CAMPUR KODE BAHASA UMA DALAM TUTURAN BAHASA RAMPI

Authors

  • Melti Tasya UNIVERSITAS TADULAKO
  • Idrus Idrus Universitas Alkhairaat
  • Al’afandi Al’afandi Universitas Alkhairaat

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v6i3.14199

Keywords:

Campur Kode, Bahasa UMA, Bahasa Rampi, Sosiolinguistik

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of the use of two local languages, namely the Rampi and Uma languages, in the daily interactions of the people of Mamu Village, Pipikoro District, Sigi Regency. The use of these two languages indicates language contact that allows code-mixing to occur in community communication. This research aims to describe the forms of code-mixing from Uma into Rampi and to identify the factors that cause code-mixing in the interactions of the people of Mamu Village. This research employs a descriptive qualitative approach. The data sources consist of utterances produced by the people of Mamu Village, collected through observation, interviews, participant observation, non-participant observation, recording, and note-taking techniques. The data were analyzed through the stages of transcription, identification, classification, and interpretation based on sociolinguistic studies and code-mixing theory. The results show that the forms of code-mixing found include the insertion of words, phrases, and clauses, with word insertion from Uma into Rampi being the most dominant form. The factors causing code-mixing include speaker-related factors, language habits, social closeness between speakers, the bilingual environment, and the desire to clarify the intended meaning of an utterance. This phenomenon demonstrates the close social relationship between Uma and Rampi speakers and reflects the dynamics of language contact in the daily life of the people of Mamu Village. Thus, code-mixing functions not only as a means of communication but also reflects the social and cultural identity of the local community.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan dua bahasa daerah, yaitu bahasa Rampi dan bahasa Uma, dalam interaksi sehari-hari masyarakat Desa Mamu, Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi. Penggunaan kedua bahasa tersebut menunjukkan adanya kontak bahasa yang memungkinkan terjadinya campur kode dalam komunikasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode bahasa Uma terhadap bahasa Rampi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode dalam interaksi masyarakat Desa Mamu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa tuturan masyarakat Desa Mamu yang diperoleh melalui observasi, wawancara, teknik simak libat cakap, simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Data dianalisis melalui tahap transkripsi, identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi berdasarkan kajian sosiolinguistik dan teori campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk campur kode yang ditemukan meliputi penyisipan kata, frasa, dan klausa, dengan bentuk yang paling dominan berupa penyisipan kata bahasa Uma ke dalam tuturan bahasa Rampi. Faktor penyebab campur kode meliputi faktor penutur, kebiasaan berbahasa, kedekatan sosial antarpembicara, lingkungan bilingual, dan keinginan memperjelas maksud tuturan. Fenomena tersebut menunjukkan adanya hubungan sosial yang erat antara penutur bahasa Uma dan bahasa Rampi serta mencerminkan dinamika kontak bahasa dalam kehidupan masyarakat Desa Mamu. Dengan demikian, campur kode tidak hanya berperan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga mencerminkan identitas sosial dan budaya masyarakat setempat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustian, F., Febrianti, Y., Nurjannah, N., Amalia, V., Nazurty, N., & Noviyanti, S. (2023). Peran Dan Fungsi Bahasa Dalam Kehidupan Manusia Era Industri 4.0 Dan Abad 21. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 4496-4507. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/7055

Ahmad, M. R., Dulyana, D., & Balfas, A. (2022). Campur Kode Bahasa Bugis Ke Dalam Bahasa Indonesia di Sekolah MI DDI Al-Irsyad Long Iram Seberang Kutai Barat. Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies, 5(2), 41-51. https://doi.org/10.30872/adjektiva.v5i2.1615

Andini, T. W., Lubis, Q. B., Hapiz, N. I., Andari, Z. P., Akrima, S., Sasmitha, A., & Wulandari, A. N. (2026). Campur Kode Bahasa Indonesia–Inggris dalam Tuturan Generasi Z di Media Sosial: Kajian Sosiolinguistik terhadap Fenomena “Bahasa Jaksel”. Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, dan Budaya, 2(1), 59-65. https://doi.org/10.70134/basadya.v2i1.1365

Arifianti, I. (2024). Sosiolinguistik. Cahya Ghani Recovery.

