KEBUDAYAAN DAN KEARIFAN LOKAL SUKU MELAYU JAMBI, BATAK, DAN JAWA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/teacher.v6i3.13161Keywords:
Kearifan Lokal, Pendidikan Karakter, Melayu Jambi, Batak, JawaAbstract
ABSTRACT
Indonesia possesses rich cultural diversity that has significant potential as a source of values for character education development. However, globalization and modernization have created challenges for the preservation of local culture and the internalization of noble values among younger generations. This study aims to analyze the culture and local wisdom of the Jambi Malay, Batak, and Javanese ethnic groups from an educational perspective and to identify the educational values embedded within them. The study employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected through documentation studies of books, scientific journal articles, research reports, and other relevant academic sources. Data were analyzed using content analysis techniques through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that Jambi Malay Seloko Adat contains religious, moral, social, cultural, and intellectual values; the Batak philosophy of Dalihan Na Tolu embodies values of respect, responsibility, solidarity, and social concern; while Javanese culture emphasizes mutual cooperation, tolerance, harmony, and humility. These forms of local wisdom are highly relevant to strengthening character education, multicultural education, and the implementation of the Merdeka Curriculum through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). This study concludes that local wisdom can serve as an effective contextual learning resource for developing students' character while simultaneously reinforcing cultural identity amid the challenges of globalization.
ABSTRAK
Indonesia memiliki keragaman budaya yang sangat kaya dan berpotensi menjadi sumber nilai dalam pengembangan pendidikan karakter. Namun, arus globalisasi dan modernisasi telah menimbulkan tantangan terhadap pelestarian budaya lokal dan internalisasi nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebudayaan dan kearifan lokal Suku Melayu Jambi, Suku Batak, dan Suku Jawa dalam perspektif pendidikan serta mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel jurnal, hasil penelitian, dan berbagai sumber ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seloko Adat Melayu Jambi mengandung nilai religius, moral, sosial, budaya, dan intelektual; falsafah Dalihan Na Tolu masyarakat Batak mengandung nilai penghormatan, tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian sosial; sedangkan budaya Jawa menonjolkan nilai gotong royong, toleransi, kerukunan, dan rendah hati. Ketiga bentuk kearifan lokal tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan penguatan pendidikan karakter, pendidikan multikultural, serta implementasi Kurikulum Merdeka melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi sumber belajar kontekstual yang efektif dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah dinamika globalisasi.
Downloads
References
Aida, N., Aini, N., Hariyanti, M., Adelina, R. F., Anisa, S., & Wahyuni, R. (2025). Analisis nilai-nilai pendidikan dalam budaya Dalihan Na Tolu dan relevansinya bagi siswa SDN 159 Purba Baru. Jurnal Pendidikan Dirgantara, 2(4), 230–243. https://doi.org/10.61132/jupendir.v2i4.793
Carolina, H. S., Riandi, & Rochintaniawati, D. (2024). Integrating local potentials in the implementation of the Merdeka Curriculum. Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, 5(2). https://doi.org/10.32332/al-jahiz.v5i2.9413
Firmando, H. B., Panjaitan, A. P. A., Sibarani, R., Simbolon, E. T., Telaumbanua, E. H., & Saragih, R. (2024). Contextual learning development in schools through the integration of Batak Toba local wisdom from Sibandang Island. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 477–490. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i2.1610
Fitriyanti, M., Salam, M., & Melisa. (2024). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam Seloko Adat Kelurahan Sengeti. Academy of Education Journal, 15(1), 573–580. https://doi.org/10.47200/aoej.v15i1.2259
