ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI MADRASAH ALIYAH DARUN NAJAH: STUDI KASUS KESELARASAN PENDIDIKAN IPS (EKONOMI) DENGAN-NILAI NILAI AGAMA
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v5i2.6192Keywords:
Kurikulum Merdeka, Pendidikan IPS Ekonomi, Nilai-Nilai Agama, Madrasah, Kompetensi GuruAbstract
The Merdeka Curriculum was introduced as an educational reform effort to provide teachers with the flexibility to design contextual and relevant learning, including the integration of religious values into Social Studies subjects, particularly Economics. This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum at Madrasah Aliyah Darun Najah, focusing on the alignment between economic education and Islamic values. This qualitative research adopts a case study approach. Data were collected through in-depth interviews and participatory observations involving the principal, vice principal of curriculum affairs, and social studies teachers. The findings reveal that the implementation of the Merdeka Curriculum at this madrasah has not yet been optimal due to limited teacher understanding, lack of training, and the low academic qualifications of some educators. The learning process remains dominated by one-way lecture methods, which hinder teacher-student interaction and student engagement, and has yet to fully integrate Islamic values into economic education. Therefore, continuous training is needed, not only focusing on the technical aspects of the curriculum but also on pedagogical competence to combine economic education with Islamic principles. Strategies such as role modeling, habituation, and moral guidance are recommended to support the internalization of religious values in the learning process.
ABSTRAK
Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pendidikan dengan memberikan kebebasan kepada guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan relevan, termasuk integrasi nilai-nilai agama dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), khususnya Ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Aliyah Darun Najah, dengan fokus pada keselarasan antara pendidikan ekonomi dan nilai-nilai agama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap kepala madrasah, waka kurikulum, dan guru IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah ini belum berjalan optimal karena keterbatasan pemahaman guru, kurangnya pelatihan, dan rendahnya kualifikasi akademik beberapa pengajar. Pembelajaran masih didominasi metode ceramah satu arah, yang menghambat interaksi dan keaktifan siswa serta belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam materi ekonomi. Untuk itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan yang tidak hanya menekankan aspek teknis kurikulum, tetapi juga kemampuan pedagogis dalam menyatukan pendidikan ekonomi dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. Strategi seperti keteladanan, pembiasaan, dan pemberian nasihat direkomendasikan untuk mendukung internalisasi nilai-nilai agama dalam proses pembelajaran.
Downloads
References
Ahsani, E. L. F., et al. (2022). Pembentukan karakter religius siswa melalui aktivitas sholat dan tahfidz qur’an di SD Al-Ma’soem Bandung. Arzusin, 2(1), 54. https://doi.org/10.58578/arzusin.v2i1.213
Annisha, D. (2024). Integrasi penggunaan kearifan lokal (local wisdom) dalam proses pembelajaran pada konsep kurikulum merdeka belajar. Jurnal Basicedu, 8(3), 2108. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7706
Hunaepi, H., & Suharta, I. G. P. (2024). Transforming education in Indonesia: The impact and challenges of the Merdeka Belajar curriculum. Path of Science, 10(6), 5026. https://doi.org/10.22178/pos.105-31
Isma, A. (2023). Peta permasalahan pendidikan abad 21 di Indonesia. Jurnal Pendidikan Terapan, 1(3), 11. https://doi.org/10.61255/jupiter.v1i3.153
Khaeruddin, K. (2024). Analisis pendidikan di India dan perbandingannya dengan pendidikan Indonesia. Danadyaksa Historica, 3(2), 77. https://doi.org/10.32502/jdh.v3i2.5987
Khairunnisah, N. A., et al. (2023). Lecturer learning media development training through preparation socialization of learning tools for semester learning plans (RPS). Abdi Masyarakat, 5(2), 2425. https://doi.org/10.58258/abdi.v5i2.6249
Manurung, S. Y., & Listiani, T. (2020). Menjadi guru yang reflektif melalui proses berpikir reflektif dalam pembelajaran matematika. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 16(1), 58. https://doi.org/10.19166/pji.v16i1.2262
Mappaenre, A., et al. (2023). The implementation of character education in Madrasah. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(2), 166. https://doi.org/10.54069/attadrib.v5i2.302
Marzuni, R., & Romelah, R. (2023). Implementasi pendidikan karakter dalam Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Pulau Tiga-Natuna. Research and Development Journal of Education, 9(1), 61. https://doi.org/10.30998/rdje.v9i1.13881
Mulyadi, R., et al. (n.d.). Pendidikan agama Islam sebagai sarana membentuk identitas keagamaan dalam masyarakat multikultural. Journal of Islamic Studies, 2(3).
Nurcholida, A., & Zunaidi, M. (2021). Pembentukan perilaku ekonomi yang berwawasan Pancasila melalui penerapan pendidikan ekonomi di lingkungan. Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Pendidikan, 1(2), 97–104. https://doi.org/10.17977/um066v1i22021p97-104
Prayogi, R. D. (2020). Kecakapan abad 21: Kompetensi digital pendidik masa depan. Manajemen Pendidikan, 14(2). https://doi.org/10.23917/jmp.v14i2.9486
Rodhiyana, M. (2022). Strategi internalisasi nilai-nilai islami pada peserta didik. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 96-105. https://doi.org/10.34005/tahdzib.v5i1.1964
Ronsumbre, S., et al. (2023). Pembelajaran digital dengan kecerdasan buatan (AI): Korelasi AI terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1464. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5761
Sari, C. N., & Hendriani, W. (2021). Hambatan pendidikan inklusi dan bagaimana mengatasinya: Telaah kritis sistematis dari berbagai negara. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 9(1), 97. https://doi.org/10.22219/jipt.v9i1.14154
Sartini, S., et al. (2024). Tantangan kepemimpinan adaptif dalam dunia pendidikan di era generasi milenial. Teaching: Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 4(2), 98. https://doi.org/10.51878/teaching.v4i2.3047
Savina, N. N. (2019). Major factors of teachers’ resistance to innovations. Ensaio: Avaliação e Políticas Públicas Em Educação, 27(104), 589. https://doi.org/10.1590/s0104-40362019002701807
Setiawan, D., et al. (2018). Inhibiting factor of primary school teacher competence in Indonesia: Pedagogic and professionalism. Asian Social Science, 14(6), 30. https://doi.org/10.5539/ass.v14n6p30
Subekti, R. B., et al. (2022). Tanggapan guru dan siswa terhadap blended learning pada masa pandemi Covid-19 mata pelajaran PJOK di SMAN 1 Singosari tahun ajaran 2020/2021. Sport Science and Health, 4(8), 748. https://doi.org/10.17977/um062v4i82022p748-760
Sucipto, S., et al. (2024). Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar: Systematic literature review. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1). https://doi.org/10.20961/jkc.v12i1.84353
Syahid, A. A., et al. (2022). Analisis kompetensi digital guru sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4600. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2909
Yasin, A., & Rahmadian, M. I. (2024). Strategi pendidikan agama Islam dalam menghadapi tantangan pluralisme agama di masyarakat multikultural. Aksiologi: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(1), 44–54. https://doi.org/10.47134/aksiologi.v5i1.208
Zaini, M. A. A. (2021). Strengthening the quality of human resources (HR) in improving the quality of Islamic education in madrasah. Didaktika Religia, 9(1), 81. https://doi.org/10.30762/didaktika.v9i1.3164
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













