KETIKA AYAH TAK HADIR: PERAN STRATEGI KOPING BERFOKUS PADA MASALAH DAN DUKUNGAN SOSIAL UNTUK MENUMBUHKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGI GENERASI Z DI KABUPATEN KARAWANG
Psikologi
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.11486Keywords:
Ketiadaan Peran Ayah, Kesejahteraan Psikologis, Strategi Koping Berfokus Pada Masalah, Dukungan Sosial, Generasi ZAbstract
Father absence may be associated with various psychological challenges among Generation Z, particularly in self-acceptance, social relationships, and the development of life goals. However, studies simultaneously examining the roles of problem-focused coping and social support in predicting psychological well-being among Generation Z individuals experiencing father absence, particularly in Karawang Regency, remain limited. This study aimed to analyze the roles of problem-focused coping and social support in predicting the psychological well-being of Generation Z individuals experiencing father absence in Karawang Regency. A quantitative approach with a predictive correlational design was employed. The sample consisted of 349 Generation Z respondents selected through nonprobability quota sampling. Data were collected using a problem-focused coping scale, the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), and Ryff’s Psychological Well-Being Scale. The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results showed that problem-focused coping and social support jointly played significant roles in predicting psychological well-being. Partially, both problem-focused coping and social support were positive and significant predictors of psychological well-being. Social support demonstrated a stronger predictive role than problem-focused coping. These findings indicate that individuals with a greater ability to address problems actively and higher levels of perceived social support tend to have better psychological well-being.
ABSTRAK
Ketiadaan peran ayah dapat berkaitan dengan berbagai tantangan psikologis pada Generasi Z, terutama dalam penerimaan diri, hubungan sosial, dan pembentukan tujuan hidup. Namun, penelitian yang secara simultan menguji peran strategi koping berfokus pada masalah dan dukungan sosial dalam memprediksi kesejahteraan psikologis pada Generasi Z yang mengalami ketiadaan peran ayah, khususnya di Kabupaten Karawang, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi koping berfokus pada masalah dan dukungan sosial dalam memprediksi kesejahteraan psikologis Generasi Z yang mengalami ketiadaan peran ayah di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional prediktif. Sampel penelitian terdiri atas 349 responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik sampling nonprobabilitas dengan metode kuota. Data dikumpulkan menggunakan skala strategi koping berfokus pada masalah, Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Ryff’s Psychological Well-Being Scale. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi koping berfokus pada masalah dan dukungan sosial secara bersama-sama berperan signifikan dalam memprediksi kesejahteraan psikologis. Secara parsial, strategi koping berfokus pada masalah dan dukungan sosial masing-masing menjadi prediktor positif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis. Dukungan sosial menunjukkan peran prediktif yang lebih kuat dibandingkan strategi koping berfokus pada masalah. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan individu dalam menghadapi masalah secara aktif dan semakin besar dukungan sosial yang dipersepsikan, semakin tinggi pula kesejahteraan psikologisnya.
Downloads
References
Altira, A., Safarina, N. A., & Musni, R. (2024). Hubungan dukungan sosial dengan kesejahteraan sosial pada mahasiswa baru di Universitas Malikussaleh. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(3), 512–526. https://doi.org/10.2910/insight.v2i3.17547.
Andrea, C. B. S., Santi, D. E., & Ananta, A. (2023). Meningkatkan psychological well-being dewasa awal: Bagaimana peranan problem-focused coping dan optimisme? INNER: Journal of Psychological Research, 2(3), 445–458. https://aksiologi.org/index.php/inner/article/view/701
Ashari, Y. (2018). Fatherless in Indonesia and its impact on children’s psychological development. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 15(1), 35–40. https://doi.org/10.18860/psi.v15i1.6661
Ayu, H. R., & Mujiasih, E. (2022). Kesejahteraan psikologis ditinjau dari problem-focused coping pada karyawan PT Pantjatunggal Knitting Mill Semarang. Jurnal Empati, 11(4), 245–250. https://doi.org/10.14710/empati.0.36469
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. (2023). Kabupaten Karawang dalam angka 2023 (Katalog No. 1102001.3215; Publikasi No. 32150.2302).
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. (2024). Kabupaten Karawang dalam angka 2024 (Katalog No. 1102001.3215; Publikasi No. 32150.24001).
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. (2025). Kabupaten Karawang dalam angka 2025 (Katalog No. 1102001.3215; Publikasi No. 32150.25001).
