IMPLEMENTASI MODEL LENTERA PADA PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS DAN KOLABORASI SISWA KELAS III
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i3.12925Keywords:
Berfikir Kritis, Kolaborasi, Model LENTERAAbstract
ABSTRACT
This study was motivated by the low level of students’ critical thinking and collaboration skills in Pancasila Education learning. Conventional learning activities resulted in limited student participation and interaction during the learning process. This study aimed to improve students’ critical thinking and collaboration skills through the implementation of the LENTERA learning model. The LENTERA model integrates Contextual Teaching and Learning (CTL), Example Non Example, Numbered Heads Together (NHT), and Problem-Based Learning (PBL) to create active, contextual, collaborative, and student-centered learning. This study employed Classroom Action Research (CAR) with a qualitative approach, conducted in two cycles consisting of four meetings involving third-grade students at SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin. Data were collected through observations of students’ critical thinking and collaboration skills. The results showed an improvement in students’ critical thinking skills, increasing from 77% in the first meeting, categorized as skilled, to 100% in the fourth meeting, categorized as highly skilled. Students’ collaboration skills also increased from 81% to 100%, with the final result categorized as highly skilled. These findings indicate that the implementation of the LENTERA learning model can improve students’ critical thinking and collaboration skills in Pancasila Education learning.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis dan keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Pembelajaran yang masih berlangsung secara konvensional menyebabkan keterlibatan dan interaksi siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan kolaborasi siswa melalui penerapan model pembelajaran LENTERA. Model LENTERA memadukan Contextual Teaching and Learning (CTL), Example Non Example, Numbered Heads Together (NHT), dan Problem Based Learning (PBL) untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, kolaboratif, dan berpusat pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus dan empat pertemuan pada siswa kelas III SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap kemampuan berpikir kritis dan keterampilan kolaborasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis dari 77% pada pertemuan pertama dengan kategori terampil menjadi 100% pada pertemuan keempat dengan kategori sangat terampil. Keterampilan kolaborasi juga mengalami peningkatan dari 81% menjadi 100% dengan kategori sangat terampil pada pertemuan terakhir. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model pembelajaran LENTERA dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Downloads
References
Agusta, A. R., & Pratiwi, D. A. (2021). Developing blended learning model MARTAPURA to improve soft and social skills. Proceedings of the 4th Sriwijaya University Learning and Education International Conference (SULE-IC 2020), 513, 294–302. https://doi.org/10.2991/assehr.k.201230.121
Agusta, A. R., Suriansyah, A., Hayati, R. P., & Mahmudy, M. N. (2021). Learning model Gawi Sabumi based on local wisdom to improve student’s high order thinking skills and multiple intelligence on elementary school. International Journal of Social Science and Human Research, 4(11), 3269–3283. https://doi.org/10.47191/ijsshr/v4-i11-29
Amijaya, D. R., & Ristiani, I. (2023). Model pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) pada sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(4), 57–63. https://doi.org/10.55606/jpbb.v2i4.2215
Anindita, A. M., & Pertiwi, F. N. (2022). Komparasi Jigsaw dan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan menggali informasi peserta didik. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 2(2), 171–185. https://doi.org/10.21154/jtii.v2i2.821
Anita, M. P., Muhammadi, Putera, R. F., & Masniladevi. (2025). Peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan model kooperatif tipe Example Non Example di kelas IV SDN 04 Talaok Kabupaten Pesisir Selatan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 221–231. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.23908
Artini, N. M. (2022). Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan prestasi belajar IPA siswa SD Negeri 3 Lemukih Singaraja. Indonesian Journal of Educational Development, 3(3), 409–417. https://doi.org/10.5281/zenodo.7367614
Awaliah, N., & Risan, R. (2023). Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas V SD Negeri Centre Malino Kabupaten Gowa. INDOPEDIA: Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan, 1(4). https://indopediajurnal.my.id/index.php/jurnal/article/view/140
Azizah, F. N., & Wahyudi, A. B. E. (2026). Penerapan model Numbered Head Together (NHT) dengan multimedia untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 14(1). https://jurnal.uns.ac.id/jkc/article/view/115174/54383
Badriyah, S., Hartika, Z., & Gusmanelli, G. (2025). Analisis keterampilan berpikir kritis siswa setelah menerapkan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning). Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.61132/jbpai.v3i1.829
Barus, C. F., & Fauzi, Z. A. (2025). Penerapan model pembelajaran PBL, TPS, dan Example Non Example dengan media pasar terapung dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada muatan IPAS di kelas III SD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 500–510. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/33224
Cahya, M. D., Pamungkas, Y., & Faiqoh, E. N. (2023). Analisis karakteristik siswa sebagai dasar pembelajaran berdiferensiasi terhadap peningkatan kolaborasi siswa. BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi, 8(1), 31–45. https://ejurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/BIOMA/article/view/372
Fathonah, S., & Metroyadi. (2024). Meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan kerja sama menggunakan kombinasi model pembelajaran PBL, NHT, dan TGT di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(4), 341–359. https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/4653
