IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN FISIKA DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMAS

Authors

  • Jernih Amelika Tampubolon Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Medan
  • Naila Azzahra Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Medan
  • Nikita Willy Br. Tampubolon Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Medan
  • Mariati Purnama Simanjuntak Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.51878/teacher.v6i4.16182

Keywords:

pembelajaran fisika, Kurikulum Merdeka, implementasi pembelajaran, project based learning, LKPD

Abstract

The implementation of the Independent Curriculum in physics instruction allows teachers to tailor lesson planning and delivery to the specific characteristics of the subject matter and the students. This study aims to describe the implementation of physics instruction under the Kurikulum Merdeka at SMAS Katolik Tri Sakti Medan, covering aspects such as lesson planning and instructional materials, resources and media, teaching models and activities, practical work, student engagement, and challenges faced by the teacher. A qualitative descriptive method was employed, with one physics teacher serving as the informant. Data were collected through semi-structured interviews and the review of documents—specifically teaching modules and student worksheets (LKPD)—and subsequently analyzed through data reduction, coding, categorization, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was ensured through technique triangulation and member checking. The results indicate that the teacher utilized teaching modules, student worksheets, textbooks, PowerPoint presentations, and Smart TVs, while also employing Project-Based Learning (PjBL), question-and-answer sessions, quizzes, assignments, and practice exercises. Practical work was conducted approximately once or twice per semester; one instance involved a simple submarine miniature project within the static fluids unit. The teacher perceived the students as reasonably active, though this assessment lacked objectivity due to the absence of direct observation. A primary challenge identified was student comprehension of the instructions in the worksheets, necessitating additional explanation and guidance from the teacher. Meanwhile, the implementation of PjBL could not be fully evaluated because the project stages, duration, task distribution, and assessment criteria were not comprehensively documented. These findings suggest that while the implementation involved a variety of instructional tools, media, projects, and practical activities, there is a need to improve the clarity of student worksheets and to strengthen the planning and documentation of PjBL stages.

ABSTRAK

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran fisika memberikan ruang bagi guru untuk menyesuaikan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan karakteristik materi dan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran fisika berdasarkan Kurikulum Merdeka di SMAS Katolik Tri Sakti Medan yang meliputi perencanaan dan perangkat pembelajaran, sumber dan media, model dan kegiatan pembelajaran, praktikum, keterlibatan peserta didik, serta kendala yang dihadapi guru. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan satu orang guru fisika sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi berupa modul ajar serta LKPD, kemudian dianalisis melalui reduksi data, coding, kategorisasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan modul ajar, LKPD, buku teks, PowerPoint, Smart TV, serta menerapkan PjBL, tanya jawab, kuis, tugas, dan latihan soal. Praktikum dilakukan sekitar satu sampai dua kali dalam satu semester, salah satunya melalui proyek miniatur kapal selam sederhana pada materi fluida statis. Peserta didik dinilai cukup aktif oleh guru, tetapi penilaian tersebut belum dapat menggambarkan keaktifan secara objektif karena tidak dilakukan observasi langsung. Kendala utama ditemukan pada pemahaman instruksi LKPD sehingga guru perlu memberikan penjelasan dan bimbingan tambahan, sedangkan penerapan PjBL belum dapat dinilai secara menyeluruh karena tahapan, durasi, pembagian tugas, dan kriteria penilaian proyek belum terdokumentasi secara lengkap. Temuan tersebut menunjukkan bahwa implementasi yang dikaji telah melibatkan berbagai perangkat, media, proyek, dan praktikum, tetapi masih memerlukan penguatan pada keterpahaman LKPD serta perencanaan dan dokumentasi tahapan PjBL.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arrohman, D. A., & Lestari, T. (2023). Analisis keragaman peserta didik dan implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran fisika. Journal of Science and Education Research (JSER), 2(2), 1–11. https://doi.org/10.62759/jser.v2i2.29

Dalilah, R., Purwanto, A., & Setiawan, I. (2025). Implementation of the Merdeka curriculum in physics learning at senior high schools in Bengkulu City. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 16(1), 55–65. https://doi.org/10.26877/jp2f.v16i1.1276

Dewi, M., Ballianie, N., Astuti, M., Halimatussakdiah, H., Fatimah, S., & Indah Sari, G. P. (2025). Tantangan implementasi kurikulum di era digital: Kesiapan guru dan infrastruktur. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(4), 10732–10741. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20987