Habibullah, N. (2025). Internalisasi nilai akhlak melalui tradisi lisan: Studi etnopedagogi di komunitas adat Melayu Jambi. Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 15(1), 59–68. https://ejournal.an-nadwah.ac.id/index.php/aktualita/article/view/930
Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. https://peraturan.go.id/id/uu-no-20-tahun-2003
Kahrani. (2025). Integrating local wisdom and Islamic education: Fostering character development in children for modern challenges. Journal of Educational Management Research, 4(3), 1225–1232. https://serambi.org/index.php/jemr/article/view/1184
Kasiyarno, K., & Apriyanto, S. (2025). The influence of globalisation on the shift in local language and cultural identity. Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature, 4(3). https://doi.org/10.54012/jcell.v4i3.435
Khojir, K., Jazmi, K. A., Rosita, R., Sudadi, S., Setiawan, A., & Zainal, M. Z. (2025). Integration of local wisdom values in character education: A comparative study between Indonesia and Malaysia. Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 12(3), 307–322. https://journal.uinsi.ac.id/index.php/Tarbiyawat/article/view/11611
Maulida, R., Suryadi, S., Takdir, M., Mayasari, L. I., & Syam, A. R. (2025). Studi literatur manajemen pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah menengah pertama: Upaya membangun generasi berkarakter Nusantara. Proceeding of Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, 3(1), 222–228. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/semnas-ps/article/view/63635
Mulyangga, D., Jagad, M. A. B., Cahyani, V. R., & Ayundasari, L. (2025). Kearifan lokal sebagai sumber daya untuk membangun kebhinekaan peserta didik. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 3(1), 226–232. https://doi.org/10.17977/um084v3i12025p226-232
Napitupulu, A., Perkasa, R. D., & Fauza, H. (2024). Dalihan Na Tolu sebagai pandangan hidup dalam menumbuhkan karakter anak (Studi etnografi pada masyarakat Batak Toba Samosir). Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(1), 1106–1118. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i1.848
Noorbani, M. A., & Nur, M. (2023). Jogo Tonggo as a cultural policy: Transforming religious values and traditions into a control system. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 25(3). https://ejournal.brin.go.id/jmb/article/view/9298
Prapnuwanti, N. L., Susanti, K. D., Darma, I. W. W., Sastrawan, K. B., & Tristananda, P. W. (2024). Kurikulum Merdeka Belajar terintegrasi budaya lokal. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 8(1), 33–40. https://doi.org/10.23887/jppp.v8i1.68661
Putri, M., Khoironi, & Anggraini, Y. (2025). Analisis pemahaman mahasiswa pendidikan sejarah Universitas Jambi terhadap Seloko Melayu Jambi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 29967–29971. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/31831
Setyanugraha, A. T. (2026). Nilai-nilai pendidikan dalam Seloko Adat Melayu Jambi dan relevansinya dengan pembelajaran sejarah di SMA [Skripsi sarjana, Universitas Jambi]. Repository Universitas Jambi. https://repository.unja.ac.id/91264/
Sri Harsantik, G., & Khusumadewi, A. (2025). Integration Javanese Cultural Values into Multicultural Counseling Strategies to Develop Students' Attitudes. Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop, 6(1), 24–32. https://doi.org/10.37304/pandohop.v6i1.21143
Sumarni, M. L., Jewarut, S., Silvester, S., Melati, F. V., & Kusnanto, K. (2024). Integrasi nilai budaya lokal pada pembelajaran di sekolah dasar. Journal of Education Research, 5(3), 2993–2998. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1330
Susilorini, R. M. I. R. (Ed.). (2021). Kearifan lokal Jawa Tengah: Tak lekang oleh waktu. Universitas Katolik Soegijapranata. https://books.google.co.id/books?id=PwxYEAAAQBAJ&utm
Suyitno, S., Winarni, R., Suryani, N., & Roemintoyo, R. (2023). Strengthening multicultural education through local wisdom values in Indonesian schools. International Journal of Instruction, 16(4), 695–714. https://doi.org/10.29333/iji.2023.16438a
Tsaliki, L. (2022). Constructing young selves in a digital media ecology: Youth cultures, practices and identity. Information, Communication & Society, 25(4), 477–484. https://doi.org/10.1080/1369118X.2022.2039747
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














