EFEKTIVITAS PERLINDUNGAN KONSUMEN DI INDONESIA PADA ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i3.15384Keywords:
Consumer Protection, Data Privacy, Digital Economy, E-commerce, Indonesia, Regulation, Electronic TransactionsAbstract
The acceleration of the digital economy in Indonesia has transformed commercial transactions into fast-paced and paperless electronic exchanges. However, this transactional shift brings new vulnerabilities for consumers due to frequent personal data breaches, cyber frauds, and protracted dispute resolution mechanisms. This study aims to analyze the effectiveness of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection (UUPK) in addressing the complexities of electronic commerce (e-commerce) transactions. The research employed a normative juridical method utilizing statute and conceptual approaches through a systematic review of primary and secondary legal sources. The findings indicate that existing UUPK provisions are insufficient to accommodate cross-border digital transactions, as evidenced by rising secondary complaint data regarding non-conforming goods and digital fraud. This study concludes that an adaptive regulatory reform, harmonization with data privacy laws, and the establishment of online dispute resolution are imperative to ensure a secure and equitable digital commerce ecosystem.
ABSTRAK
Akselerasi ekonomi digital di Indonesia telah mengubah lanskap transaksi perdagangan menjadi berbasis elektronik yang serba cepat dan nirkertas. Kendati demikian, peralihan pola transaksi ini memunculkan kerentanan baru bagi konsumen akibat maraknya kebocoran data, kecurangan digital, dan lambatnya resolusi sengketa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) dalam menghadapi tantangan transaksi perdagangan elektronik (e-commerce) di era digital. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach) melalui telaah bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma UUPK belum memadai untuk merespons dinamika transaksi digital yang bersifat lintas batas, ditambah dengan tingginya aduan barang yang tidak sesuai pesanan dan penipuan daring. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pembaruan regulasi yang adaptif, harmonisasi hukum pelindungan data, serta integrasi mekanisme penyelesaian sengketa berbasis daring (online dispute resolution) mutlak diperlukan demi mewujudkan ekosistem transaksi digital yang adil dan berdaya kepastian hukum.
Downloads
References
Ali, A. B., & Zaygh, E. (2025). Transaksi jual beli online dan keadilan bagi konsumen Indonesia. Majelis, 2(4), 344–354. https://doi.org/10.62383/majelis.v2i4.1355
Badan Perlindungan Konsumen Nasional. (2024). Laporan tahunan pengaduan dan advokasi konsumen sektor niaga elektronik. BPKN Republik Indonesia.
Bintarawati, F., & Rismana, D. (2024). Efektivitas undang-undang perlindungan konsumen dalam memberikan perlindungan hukum bagi pengguna e-commerce di era ekonomi digital. Risalah Hukum, 20(2), 102–112. https://doi.org/10.30872/risalah.v20i2.1481
Cinta, A., & Maysarah, A. (2025). Perlindungan konsumen dalam transaksi online yang menjadi tantangan bagi generasi digital. Warta Dharmawangsa, 19(4), 1800–1808. https://doi.org/10.46576/wdw.v19i4.7267
Dzuhriyan, A. R., Permana, S., & Gufron, M. K. A. (2025). Consumer legal protection in online transactions: Challenges and opportunities in Indonesia’s digital economy. Justice Voice, 3(1), 9–16. https://doi.org/10.37893/jv.v3i1.1017
Hakim, M. L., & Kurniawan, I. G. A. (2025). Online dispute resolution as a progressive paradigm for consumer dispute resolution in e-commerce transactions. Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, 24(1), 4253–4264. https://doi.org/10.31941/pj.v24i2.7095
Hana, U. A., & Bilqhis, P. F. (2025). Peran lembaga perlindungan konsumen dalam menjamin hak-hak konsumen di Indonesia. Jurnal BANSI (Bisnis, Manajemen dan Akuntansi), 5(1), 1–12. https://doi.org/10.56303/bansi.v5i1.218
Islami, A., & Baba, M. Q. (2025). Analisis kepatuhan pelaku usaha terhadap undang-undang perlindungan konsumen di Indonesia. Media Hukum Indonesia (MHI), 3(4), 233–241. https://doi.org/10.5555/mhi.v3i4.102