Dewi, N. M., Sutarto, S., Ernasari, E., & Faresta, R. A. (2025). How do physics teachers implement the Merdeka curriculum in learning activities? Journal of Education and Teaching (JET), 6(1), 230–245. https://doi.org/10.51454/jet.v6i1.530

Fadli, S., Supratman, M., & Mahyuni, S. (2024). Implementasi model evaluasi CIPP pada pelaksanaan pembelajaran matematika dalam program Merdeka Belajar di sekolah dasar. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(2), 154–163. https://doi.org/10.51878/science.v4i2.2963

Hattarina, S., & Agustin, R. (2024). Evaluasi Kurikulum Merdeka menggunakan model CIPP pada sekolah dasar. Cendekia Pendidikan, 3(1), 19–29. https://doi.org/10.36841/cendekiapendidikan.v3i1.4117

Mukhdlor, M. F., Syam, A. R., & Syahri, M. A. (2024). Evaluasi implementasi Kurikulum Merdeka menggunakan CIPP. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 9. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.567

Mutmainna, M., Usman, U., Helmi, H., & Setiawan, T. (2024). An analysis of readiness for implementing the Merdeka curriculum in physics education. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, 8(3), 335–349. https://doi.org/10.20527/jipf.v8i3.12768

Nabila, S., & Nadlir, N. (2025). Evaluasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Journal of Education Research, 6(2), 302–309. https://doi.org/10.37985/jer.v6i2.2336

Novianto, K., & Supahar, S. (2024). Evaluasi implementasi pembelajaran fisika SMA Kurikulum Merdeka menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) pada SMA Negeri di Kota Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Fisika, 11(1), 87–94. https://doi.org/10.21831/jpf.v11i1.20818

Nurfadhilah, N., Mappeasse, M. Y., & Mangesa, R. T. (2024). Evaluasi implementasi Kurikulum Merdeka menggunakan model CIPP di SMK Laniang Makassar. UNM Journal of Technology and Vocational, 8(3), 258–267. https://doi.org/10.26858/ujtv.v8i3.3589

Prisuna, B. F. (2022). Online learning evaluation of mathematics using the CIPP model. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran, 9(2), 167–175. https://doi.org/10.17977/um031v9i22022p167

Subhan, M. (2024). Kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Journal of Southeast Asian Islam & Society, 3(2), 57–70. https://doi.org/10.30631/jseais.v3i2.2853

Syahrial, A. (2024). Analisis pembelajaran fisika terintegrasi STEAM untuk melatih keterampilan abad 21 dan keterampilan proses sains siswa pada implementasi Kurikulum Merdeka: A review. Journal of Classroom Action Research, 6(4), 881–892. https://doi.org/10.29303/jcar.v6i4.5932

Syam, A. R., Mukhdlor, M. F., & Syahri, M. A. (2024). Evaluasi Kurikulum Merdeka menggunakan model CIPP di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(2), 316–323. https://doi.org/10.31004/jpion.v3i2.283

Taqwa, M. R. A., Riandi, R., & Rochintaniawati, D. (2024). Implementation of the Merdeka curriculum in physics learning. Universal Education Journal of Teaching and Learning, 1(3), 88–95. https://doi.org/10.63081/uejtl.v1i3.91

Turmuzi, M., Ratnaya, I. G., Al Idrus, S. W., Paraniti, A. A. I., & Nugraha, I. N. B. S. (2022). Literature review: Evaluasi keterlaksanaan Kurikulum 2013 menggunakan model evaluasi CIPP (context, input, process, dan product). Jurnal Basicedu, 6(4), 7220–7232. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3428

Wahidah, I., & Listyasari, E. (2023). Evaluation of physical education independent curriculum through CIPP: Managerial implementation in learning activities. Indonesian Journal of Sport Management, 3(2). https://doi.org/10.31949/ijsm.v3i2.6403

Widiansyah, S., Hidayat, S. P., Kamil, S. I., Purba, I. D. L. B., Rahmawati, U., & Khairo, F. M. A. (2025). Kesiapan guru dalam menghadapi tantangan implementasi Kurikulum Merdeka: Studi kasus di Sekolah Menengah Atas. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 344–362. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i1.1120

Downloads

Published

2026-10-16

How to Cite

Tampubolon, J. A., Azzahra, N., Tampubolon, N. W. B., & Simanjuntak , M. P. (2026). IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN FISIKA DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMAS. TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru, 6(4), 1409–1419. https://doi.org/10.51878/teacher.v6i4.16182

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.