709
Hasan, A. S., Pulukadang, W. T., Husain, R., Monoarfa, F., & Katili, S. (2026). Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media flash card pada siswa kelas I di SDN 2 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 40–50. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.8915
Hasan, M., Nurtrida, N., Arisah, N., & Nuraisyiah, N. (2022). Implementasi budaya literasi melalui optimalisasi perpustakaan di sekolah dasar. Jurnal Eduscience, 9(1), 121–130. https://doi.org/10.36987/jes.v9i1.2517
Ismiya, M., Mashudi, E. A., & Sundari, N. (2024). Kemitraan orang tua dan pendidik anak usia dini dalam mewujudkan lingkungan kaya aksara. Aulad Journal on Early Childhood, 7(1), 219–230. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i1.639
Khomsin, K., & Rahimmatussalisa, R. (2021). Efektivitas media permainan ular tangga untuk meningkatkan kemampuan mengenal kosakata bahasa Inggris pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 25–33. https://doi.org/10.21831/jpa.v10i1.37872
Khusna, S., Mufridah, L., Sakinah, N., & Annur, A. F. (2022). Gerakan literasi dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Dawuh Guru: Jurnal Pendidikan MI/SD, 2(2), 101–110. https://doi.org/10.35878/guru.v2i2.454
Kristianti, T. (2022). Strategi penguatan literasi, numerasi dan teknologi di UPT SDN 84 Gresik. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 1597–1605. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i3.7608
Mahardhani, A. J., Prayitno, H. J., Huda, M., Fauziati, E., Aisah, N., & Prasetiyo, A. D. (2021). Pemberdayaan siswa SD dalam literasi membaca melalui media bergambar di Magetan. Buletin KKN Pendidikan, 3(1), 11–19. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v3i1.14664
Meilasari, D., & Diana, R. R. (2022). Peran orang tua dalam mengembangkan literasi pada anak usia dini. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 8(1), 41–50. https://doi.org/10.18592/jea.v8i1.6364
Muammar, M., Ruqoiyyah, S., & Ningsih, N. S. (2023). Implementing the Teaching at the Right Level (TaRL) approach to improve elementary students’ initial reading skills. Journal of Languages and Language Teaching, 11(4), 610–620. https://doi.org/10.33394/jollt.v11i4.8989
Mumtaziah, H. Q., Fuada, S., Hasugian, L. P., Susmawati, E., Nadzifah, N., Kiranti, D. I., Syahidah, R. A., Theofilus, K. N., Hasanudin, C., Subairi, S., Muhathir, M., Wulandari, H., & Gianti, M. S. (2023). Improve children’s literacy with the reading aloud method. Community Empowerment, 8(9), 1300–1309. https://doi.org/10.31603/ce.9119
Nahakleky, H., Notanubun, Z., & Ratumanan, S. D. (2026). Peningkatan literasi baca dengan menggunakan model cooperative learning pada siswa kelas IV SD. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 695–706. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9291
Ni’mah, U., Purnanto, A. W., & Rahmawati, P. (2023). Analisis implementasi model pembelajaran memirsa pada tahapan kemampuan kognitif berbahasa usia 6–7 tahun. FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 19(2), 319–331. https://doi.org/10.25134/fon.v19i2.8058
Nisa, K., & Mayada, F. D. (2026). Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII pada materi tata surya di MTs. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 1058–1069. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10033
Nuraini, T., Zakiah, L., & Sumantri, M. S. (2024). Pengadaan pojok baca sebagai upaya meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1). https://doi.org/10.23969/jp.v9i1.13145
Rahayu, M., Rusdiyani, I., & Fadlullah, F. (2022). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dalam menstimulasi perkembangan berbicara anak usia 5–6 tahun. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 17–30. https://doi.org/10.24235/awlady.v8i2.10374
Riskiani, R., & Suryadi, Y. (2026). Analisis penerapan problem based learning dalam menstimulus berpikir kritis IPS di SMP. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 669–680. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.9916
Rokmanah, S., Rakhman, P. A., & Putri, A. S. Z. (2024). Revitalisasi peran perpustakaan sekolah dalam menumbuhkembangkan minat baca peserta didik. Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE), 5(2), 1–12. https://doi.org/10.31000/ijoee.v5i2.10028
Ruku, I. A. P., Kudus, K., Aries, N. S., Marshanawiah, A., & Pakaya, W. C. (2026). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui model problem based learning (PBL) berbantuan media papan jurang pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah di kelas II. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(1), 272–283. https://doi.org/10.51878/science.v6i1.9369
Salsa, D. I., Madyawati, L., & Laely, K. (2024). Keyakinan dan praktik literasi pada lembaga pendidikan anak usia dini. Aulad Journal on Early Childhood, 7(1), 150–161. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i1.550
Sari, Y. N., Hariandi, A., Rahmadini, D., Saputri, E. D., & Wahyuningsih, Y. (2020). School literation in shaping the character of students. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 12(2), 453–462. https://doi.org/10.35445/alishlah.v12i2.256
Sary, Y. N. E., & Indah, N. H. I. (2023). Peran literasi dan read aloud dalam meningkatkan keterampilan bahasa anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3558–3569. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4185
Tahmidaten, L., & Krismanto, W. (2020). Permasalahan budaya membaca di Indonesia (studi pustaka tentang problematika dan solusinya). Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 22–33. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i1.p22-33
W, R. A., & Mukhlisinah, I. (2022). Pengaruh budaya literasi terhadap hasil belajar materi ide pokok kelas V di sekolah dasar. School Education Journal PGSD FIP UNIMED, 12(3), 223–231. https://doi.org/10.24114/sejpgsd.v12i3.36768
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












