IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DALAM PENGEMBANGAN SIKAP TOLERANSI PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP NEGERI 6 SAMARINDA
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i3.12957Keywords:
Pembelajaran, Pendidikan Pancasila, Peserta Didik, Sekolah Heterogen, Toleransi.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam pengembangan sikap toleransi peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 6 Samarinda serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Pancasila dan peserta didik kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam pengembangan sikap toleransi dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan, guru mengintegrasikan nilai toleransi ke dalam Modul Ajar Kurikulum Merdeka melalui elemen Bhinneka Tunggal Ika dan Profil Pelajar Pancasila. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan strategi diskusi kelompok heterogen yang memungkinkan peserta didik dari berbagai latar belakang suku, agama, dan kemampuan akademik berinteraksi secara langsung. Selain itu, guru menciptakan iklim kelas yang inklusif dengan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta didik untuk menyampaikan pendapat. Pada tahap evaluasi, guru melakukan penilaian afektif melalui observasi sikap, jurnal perilaku, dan penilaian antarteman. Kendala yang ditemukan meliputi egoisme peserta didik, rendahnya rasa percaya diri, pengaruh lingkungan luar sekolah, dan terbentuknya kelompok eksklusif (sirkel). Untuk mengatasi kendala tersebut, guru berperan sebagai teladan, motivator, dan fasilitator dalam membangun budaya toleransi di lingkungan sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk sikap toleransi peserta didik pada lingkungan sekolah yang heterogen.
Downloads
References
Aini, F., Suryadi, K., Komalasari, K., Husna, N., & Hidayati, M. (2025). Pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan harmonisasi sosial. Jurnal Soshum Insentif, 8(2), 114–125. https://doi.org/10.36787/jsi.v8i2.2216
Akintayo, O. T., Eden, C. A., Ayeni, O. O., & Onyebuchi, N. C. (2024). Inclusive curriculum design: Meeting the diverse needs of students for social improvement. International Journal of Applied Research in Social Sciences, 6(5), 770–784. https://doi.org/10.51594/ijarss.v6i5.1100
Assefa, E. A., & Zenebe, C. K. (2024). Fostering inclusive excellence: Strategies for effective diversity management in schools. International Journal of Research in Education Humanities and Commerce, 5(2), 189–211. https://doi.org/10.37602/ijrehc.2024.5216
Astuti, K. S., Belly, M., Maulana, R., & Armini, A. (2024). Differences in affective domain development music learning between Indonesia, The Netherlands, and France. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 24(1), 62–76. https://doi.org/10.15294/harmonia.v24i1.44034
Dwintari, J. W., & Murdiono, M. (2023). The strategy of integrating tolerance values into civics learning in inclusive school. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(2), 214–222. https://doi.org/10.21831/jc.v20i2.42158
Hakim, A. R., & Darojat, J. (2023). Pendidikan multikultural dalam membentuk karakter dan identitas nasional. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3), 1337–1346. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i3.1470
Halla, N., Tukan, C. A. R., Puka, R. K., & RM, C. A. (2026). Integrasi nilai-nilai Pancasila dalam Kurikulum Merdeka dan penguatan etika sosial. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(1), 1200–1209. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.2263
Husni, M., Ibrahim, D. S. M., Nursyaid, M. Y., & Parhanuddin, L. (2025). Sinergi peran guru dan orang tua dalam optimalisasi kecerdasan emosional peserta didik di SD Negeri 02 Masbagik Timur. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(3), 1382–1399. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.3.2025.6915
Immanuela, I. K., & Barana’, C. A. L. (2025). Pendidikan kewarganegaraan dan tantangan toleransi di daerah: Kajian kasus Kota Parepare. CARONG: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3), 257–266. https://doi.org/10.62710/ag8b7z83
Istianah, A., Darmawan, C., Sundawa, D., & Fitriasari, S. (2024). Peran pendidikan kebinekaan dalam pendidikan kewarganegaraan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang damai. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 15–29. https://doi.org/10.21067/jmk.v9i1.10192
Kiriana, N., & Widiasih, N. N. S. (2023). Penerapan survei karakter dan survei lingkungan belajar: Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di era disrupsi digital. GUNA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN HINDU, 10(1), 48–55. https://doi.org/10.25078/gw.v10i1.1822
Kurdi, M. S. (2023). Dampak pendidikan multikultural pada madrasah ibtidaiyah di Indonesia. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa, Sastra dan Budaya, 1(6), 215–244. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i1.322
Kusnadi, K., & Wulandari, N. A. T. (2024). Pendidikan damai: Memperkuat pemahaman hak asasi manusia dan keadilan sosial. Jurnal Basicedu, 8(1), 539–551. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.7126
Lumbantobing, P., & Maryani, E. (2024). Melatih keterampilan sosial siswa sekolah dasar melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). JGK (Jurnal Guru Kita), 8(2), 406–414. https://doi.org/10.24114/jgk.v8i2.55575
Nadhiroh, U., & Ahmadi, A. (2024). Pendidikan inklusif: Membangun lingkungan pembelajaran yang mendukung kesetaraan dan kearsipan budaya. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya, 8(1), 11–22. https://doi.org/10.30872/jbssb.v8i1.14072
Ngadha, M. C., Nitte, Y., Ati, V. M., Kusmawan, S. B., Nenoharan, V. C., Olinti, M. N., & Mbeo, T. A. (2024). Internalisasi nilai sila ke-2 Pancasila dalam memperkuat toleransi di SMP Negeri 5 Balfai Penfui Timur Kupang. Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat, 2(4), 107–113. https://doi.org/10.59581/garuda.v2i4.4374
Puspita, A. M. I., Ghony, A. E. A., Paramita, M. R., Albahri, N. M., Ayu, M. N., & Gumilar, G. P. D. (2024). Optimalisasi peran Pendidikan Pancasila dalam menumbuhkan sikap toleransi dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat, 2(2), 146–155. https://doi.org/10.59581/garuda.v2i2.3216
Suryaningsih, T., Maksum, A., & Marini, A. (2023). Membentuk profil pelajar Pancasila dimensi berkebinekaan global melalui pendidikan multikultural di sekolah dasar. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 7(3), 415–425. https://doi.org/10.20961/jdc.v7i3.79594
Sutisnawati, A., Maksum, A., & Marini, A. (2023). Implementasi pendidikan multikultural berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 di sekolah dasar. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 7(3), 430–441. https://doi.org/10.20961/jdc.v7i3.79769
Tasya, D. G., Hidayat, O. S., & Hadi, W. (2025). Analisis pemahaman kebhinekaan global siswa kelas IV sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 550–565. https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.28803
Tinambunan, D. R., Silalahi, M. M., Lathifah, M., Firman, A., Sinaga, A. D. P., & Iqbal, M. (2025). Pendidikan kewarganegaraan sebagai sarana penguatan wawasan kebangsaan dalam membangun masyarakat yang toleran. Jurnal Pendidikan dan Kewarganegaraan Indonesia, 2(2), 23–32. https://doi.org/10.61132/jupenkei.v2i2.242
Wijayanti, D. N., & Muthali’in, A. (2023). Penguatan dimensi berkebinekaan global profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Educatio, 18(1), 172–184. https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.12518
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














