PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMUNIKASI MELALUI MODEL HANTARAN BERBANTUAN MEDIA CERIPAS PADA PEMBELAJARAN IPAS
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v6i3.12900Keywords:
Berpikir Kritis, Komunikasi, Hantaran, CeripasAbstract
The low critical thinking skills and the ability to convey ideas orally and in writing in comprehensive Natural and Social Sciences learning are the background of this research. These operational problems result in the passivity of fifth-grade elementary school students in identifying daily contextual problems. The main focus of this research is to describe and analyze the escalation of critical reasoning capacity and interpersonal communication of students through the implementation of the integrated HANTARAN model assisted by CERIPAS media. The steps of this Classroom Action Research were implemented in a structured manner in four meetings involving 30 students. Primary data collection used observation techniques, oral tests, and performance assessments, which were analyzed descriptively qualitatively and quantitatively. The results of the quantitative research empirically revealed an increase in classical completeness of critical thinking skills from the initial meeting by 10 percent to 84 percent. In line with that, student communication achievement skyrocketed from 4 percent to successfully reach the target figure of 87 percent at the final meeting. The main conclusion confirms that the innovative HANTARAN model based on the integration of Project Based Learning, Contextual Teaching and Learning, and Role Playing has been proven to be very effective in boosting the quality of basic instruction. The use of interactive visual media rich in contextual stories is recommended as an innovative curative strategy for elementary education practitioners to cultivate character and shape the identity of lifelong learners in a sustainable manner.
ABSTRAK
Rendahnya keterampilan berpikir kritis serta kecakapan menyampaikan gagasan secara lisan maupun tulisan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial komprehensif melatarbelakangi penelitian ini. Masalah operasional tersebut mengakibatkan kepasifan murid kelas lima sekolah dasar dalam mengidentifikasi masalah kontekstual harian. Fokus utama penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis eskalasi kapasitas bernalar kritis serta komunikasi interpersonal murid melalui implementasi model HANTARAN terpadu berbantuan media CERIPAS. Langkah-langkah Penelitian Tindakan Kelas atau Classroom Action Research ini dilaksanakan secara terstruktur dalam empat pertemuan yang melibatkan subjek sebanyak 30 murid. Pengumpulan data primer menggunakan teknik observasi, tes lisan, dan penilaian performa, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian kuantitatif secara empiris menyingkap peningkatan ketuntasan klasikal keterampilan berpikir kritis dari pertemuan awal sebesar 10 persen melonjak menjadi 84 persen. Selaras dengan itu, capaian komunikasi murid meroket dari 4 persen hingga berhasil mencapai target angka 87 persen pada pertemuan terakhir. Simpulan utama menegaskan bahwa model HANTARAN inovatif berbasis integrasi Project Based Learning, Contextual Teaching and Learning, dan Role Playing teruji sangat efektif mendongkrak mutu instruksional dasariah. Penggunaan media visual interaktif kaya cerita kontekstual ini direkomendasikan sebagai salah satu strategi kuratif inovatif bagi praktisi pendidikan dasar untuk menumbuhkan budi pekerti serta membentuk identitas pembelajar sepanjang hayat secara berkelanjutan.
Downloads
References
Acesta, A. (2020). Analisis kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa materi IPA di sekolah dasar. Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi, 12(2), 170–177. https://doi.org/10.25134/quagga.v12i2.2831
Effendi, M. I., & Yoto, Y. (2024). Pembelajaran abad-21 melalui model Project Based Learning terintegrasi STEM (PJBL-STEM) dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 9(1), 67–75. https://doi.org/10.28926/briliant.v9i1.1637
Ginting, P., & Yosefa, S. (2024). Peningkatan hasil belajar dan disiplin siswa menggunakan model Contextual Teaching and Learning. School Education Journal PGSD FIP UNIMED, 14(1), 50–59. https://doi.org/10.24114/sejpgsd.v14i1.58032
Hartini, S., & Chumaeson, W. (2021). Peningkatan rasa percaya diri melalui pelatihan public speaking pada siswa SMK N I Selo Boyolali. SENYUM BOYOLALI, 2(1), 33–39. https://doi.org/10.36596/sb.v2i1.572
Iswati, I., Sukarman, S., & Faqih, A. (2025). Pengaruh metode Contextual Teaching and Learning untuk meningkatkan kompetensi pada materi realitas sosial (Studi kasus: Kelas X MAN 1 Jepara). AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(1), 539–550. https://doi.org/10.37481/jmh.v5i1.1258