Fitri, R., Nisma, N., Wahyudi, A. A., & Idrus. (2024). Penggunaan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan mengingat huruf dan angka pada siswa kelas 1 A SD Negeri Gunung Sari 1. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(4). https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/5277
Hendarwati, E., Nurlaela, L., & Bachri, B. S. (2021). The collaborative problem based learning model innovation. Journal of Educational and Social Research, 11(4), 97–106. https://www.richtmann.org/journal/index.php/jesr/article/view/12551
Hidayatullah, M. W., & Asrani. (2025). Meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Contextual Teaching and Learning, Number Heads Together, dan Make A Match pada muatan matematika di SDN Tanjung Pagar 3 Banjarmasin. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 288–304. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/32490
Huda, N., & Aslamiah. (2024). Meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa kelas V sekolah dasar dengan menggunakan model PLANT. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran (JTPP), 2(2), 592–596. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jtpp/article/view/410
Istiqomah, H., & Purnomo, A. R. (2026). Integrasi asesmen formatif dalam pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP pada materi pemisahan campuran. Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu, 6, 166–176. https://pusdig.my.id/pelita/article/view/1274/1075
Jahro, I. S., Sutiani, A., Suryani, S., & Nugraha, A. W. (2024). Improving students’ HOTs-literacy abilities through making summaries at the end of learning. Jurnal Inovasi Pembelajaran Kimia, 6(1), 153. https://doi.org/10.24114/jipk.v6i1.57484
Jatmiko, H. T. P., & Putra, R. S. (2022). Refleksi diri guru Bahasa Indonesia dalam pembelajaran berdiferensiasi di sekolah penggerak. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(2). https://doi.org/10.30651/lf.v6i2.14701
Laeni, M., & Retno, A. S. (2025). Kemampuan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar pada materi suhu dan kalor. Jurnal Sosial dan Sains, 5(4), 854–862. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i4.32141
Latipah, Prihandoko, Y., Noorhapizah, & Darmiyati. (2025). Meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa Pendidikan Pancasila menggunakan model PANCA kelas IV SDN Teluk Dalam 9. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 251–265. https://www.journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/31501
Marinda, F. R., & Rakhmawan, A. (2025). Penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media AR pada materi tata surya untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Jurnal Natural Science Educational Research, 8(1), 43–48. https://journal.trunojoyo.ac.id/nser/article/view/22033/10748
Marsela, C., Hutagaol, M. M., Ginting, A. B., Safitri, J., Afis, L., Sitorus, N., Pangaribuan, S. S., & Gultom, M. G. (2021). Penerapan model pembelajaran Example Non-Example dengan media game edukasi Quizizz dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Journal of Natural Sciences, 2(2), 53–61. https://doi.org/10.34007/jonas.v2i2.100
Nadhiroh, S., & Anshori, I. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4(1), 56–68. https://doi.org/10.53802/fitrah.v4i1.292
Ningsih, N. P., & Berek, F. (2023). Upaya guru dalam meningkatkan keaktifan siswa di dalam kelas dan implikasi bagi guru masa kini. Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama, 1(3). https://doi.org/10.55606/jutipa.v1i3.116
Nur, B. E. S., Hamdani, M., & Muhajirin, M. (2026). Analisis model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kolaborasi peserta didik pada mata pelajaran matematika kelas IV SDN 1 Sambik Elen tahun pelajaran 2024/2025. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12, 106–114. https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13769/9617
Nurfitriani, E., & Haifaturrahmah. (2025). Strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan abad 21 pada siswa di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 270–284. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/34534/18054
Nurhaliza, S., & Asrani. (2025). Efektivitas model PBL, NHT dan TGT dalam meningkatkan aktivitas dan berpikir kritis. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran (JTPP), 3(1), 178–186. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jtpp/article/view/1100
Safitri, R. F., & Haryani, S. (2025). Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi stoikiometri melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi terintegrasi Problem Based Learning (PBL) dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 19(1), 41–50. https://journal.unnes.ac.id/journals/JIPK/article/view/1324/3628
Shofa, A. A., & Azizah, U. (2022). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis blended learning untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi. Pendipa Journal of Science Education, 6(2), 522–530. https://doi.org/10.33369/pendipa.6.2.522-530
Sumilat, J. M., & Lengkong, A. A. (2025). Studi literatur: Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada materi bilangan kelas 3 di sekolah dasar. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 3770–3774. https://al-haramjournal.com/index.php/J-CEKI/article/view/14440/9678
Suriansyah, A., & Agusta, A. R. (2021). Effectiveness of learning model of Gawi Sabumi to improve students’ high order thinking skills and ecological awareness. Tropical Wetland Journal, 7(2), 68–86. https://twj.ulm.ac.id/index.php/twj/article/view/104
Suriansyah, A., Agusta, A. R., & Setiawan, A. (2021). Model blended learning ANTASARI untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah. Journal of Economics Education and Entrepreneurship, 2(2), 90. https://doi.org/10.20527/jee.v2i2.4102
Tiara, V., Ninawati, Liska, F., Alya, R., & Barella, Y. (2024). Menggali potensi Problem Based Learning: Definisi, sintaks, dan contoh nyata. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 121–128. https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.153
Wati, M., Syamsuddin, A., & Rukli, R. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Mobile Learning Terhadap Kemampuan Kolaborasi Matematika Siswa Kelas IV SD. Indonesian Journal of Educational Science (IJES), 5(1), 56-64. https://ojs.unsulbar.ac.id/index.php/ijes/article/view/1834/981
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















