ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.51878/teacher.v6i2.12906Keywords:
Kebijakan Pendidikan, Kurikulum Merdeka, Daerah 3TAbstract
The escalating disparity in service quality and the lack of synchronization between central and regional regulations in the implementation of the new national curriculum system underlie this scientific study. These macro issues have triggered the widespread impact of the digital divide and the ongoing disparity in the quality of basic services. The main focus of this research is specifically directed at analyzing the profound gap between the ideal aspects of regulation and the operational reality of the Independent Curriculum in Indonesia's frontier, outermost, and underdeveloped regions. The research steps were carried out systematically using a literature study method through a review of policy documents, critical reading of literature reports, and processing of secondary textual data for the 2024-2026 period. The quantitative research findings revealed structural barriers in the form of limited telecommunications infrastructure with school internet coverage below 50 percent, and an unequal distribution of teaching staff, indicated by a teacher-to-student ratio of 1 to 40. Although the flexibility of project-based learning is growing rapidly in urban areas, the achievement rate of operational targets in remote areas only ranges from 60 to 70 percent due to low teacher competency readiness. The main conclusion emphasizes that national education policy requires a holistic governance reconstruction through a cross-sectoral pentahelix approach to optimize local potential in a more inclusive manner. Accelerating the implementation of integrated blended learning methods following the latest regulations is projected to significantly reduce regional quality disparities by 20 to 30 percent, achieving equitable distribution of national human resource competencies.
ABSTRAK
Eskalasi disparitas kualitas layanan serta ketidaksinkronan regulasi pusat-daerah pada implementasi sistem kurikulum baru nasional melatarbelakangi kajian ilmiah ini. Masalah makro tersebut memicu meluasnya dampak digital divide dan ketimpangan mutu layanan dasar secara berkelanjutan. Fokus utama penelitian ini diarahkan secara spesifik untuk menganalisis kesenjangan mendalam antara aspek idealitas regulasi dengan realitas operasional Kurikulum Merdeka di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal Indonesia. Langkah-langkah penelitian dijalankan secara sistematis menggunakan metode studi pustaka melalui telaah dokumen kebijakan, pembacaan kritis laporan literatur, serta pengolahan data tekstual sekunder periode 2024-2026. Temuan penelitian kuantitatif menyingkap adanya hambatan struktural berupa keterbatasan infrastruktur telekomunikasi dengan cakupan internet sekolah di bawah 50 persen, serta timpangnya distribusi tenaga pendidik yang ditunjukkan oleh rasio guru banding siswa mencapai 1 banding 40. Meskipun fleksibilitas pembelajaran berbasis proyek berkembang pesat di area urban, tingkat ketercapaian target operasional di daerah terpencil hanya berkisar antara 60 hingga 70 persen akibat rendahnya kesiapan kompetensi guru. Simpulan utama menegaskan bahwa kebijakan pendidikan nasional memerlukan rekonstruksi tata kelola holistik melalui pendekatan lintas-sektor model pentahelix guna mengoptimalkan potensi lokal secara lebih inklusif. Akselerasi metode pembelajaran campuran terpadu pasca-regulasi terbaru diproyeksikan andal mereduksi angka ketimpangan mutu regional sebesar 20 sampai 30 persen demi mewujudkan keadilan pemerataan kompetensi sumber daya manusia nasional.
Downloads
References
Anggereini, E., Aina, M., Yeliyanti, U., & Muswita, M. (2025). Inovasi asesmen digital dalam pembelajaran berbasis proyek dan penguatan profil pelajar Pancasila pada kurikulum merdeka untuk guru-guru IPA. Jurnal Widya Laksana, 14(1). https://doi.org/10.23887/jwl.v14i1.85951
Anwar, M. S. (2022). Ketimpangan aksesibilitas pendidikan dalam perpsektif pendidikan multikultural. FOUNDASIA, 13(1), 1–15. https://doi.org/10.21831/foundasia.v13i1.47444
Azzajjad, M. F., & Ahmar, D. S. (2024). Pendampingan literasi melalui diseminasi kegiatan pengembangan media pembelajaran. DISEMINASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 49–58. https://doi.org/10.33803/diseminasiabdimas.v6i1.6454
Fadillah, L. J., Putri, A. M. N., Fauziah, H., Fajriansyah, R., Arpan, M., & Iqbal, N. M. (2025). Evaluasi kebijakan bantuan pendidikan (Program Indonesia Pintar/BOS) dalam mengatasi anak tidak sekolah dan peningkatan angka partisipasi kasar / angka partisipasi murni (APK/APM) di Indonesia. Arus Jurnal Pendidikan, 5(3), 429–436. https://doi.org/10.57250/ajup.v5i3.2077
Fitri, W., Octaria, M., Irvanaries, Suwanny, N., Sisilia, S., & Firnando. (2020). Tantangan dan solusi terhadap ketimpangan akses pendidikan dan layanan kesehatan yang memadai di tengah pandemi Covid-19. Jurnal Syntax Transformation, 1(10), 766–776. https://doi.org/10.46799/jst.v1i10.181
Hamidah, R. S. (2025). Analisis problematika implementasi kurikulum pendidikan dasar di Indonesia tinjauan kebijakan, kesiapan guru, dan ketimpangan akses. Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research). https://doi.org/10.5281/zenodo.17670466