Etik, E., Harsia, H., & Kartini, K. (2022). Alih kode dan campur kode bahasa Toraja dengan bahasa Indonesia pada siswa kelas X SMK Kristen Palopo. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 8(1), 429–435. https://doi.org/10.30605/onoma.v8i1.1769

Fadila, F. N., Ambarwati, A., & Murniatie, I. U. (2025). Campur Kode Bahasa Daerah pada Tuturan Bahasa Indonesia dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap. Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran, 20(11). https://jim.unisma.ac.id/index.php/jp3/article/view/28481

Febrianto, A., Rakhmawati, A., & Saddhono, K. (2022). Dimensi masalah sosiolinguistik. Jurnal Sosial Humaniora Sigli, 5(2), 308-311.

Juariah, Y., Uyun, A., Nurhasanah, O. S., & Sulastri, I. (2020). Campur Kode dan Alih Kode Masyarakat Pesisir Pantai Lippo Labuan (Kajian Sosiolinguistik). Deiksis, 12(03), 327-335. http://dx.doi.org/10.30998/deiksis.v12i03.5264

Ningrum, A. C., & Tazqiyah, I. (2024). Peran Bahasa dalam Komunikasi Lintas Budaya: Memahani Nilai dan Tradisi yang Berbeda. Jurnal Selasar KPI: Referensi Media Komunikasi Dan Dakwah, 4(2), 146-167. https://doi.org/10.33507/selasar.v4i2.2575

Nova, N. W. (2025). Campur kode bahasa Indonesia dan bahasa daerah pada percakapan mahasiswa bersuku Batak di Banjarmasin. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 381-387. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.216

Rachman, A., Putri, N., Ulya, R. H., Sari, H. Y., Putri, D. S., & Putri, S. M. (2024). Alih dan campur kode pada konten podcast Pandeka di Noice dalam perspektif kajian sosiolinguistik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic, 8(3), 182-192. https://doi.org/10.36057/jips.v8i3.702

Romadhan, A. D. (2024). Campur Kode Pada Masyarakat Tutur di Kota Tarakan. AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 10(1), 387-396. http://dx.doi.org/10.37905/aksara.10.1.387-396.2024

Sania, R. N., & Lubis, F. (2023). Alih kode dan campur kode dalam interaksi masyarakat di Pasar Rabu Aceh Tengah. Bahterasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 24-38. https://doi.org/10.30596/jpbsi.v4i2.16246

Siregar, U. A., Silvi, N., Hasibuan, W., & Rambe, N. F. (2023). Bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia. Jurnal Hata Poda, 2(2), 95-104. https://doi.org/10.24952/hatapoda.v2i2.10535

Sitorus, Y. E., Wahyuni, I., & Purwanti, P. (2023). Campur Kode Bahasa Batak Toba di Samarinda Kajian Sosiolinguistik. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 7 (2), 439–446. http://dx.doi.org/10.30872/jbssb.v7i2.7794

Syakila, N., Simangunsong, T., Cibro, L. M., & Wulandari, A. N. (2026). Dinamika Sosiolinguistik Masyarakat Dwibahasawan: Analisis Penggunaan Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Digital. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 3(2), 692-679. https://doi.org/10.61722/jmia.v3i2.9434

Utami, S. P., & Baehaqie, I. (2026). Alih kode dan campur kode interaksi sosial antar warga Desa Gesik Kabupaten Cirebon: Kajian sosiolinguistik. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(2), 86-102. https://doi.org/10.61104/jq.v4i2.5373

Yusni, Y., & Sudirman, N. (2023). Alih Kode Campur Kode dalam Interaksi Penjual dan Pembeli di Pusat Niaga Palopo. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 3(2), 105-110. https://mail.dmi-journals.org/deiktis/article/view/466

Yusrolana, A., & Mintowati, M. (2025). Campur Kode dalam Interaksi Masyarakat Bilingual di Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo (Kajian Sosiolinguistik). Bapala, 12(2), 610-621. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/72332

Zuhri, M. S., Sumarwati, S., & Kurwidaria, F. (2020). Campur Kode Dan Alih Kode Bahasa Jawa-Riau Oleh Masyarakat Transmigran Jawa Di Riau. Sabdasastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa, 4(1), 1-14. https://doi.org/10.20961/sabpbj.v4i1.66421

Downloads

Published

2026-08-27

How to Cite

Tasya, M., Idrus, I., & Al’afandi, A. (2026). CAMPUR KODE BAHASA UMA DALAM TUTURAN BAHASA RAMPI. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(3), 2802–2816. https://doi.org/10.51878/social.v6i3.14199

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.