Banun, J. S., Aurora, A., Larasati, A. M., Manurung, I. H., & Hastuti, R. (2025). Pengaruh keterlibatan ayah dengan regulasi emosi Gen Z. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(2), 451–461. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5321
Carver, C. S., Scheier, M. F., & Weintraub, J. K. (1989). Assessing coping strategies: A theoretically based approach. Journal of Personality and Social Psychology, 56(2), 267–283. https://doi.org/10.1037/0022-3514.56.2.267
Humaidah, A., & Mulyono, R. (2025). Adaptasi Psychological Well-Being Short Scale pada mahasiswa. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 141–149. https://doi.org/10.31004/edukatif.v7i1.7990
Humaidah, A., Nihayah, Z., & Sumiati, N. T. (2024). Scoping review: Faktor-faktor yang memengaruhi kesejahteraan psikologis pada mahasiswa. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(5), 5931–5938. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i5.7479
Kusramadhanty, M., Hastuti, D., & Herawati, T. (2019). Temperamen dan praktik pengasuhan orang tua menentukan perkembangan sosial emosi anak usia prasekolah. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 8(2), 258–277. https://doi.org/10.30996/persona.v8i2.2794
Labina, F. W., Jainudin, & Santi, D. R. (2024). Studi fenomenologi: Dampak fatherless pada kesejahteraan psikologis wanita di usia dewasa awal. Proceedings of PsychoNutrition Student Summit, 1(1), 264–272. https://proceedings.uinsa.ac.id/index.php/PINUSS/article/view/2771
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company.
Maheswara, A. (2025, tanggal Februari). Data anak tanpa ayah di Indonesia. Kompas.id. https://www.kompas.id/artikel/anak-anak-yang-berpotensi-fatherless-dari-keluarga-terpisah-hl-h1
Mahendika, D., & Sijabat, S. G. (2023). Pengaruh dukungan sosial, strategi coping, resiliensi, dan harga diri terhadap kesejahteraan psikologis siswa SMA di Kota Sukabumi. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 1(2), 76–89. https://doi.org/10.58812/jpkws.v1i02.261
Mirza, R., Akmal, M. E., Rezeki, S. M., Pasaribu, R. P., & Johanna, P. (2023). Literature review: Strategi coping sebagai upaya meningkatkan performa diri bagi mahasiswa. Jurnal Social Library, 3(2), 57–66. https://doi.org/10.51849/sl.v3i2.139
Noviyanti, D. W. (2021). Strategi coping stress pada mahasiswa baru Fakultas Kedokteran dalam pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19. Jurnal Medika Hutama, 3(1), 1679–1684. https://www.jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/341.
Nurmalasari, F., Fitrayani, N., Paramitha, W. D., & Azzahra, F. (2024). Dampak ketiadaan peran ayah (fatherless) terhadap pencapaian akademik remaja: Kajian sistematik. Jurnal Psikologi, 1(4), 14. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2567
Pedhu, Y. (2022). Kesejahteraan psikologis dalam hidup membiara. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(1), 65–78. https://doi.org/10.29210/162200
Pujiati, M., & Komarudin, K. (2024). Hubungan antara strategi coping dengan psychological well-being pada Generasi Z. Jurnal Syntax Admiration, 5(9), 3616–3627. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i9.1584
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069
Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719–727. https://doi.org/10.1037/0022-3514.69.4.719
Santrock, J. W. (2012). Life-span development (edisi ke-13). McGraw-Hill Education.
Sengkey, M. M., Sinaulan, N. L., Manggo, L. A., Mokoginta, N. E., & Poluakan, C. N. (2025). Dampak ketidakhadiran ayah terhadap perkembangan emosi remaja: Tinjauan literatur. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 4949–4952. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1166
Sulistiani, W., Fajrianthi, F., & Kristiana, I. F. (2022). Validation of the Indonesian version of the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS): A Rasch model approach. Jurnal Psikologi, 21(1), 89–103. https://doi.org/10.14710/jp.21.1.89-103
Virgiawan, I., Rohayati, N., & Ibad, M. C. (2025). Quarter life crisis pada dewasa awal di Karawang: Peran dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 8(3), 1093–1106. https://jurnal.pabki.org/index.php/alisyraq/article/view/1069
Wahyuni, R., Astri, A., & Teluma, T. R. A. S. (2024). Studi fenomenologis: Self-acceptance pada perempuan dengan pengalaman fatherless. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(5), 5646–5657. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/15607
Yuliani, F., Safarina, N. A., & Dewi, R. (2023). Hubungan dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada ibu rumah tangga pekerja di industri batu bata di Aceh Utara. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(1), 75–88. https://ojs.unimal.ac.id/ijpp/article/view/10485
Zailani, Z., Julistia, R., Safarina, N. A., & Pratama, M. F. J. (2025). Hubungan dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa praktikum psikodiagnostik di Prodi Psikologi Universitas Malikussaleh. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 3(1), 118–128. https://ojs.unimal.ac.id/ijpp/article/view/18254
Zaman, S. N. (2024). Survey Deloitte: Kekhawatiran Gen Z dalam hidup. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 4(1), 54–62. https://doi.org/10.37481/jmh.v4i1.658
Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa5201_2
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Usyie Roihatul Jannah, Wina Lova Riza, Devi Marganing Tyas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