Hamilaturroyya, H., & Adibah, I. Z. (2025). Dinamika pengembangan kurikulum di era digital dalam menjawab kesenjangan konsep dan praktik. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1245–1259. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6631
Herman, A., & Hayat, M. J. (2021). Management of high secondary education after regional government law. Journal of Human Rights Culture and Legal System, 1(2). https://doi.org/10.53955/jhcls.v1i2.11
Hidayati, K., Tamrin, A. G., & Cahyono, B. T. (2024). Efektivitas penggunaan platform merdeka mengajar untuk peningkatan kompetensi guru pada kurikulum merdeka. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 6(1), 232–240. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i1.5765
Hunaepi, H., & Suharta, I. G. P. (2024). Transforming education in Indonesia: The impact and challenges of the Merdeka Belajar curriculum. Path of Science, 10(6), 5026–5039. https://doi.org/10.22178/pos.105-31
Kristianti, T. (2022). Strategi penguatan literasi, numerasi dan teknologi di UPT SDN 84 Gresik. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 1597–1604. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i3.7608
Nafahah, Z., & Ratnasari, F. D. (2025). Pengembangan bahan ajar digital berbasis project based learning (PjBL) untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas X SMA pada materi energi terbarukan. UPEJ (Unnes Physics Education Journal), 14(2), 223–240. https://doi.org/10.15294/upej.v14i2.24550
Nasori, A., Aslindar, D., & Puspasari, E. (2024). The influence of the Free Curriculum and technology-based learning media on digital literacy. Jurnal Simki Pedagogia, 7(1), 284–295. https://doi.org/10.29407/jsp.v7i1.603
Nurasiah, I., Marini, A., Nafiah, M., & Rachmawati, N. (2022). Nilai kearifan lokal: Projek paradigma baru program sekolah penggerak untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. Jurnal Basicedu, 6(3), 3639–3648. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2727
Nurcahya, A., Qurtubi, A., & Fauzi, A. (2024). Kebijakan pendidikan dasar (wajib belajar sembilan tahun). Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 12(1), 83–105. https://doi.org/10.30603/tjmpi.v12i1.4707
Nurhanifah, I., Almadani, M. S., Maulida, N., Fatimah, S., & Pratiwi, D. A. (2025). Langkah nyata menuju pendidikan berkualitas dalam transformasi kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka di SDN Belitung Selatan 4. MASALIQ, 5(3), 1037–1050. https://doi.org/10.58578/masaliq.v5i3.5661
Pertiwi, F., Siregar, H., & Maysara, S. R. (2025). Implementasi pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal di PAUD-nonformal: Studi fenomenologi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 2691–2704. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7563
Ridwan, A., & Sakdiyah, H. (2022). Analisis sumber dana pendidikan Yayasan Perguruan Islam Al-Kautsar Kecamatan Medan Johor. Jurnal Hibrul Ulama: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 4(1), 19–27. https://doi.org/10.47662/hibrululama.v4i1.168
Sari, T. N., & Jasiah, J. (2025). Membangun pendidikan berkeadilan: Mengatasi masalah pemerataan pendidikan antara daerah dan perkotaan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(4), 1723–1731. https://doi.org/10.59141/japendi.v6i4.7661
Septaria, K., Fatharani, A., Sholihin, M., Kholiq, A., Zamroni, M. R., Hendratmoko, A. F., Hayati, E., Azizah, L. N., & Leksana, D. M. (2025). Peningkatan kualitas guru melalui komunitas: Pelatihan dan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran untuk mendukung SDGs-4. Jurnal Abdimas Terapan, 4(2), 76–89. https://doi.org/10.56190/jat.v4i2.84
Simanjuntak, P. N., S, B. S. Y., Simangunsong, M., & Berlianti, B. (2024). Ketimpangan distribusi Kartu Indonesia Pintar: Sebuah kajian terhadap akses dan implementasi di Indonesia. AHKAM, 3(4), 803–812. https://doi.org/10.58578/ahkam.v3i4.4251
Sulastri, S., Fitria, H., & Martha, A. (2020). Kompetensi profesional guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Journal of Education Research, 1(3), 258–264. https://doi.org/10.37985/jer.v1i3.30
Susanto, A., Pebriani, R. D., Zahra, S., & Azhar, S. (2025). Mengenal guru menuju profesional. Indonesian Journal of Education, 2(1), 441–446. https://doi.org/10.71417/ije.v2i1.624
Wahyuni, R., Ernawatie, E., Berliani, T., Nugroho, P. J., Purnomo, W., Radiafilsan, C., & Febriyanti, L. (2024). Pendampingan penyusunan aksi nyata pelatihan mandiri pada platform merdeka mengajar dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru di sekolah. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(11). https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i11.7912
Yarun, A., Bakar, M. Y. A., & Kholis, N. (2023). Assessing the preparedness of Islamic religious education teachers in Indonesia for technology-based learning innovations. TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 91–105. https://doi.org/10.30659/jpai.6.2.91-105
Yuniastuti, H., Syahrirra, N., Rusma, S. M., & Andriani, O. (2023). Dampak pergantian kurikulum pendidikan terhadap peserta didik sekolah dasar. TSAQOFAH, 3(6), 1165–1179. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v3i6.1788
Zamhari, Z., Noviani, D., & Zainuddin, Z. (2023). Perkembangan pendidikan di Indonesia. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya, 1(5), 1–10. https://doi.org/10.61132/morfologi.v1i5.42
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













