EFEKTIVITAS PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MENGUATKAN DIMENSI KEWARGAAN PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SD
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i3.15068Keywords:
Pendidikan Multikultural, Dimensi Kewargaan, Pendidikan PancasilaAbstract
The low citizhenship dimensión among elementary scholl students, evident from their tendency to form groups base don shared and limited intercultural communication, has become a pressing issue amid the demands of the Merdeka Curiculum to streegthen the Graduate Profile, particulary its citizenship dimensión. This study aims to detemine the effectiviess of multicultural education in strengthening the citizenship dimensión in the Pancasila Education subject among fifth-grade students at SD. The study employed a uantitative approach using a experimental method with a Pretest-Posttest Control Group Design, involing 27 students from class V A as the experimental group and 27 students from class V B as the control group, detemined though purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability, then analyzed trough the Shapiro-Wilk normality test, Levene’s homogenity test, and Independent Samples t-Test hypotesis test using IBM SPP Statistic. The result showed that the mean posttest score of the experimental group (86.81) was higher tan that of the control group (80.93), with the experimental group’s N-gain value (0,45) also higher tan that of the control group (0,12). The Independent Samples t-test yielded a significance value of 0,002 (< 0,05), leading to the rejection of H0 and the acceptance of Ha, with a Cohen’s effect size of 0,91, categorized as large. It can be concluded that multicultural education is proven effective in strengthening students’ citizenship dimensión in the Pancasila Education subject, and is therefore recommended as a learning approach that teachers can consistently integrate to support achievment of the Graduate Profile.
ABSTRAK
Rendahnya dimensi kewargaan siswa sekolah dasar, yang tampak dari kecenderungan berkelompok berdasarkan kesamaan latar belakang dan minimnya komunikasi antarbudaya, menjadi masalah mendesak di tengah tantangan Kurikulum Merdeka untuk menguatkan Profil Lulusan, khususnya dimensi kewargaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan multikultural dalam menguatkan dimensi kewargaan pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila siswa kelas V SD. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design, melibatkan 27 siswa kelas V A sebagai kelompok eksperimen dan 27 siswa kelas V B sebagai kelompok kontrol yang ditentukan melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis melalui uji normalitas Shaphiro-wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis Independent Samples Test dengan bantuan IBM SPP Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelompok eksperimen (86,81) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (80,93), dengan nilai N-Gain kelompok eksperimen (0,45) juga lebih tinggi daripada kelompok kontrol (0,12). Hasil uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (< 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, dengan effect size Cohen’s d sebesar 0,91 yang berkategori besar. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan multikultural terbukti efektif dalam menguatkan dimensi kewargaan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, sehingga direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat diintegrasikan secara konsisten oleh guru dalam mendukung pencapaian Profil Lulusan.
Downloads
References
Alimuddin, J. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Implementation of Kurikulum Merdeka in Elementary. Kontekstual, 4(2), 67–75. https://doi.org/10.46772/kontekstual.v4i02.995
Amin, F. (2025). Dampak dan tantangan implementasi wawasan multikultural terhadap penurunan konflik antar siswa di lingkungan sekolah. RIGGS: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 4(2), 5728–5734. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1496
Bachrudin, A. A. (2022). Analisis efektivitas pendidikan karakter melalui pendekatan multikultural pada pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4505–4516. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2858
Dewantara, J. A., Tomia, A., Arjon, V. M., Tasya, W., Tanjungpura, U., Pontianak, K., & Barat, P. K. (2022). Mengedepankan karakter budaya untuk membangun warga negara yang nasionalis. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 2715–2726. https://doi.org/10.31316/jk.v6i2.3108