Melsi, M., Syamsuardi, S., & Herman, H. (2023). Pengaruh metode bercerita berbasis gambar seri terhadap kemampuan berbicara anak. Jurnal Usia Dini, 9(3), 415–424. https://doi.org/10.24114/jud.v9i3.55416
Ni’mah, U., Purnanto, A. W., & Rahmawati, P. (2023). Analisis implementasi model pembelajaran memirsa pada tahapan kemampuan kognitif berbahasa usia 6-7 tahun. FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 19(2), 319–345. https://doi.org/10.25134/fon.v19i2.8058
Noorhapizah, N., Pratiwi, D. A., & Ramadhanty, K. (2022). Meningkatkan keterampilan berpikir kritis menggunakan SMART model untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(2), 613–624. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i2.3773
Nugrohadi, S., & Anwar, M. T. (2022). Pelatihan Assembler Edu untuk meningkatkan keterampilan guru merancang Project-based Learning sesuai Kurikulum Merdeka Belajar. Media Penelitian Pendidikan: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran, 16(1), 77–80. https://doi.org/10.26877/mpp.v16i1.11953
Priyambodo, P. (2020). Inovasi pembelajaran berbasis teori kecerdasan majemuk untuk pengembangan peran sekolah di era 4.0. HUMANIKA, 19(2), 139–156. https://doi.org/10.21831/hum.v19i2.29269
Putri, A. D., & Nurhafizah, N. (2023). Pengaruh e-modul bermain peran terhadap kemampuan berkomunikasi anak di TK. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7116–7122. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5572
Qodri, L. L., Neviyarni, N., & Zen, Z. (2025). Perkembangan intelektual anak sebagai dasar optimalisasi potensi belajar di sekolah dasar. TSAQOFAH, 5(4), 3429–3435. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v5i4.6326
Rahayu, F. R. (2023). Strategi komunikasi efektif guru dalam membentuk kepercayaan diri siswa di MTs YPK Cijulang. Jurnal Pelita Nusantara, 1(1), 116–123. https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v1i1.128
Rahmawati, S., & Dewi, N. K. (2020). Dampak media pembelajaran kisah keteladanan terhadap karakter peduli sosial dan prestasi belajar anak sekolah dasar. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 153–163. https://doi.org/10.21831/jc.v17i2.30574
Ramadhani, S. P., MS, Z., & Fahrurrozi, F. (2021). Analisis kebutuhan desain pengembangan model IPA berbasis Project Based Learning untuk meningkatkan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 1819–1824. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1047
Rizqiyah, N. (2021). Implementasi Technological Pedagogical Content Knowledge sebagai modernisasi di bidang pendidikan. NIAGAWAN, 10(2), 159–168. https://doi.org/10.24114/niaga.v10i2.25004
Sanisah, S., & Sanisah, S. (2022). Meningkatkan kemampuan critical thinking dan mengkomunikasikan hasil belajar geografi dengan teknik WS-2M. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 6(1), 47–56. https://doi.org/10.29408/geodika.v6i1.4630
Setyawan, B. S. (2021). Upaya meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pembelajaran IPAS melalui Problem Based Learning. Jurnal Pendidikan Sultan Agung, 1(1), 66–74. https://doi.org/10.30605/jp-sa.v1i1.34097
Sihombing, S. J., & Rahmadi, P. (2024). Guru Kristen sebagai pembimbing dan penuntun dalam konsep kelas tiga dinding Ki Hajar Dewantara melalui pembelajaran autentik. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 6(1), 76–87. https://doi.org/10.19166/dil.v6i1.7788
Sirad, L. O., & Arbain, A. (2024). Inovasi pembelajaran kombinatorial berorientasi pada higher order thinking skill. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 13(1), 76–85. https://doi.org/10.24127/ajpm.v13i1.8545
Sulastri, S., & Pertiwi, F. N. (2020). Problem based learning model through contextual approach related with science problem solving ability of junior high school students. INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal, 1(1), 50–58. https://doi.org/10.21154/insecta.v1i1.2059
Utami, P. R., Rahmawati, L., & Noktaria, M. (2025). Pengembangan kompetensi dan soft skill dalam implementasi Kurikulum Merdeka: Tinjauan literatur. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 55–65. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4734
Wahyudiono, A. (2023). Perkembangan Kurikulum Merdeka Belajar dalam tantangan era Society 5.0. Education Journal: Journal Educational Research and Development, 7(2), 124–131. https://doi.org/10.31537/ej.v7i2.1234
Wijaya, S., & Handayani, S. (2021). Pengaruh Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2521–2529. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1227
Yarun, A., Bakar, M. Y. A., & Kholis, N. (2023). Assessing the preparedness of Islamic religious education teachers in Indonesia for technology-based learning innovations. TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 91–105. https://doi.org/10.30659/jpai.6.2.91-105
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