Ismantara, S., & Prianto, Y. (2022). Relevansi hukum perlindungan konsumen Indonesia di era ekonomi digital. Prosiding Seminar Nasional Ke-IV Universitas Tarumanagara (SERINA IV), 321–330. https://doi.org/10.24912/serina.v1i1.16842
Kholik, M. A., Syifa, D. M., & Zulfaidah, R. (2026). Perlindungan konsumen digital: Hubungan hukum ekonomi, sanksi pidana, dan kewenangan negara dalam era digital. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 5071–5084. https://doi.org/10.55849/alzayn.v4i2.894
Kuahaty, S. S., Berlianty, T., Pesulima, T. L., Balik, A., & Lesnussa, M. (2021). Pendidikan perlindungan konsumen kepada masyarakat desa di Kecamatan Teon Nila Serua Kabupaten Maluku Tengah. AIWADTHU: Jurnal Pengabdian Hukum, 1(2), 63–70. https://doi.org/10.47268/aiwadthu.v1i2.656
Maharani, R., & Prakoso, A. L. (2024). Perlindungan data pribadi konsumen oleh penyelenggara sistem elektronik dalam transaksi digital. Jurnal USM Law Review, 7(1), 333–347. https://doi.org/10.26623/julr.v7i1.8705
Matheus, J., & Gunadi, A. (2023). Pembentukan lembaga pengawas perlindungan data pribadi di era ekonomi digital: Kajian perbandingan dengan KPPU. JUSTISI, 10(1), 20–35. https://doi.org/10.33506/jurnaljustisi.v10i1.2757
Muntazhira, R. N., Fitri, S. A., & Hafidzi, A. (2025). Efektivitas hukum perlindungan konsumen dalam transaksi digital. Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ), 1(1), 40–46. https://doi.org/10.61166/ierj.v1i1.12
Permata, S., & Haryanto, H. (2022). Perlindungan hukum terhadap pengguna aplikasi Shopee Pay Later. Krisna Law: Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, 4(1), 33–47. https://doi.org/10.37893/krisnalaw.v4i1.13
Pertiwi, R. F. (2026). Edukasi tentang undang-undang perlindungan konsumen di era digital dan pasar bebas. Masyarakat Berkarya: Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial, 3(1), 198–204. https://doi.org/10.57235/mb.v3i1.1450
Ramadhani, N., Afriana, A., & Yuanitasari, D. (2025). Online dispute resolution as a mechanism for resolving consumer disputes in the marketplace in seeking justice. Eduvest: Journal of Universal Studies, 5(5), 4984–4999. https://doi.org/10.59188/eduvest.v5i5.51166
Saputra, A. F. R., Shafwa, A. J., & Umam, R. (2025). Analisis efektivitas penerapan Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) dalam transaksi e-commerce di Indonesia. MRBEST: Media Riset Bisnis, Ekonomi, Sains dan Terapan, 3(2), 303–315. https://doi.org/10.62872/mrbest.v3i2.215
Situmeang, S. M. T. (2021). Penyalahgunaan data pribadi sebagai bentuk kejahatan sempurna dalam perspektif hukum siber. SASI, 27(1), 38–52. https://doi.org/10.47268/sasi.v27i1.394
Tamrin, B. (2025). Analisis hukum terhadap perlindungan konsumen dalam transaksi digital di Indonesia: Tinjauan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(6), 3246–3255. https://doi.org/10.56338/jks.v8i6.5381
Tsary, S. R. (2023). Application of the principle of good faith in electronic transactions (e-commerce) by consumers that use the Cash on Delivery (COD) method. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 10(10), 51–59. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v10i10.5098
Utomo, P., Widiastuti, A., & Hetiyasari, H. (2022). Online dispute resolution untuk meningkatkan akses keadilan bagi konsumen. QISTIE, 14(2), 113–125. https://doi.org/10.31942/jqi.v14i2.5596
Wahid, S. H. (2023). Formulation of a risk-based online dispute resolution model for e-commerce in Indonesia: Legal framework and its application. International Journal of Arts and Humanities Studies, 3(2), 9–23. https://doi.org/10.32996/ijahs.2023.3.2.2
Wahyulina, D., & Chrisdanty, F. (2023). Implementasi perlindungan hukum konsumen dalam bisnis atau transaksi online. MAKSIGAMA, 17(1), 72–86. https://doi.org/10.37303/maksigama.v17i1.143
Yulianingsih, S., & Putra, R. K. (2024). Analisis yuridis tentang perlindungan konsumen pada e-commerce di Indonesia: Pendekatan yuridis-normatif. Hakim: Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial, 2(4), 842–856. https://doi.org/10.51903/hakim.v2i4.2140
Zamrud, W. O., & Syarifuddin, M. (2022). Perlindungan hukum terhadap data pribadi konsumen pengguna jasa ojek online. Jurnal Ilmu Hukum Kanturuna Wolio, 3(2), 157–171. https://doi.org/10.55340/jkw.v3i2.787
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