Elfikasari, A., & Suardi. (2026). Analisis praktik, tantangan, dan strategi penguatan multikulturalisme dan toleransi di sekolah dasar. Didaktik, 12(1). https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.10834
Hidayat, M. A., Agustin, D. T., Hana, N., Ramadhani, R., & Ayu, D. (2025). Keunggulan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis pendekatan deep learning di SDN 1 Sungai Besar. Jurnal Pendidikan, 10(2), 251–264. https://doi.org/10.23969/jp.v10i2.30525
Idrus, I. A., Astuty, H. S., Kurnia, H., Jon, E., Rukhmana, T., & Ikhlas, A. (2024). Strategi pengembangan pendidikan multikultural di Indonesia. Community Development Journal, 5(3), 4418–4424. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i3.28563
Iskandar, S., Rosmana, P. S., Farhatunnisa, G., & Mayanti, I. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2). https://doi.org/10.55681/innovative.v3i2.1108
Lestari, C. I., Mukarromah, U., Hibatul, M., & Mushoffa, K. (2026). Kerangka operasional pendidikan multikultural: Konsep dan implementasinya dalam mewujudkan harmoni keberagaman. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Humaniora, 4(3), 1671–1678. https://doi.org/10.61104/alz.v4i3.5490
Liandy, S. (2022). Strategi pembelajaran PKn untuk meningkatkan toleransi siswa SD dalam masyarakat multikultural. Al-Mafahim: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 5(2), 17–20. https://doi.org/10.59078/almafahim.v5i2.592
Mazid, S., Sundawa, D., Prasetyo, D., & Novitasari. (2022). Penguatan karakter kewarganegaraan melalui Kampung Dolanan Nusantara Borobudur. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 7(2). https://doi.org/10.24269/jpk.v7i2.6142
Murdianto. (2024). Mengatasi stereotip etnis dan resistensi sosial melalui pendidikan agama Islam: Studi kasus komunitas Madura dan Tionghoa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Armada: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(12), 602–617. https://doi.org/10.55681/armada.v2i12.1596
Nahampun, D. Y., Nabila, F., Surbakti, N. B., MT, E. F., Arahman, A., & Tansoliova, L. (2025). Pendidikan inklusif di Indonesia: Studi pustaka atas perkembangan, tantangan, dan strategi implementasi. Jurnal Pendidikan, 10(2). https://doi.org/10.23969/jp.v10i2.26923
Nurfatihah, C., Amelia, D. P., Qomariyah, N., Pratiwi, S. Z., & Ardiansyah, V. (2025). Mengatasi isu SARA dan meningkatkan kohesi sosial melalui teori-teori pendidikan multikultural. Jurnal Pendidikan, 10(3). https://doi.org/10.23969/jp.v10i3.29153
Oktavia, N. I., Wardhani, P. A., & Wardatussa’diyah, I. (2024). Peran pendidikan multikultural dalam pembelajaran IPS untuk membentuk karakter toleransi pada anak kelas V SDN Cipinang Cempedak 01 Pagi. Jurnal Pendidikan, 9(2), 1514–1524. https://doi.org/10.23969/jp.v9i2.13461
Pratama, R., & Mahrua, M. (2025). Peran guru dalam membentuk karakter kebhinekaan global di sekolah dasar. JS: Jurnal Sekolah, 9(4), 784–792. https://doi.org/10.24114/js.v9i4.66663
Pratomo, H. W., Ni, A., Munasiroh, A., & Arisona, D. (2025). Pendidikan multikultural dalam pembelajaran di kelas: Jenis implementasi dan dampak bagi siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 10(1), 1704–1717. https://doi.org/10.24198/jipd.v10i1.22901
Sanuri, D. (2026). Pendidikan multikultural dalam kurikulum sekolah: Sebuah tinjauan pustaka sistematis pendahuluan metodologi. JESP: Jurnal Ekonomi dan Sosial Pendidikan, 1(1), 10–17. https://doi.org/10.59024/jesp.v1i1.37
Saputra, E. E. (2024). Pengembangan keterampilan sosial siswa sekolah dasar dalam konteks. Semesta: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2(4), 47–50. https://doi.org/10.70115/semesta.v2i3.175
Sari, I. K., Putri, R. I., Khoirunnisa, R. A., Andrian, F., & Madkur, A. (2025). Implementasi profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, 6(12), 1906–1916. https://doi.org/10.57171/3m764039
Subagio, M., Rifqi, A. F., & Mubin, N. (2026). Implementasi pendidikan multikultural dalam Kurikulum Merdeka di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 3(2), 17–24. https://doi.org/10.62543/jppi.v3i2.6243
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tamaeka, V., Nafiah, A., & Kasiyun, S. (2022). Internalisasi nilai-nilai toleransi melalui pembelajaran PPKN di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 2420–2424. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i4.5802
Zahro, A. K. (2026). Menciptakan lingkungan masyarakat yang beragam dan inklusif melalui pendidikan multikultural. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 3(2), 250–254. https://doi.org/10.62543/jppi.v3i2.6498
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















