HUBUNGAN SOCIAL COMPARISON DENGAN SELF-ESTEEM PADA REMAJA PENGGUNA INSTAGRAM DI KOTA MANADO
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.11018Keywords:
Social Comparison, Self-Esteem, Remaja, Instagram, Kota ManadoAbstract
ABSTRACT
Instagram is one of the most widely used social media platforms among adolescents, and its use is closely associated with activities of comparing oneself to other users. This phenomenon prompted the researcher to examine the relationship between social comparison and self-esteem among adolescent Instagram users in Manado City. This study employed a quantitative approach with a correlational design. A total of 151 adolescent participants aged 13–18 years were selected using purposive sampling. Data were collected using the Iowa Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM) to measure social comparison and the Self-Liking and Self-Competence Scale Revised (SLCS-R) to measure self-esteem. Data analysis was conducted using Spearman's rho correlation test. The results showed a correlation coefficient of −0.664 with a significance value of 0.000 (p < 0.01), indicating a significant negative relationship with strong magnitude between social comparison and self-esteem. These findings suggest that adolescents with higher tendencies toward social comparison tend to have lower self-esteem. The results of this study can serve as a basis for developing psychological interventions aimed at helping adolescents manage their tendency to compare themselves on social media in order to maintain their mental health.
ABSTRAK
Instagram merupakan salah satu platform media sosial yang paling banyak digunakan oleh remaja, dan penggunaannya tidak lepas dari aktivitas membandingkan diri dengan pengguna lain. Fenomena ini mendorong peneliti untuk mengkaji hubungan antara social comparison dan self-esteem pada remaja pengguna Instagram di Kota Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 151 partisipan remaja berusia 13–18 tahun dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Iowa Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM) untuk mengukur social comparison dan Self-Liking and Self-Competence Scale Revised (SLCS-R) untuk mengukur self-esteem. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,664 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,01), yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan kuat antara social comparison dan self-esteem. Temuan ini mengindikasikan bahwa social comparison dan self-esteem memiliki keterkaitan yang bermakna secara psikologis, di mana keduanya bergerak dalam arah yang berlawanan pada remaja pengguna Instagram di Kota Manado. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan intervensi psikologis yang bertujuan membantu remaja mengelola kecenderungan membandingkan diri di media sosial guna menjaga kesehatan mental mereka.
Downloads
References
Addzaky, K. U. (2024). Perkembangan peserta didik SMA (Sekolah menengah atas). Jurnal Ilmiah Nusantara, 1(3), 75-85. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/1532
Ariyanti, V., & Purwoko, B. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi self-esteem remaja: Literature review. Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(3), 362–368. https://doi.org/10.26539/teraputik.631389
Baun, I. V. P., & Rahayu, M. N. M. (2023). Hubungan Social Comparison dengan Self Esteem Dewasa Awal di Kota Kupang yang Mengakses Media Sosial. Psikodidaktika: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 8(1), 377-394. https://doi.org/10.32663/psikodidaktika.v8i1.3545
Burnell, K., Trekels, J., Prinstein, M. J., & Telzer, E. H. (2024). Adolescents' social comparison on social media: Links with momentary self-evaluations. Affective Science,https://doi.org/10.1007/s42761-024-00240-6
Daniswari, D. (2022, April 6). Profil Kota Manado. Kompas.com. https://regional.kompas.com/read/2022/04/06/202235978/profil-kota-manado
Durandt, D. C., & Wibowo, D. H. (2021). Hubungan antara konformitas dan perilaku konsumtif pakaian pada remaja akhir. Humanlight: Journal of Psychology, 2(2), 1–12. https://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/humanlight/article/view/679
Festinger, L. (1954). A theory of social comparison processes. Human Relations, 7(2), 117–140. https://doi.org/10.1177/001872675400700202
Gibbons, F. X., & Buunk, B. P. (1999). Individual differences in social comparison: Development of a scale of social comparison orientation. Journal of Personality and Social Psychology, 76(1), 129–142. https://doi.org/10.1037/0022-3514.76.1.129
GoodStats. (2023). Pengguna Instagram berdasarkan rentang usia 2023. GoodStats Data. https://data.goodstats.id/statistic/pengguna-instagram-berdasarkan-rentang-usia-2023-MEdzz
Hanifuddin, I. M., & Cahyono, R. (2021). Hubungan antara Social Comparison dengan Self Esteem pada Alumni SMA/sederajat Yang Menjalani Gap Year. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 859–869. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.27032
Harfiani, A., & Putri, F. (2023). Self-Esteem Remaja Pengguna Instagram di Bandar Lampung Ditinjau dari Social Comparison. Indonesian Journal of Behavioral Studies, 3(2), 84–93. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/ijobs/article/view/19060
Hasanati, U., & Aviani, Y. I. (2020). Hubungan social comparison dengan self-esteem pada pengguna Instagram. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3), 2391–2399. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/721
Hurlock, E. B. (1997). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi ke-5; Istiwidayanti & Soedjarwo, Penerj.). Erlangga.
Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda, L. (2024). Perkembangan masa remaja. Jispendiora: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan dan Humaniora, 3(2), 259–273. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578
Kamilla, N. K. N., Saputri, N. A. N. E., Fitriani, N. D. A., Zahrah, N. S. A. A., Andryana, N. P. F., Ayuningtyas, N. I., & Firdausia, N. I. S. (2022). Teori perkembangan psikososial Erik Erikson. Early Childhood Journal, 3(2), 77–87. https://doi.org/10.30872/ecj.v3i2.4835
Kemp, S. (2024, January 31). Digital 2024: 5 billion social media users. We Are Social. https://www.meltwater.com/en/blog/digital-2024
Kemp, S. (2025, February 25). Digital 2025: Indonesia. DataReportal. https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia
Lestari, M. P., & Murti, H. A. S. (2025). Hubungan Social Comparison Dengan Body Dissatisfaction Pada Dewasa Awal Pengguna Instagram. G-COUNS: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(2), 931-943. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.7102
Lusiana, V. (2024). Hubungan Social Comparison Dengan Self-Esteem Pada Remaja Pengguna Tik Tok. Knowledge Jurnal Inovasi Hasil Penelitian Dan Pengembangan, 3(4), 435–445. https://doi.org/10.51878/knowledge.v3i4.2705
Malingkas, J. (2019, June 15). Biar Kalah Nasi Asal Jangan Kalah Aksi. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/johanisalbertmalingkaspacaran/5d047a94c01a4c121b151b5e/biar-kalah-nasi-asal-jangan-kalah-aksi?page=all#goog_rewarded
Marsela, R. D., & Supriatna, M. (2019). Kontrol diri: Definisi dan faktor. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice, and Research, 3(2), 65-69. https://journal.umtas.ac.id/innovative_counseling/article/view/567/297
Rosenberg, M. (2015). Society and the adolescent self-image. Princeton University Press. https://doi.org/10.1515/9781400876136
Rusuli, I. (2022). Psikososial Remaja: Sebuah Sintesa Teori Erick Erikson Dengan Konsep Islam. Jurnal As-Salam, 6(1), 75–89. https://doi.org/10.37249/assalam.v6i1.384
Sam, M. M. S., Nurdin, M. N. H., & Piara, M. R. (2024). Hubungan antara Perbandingan Sosial dan Harga Diri Pengguna Instagram Dewasa Awal di Kota Makassar. Flourishing Journal, 4(3), 111–118. https://doi.org/10.17977/um070v4i32024p111-118
Sari, A. M., & Mulawarman, M. (2021). Kontribusi harga diri dan motivasi berprestasi terhadap perbandingan sosial pada siswa pengguna media sosial. TERAPUTIK Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 5(2), 225–236. https://doi.org/10.26539/teraputik.52732
Simamora, S. C., Bima, Saputri, Y., Purba, C., & Romiaty. (2025). Perkembangan kepribadian pada remaja: membangun identitas. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 2(3), 251–259. https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/view/170/95
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Susanto, G., Evelyn, R., Leo, D., & Felicio, H. (2023). Pemanfaatan algoritma TikTok dan Instagram Untuk Meningkatkan Brand Awareness. Jurnal Ilmiah Wahanan Pendidikan, 9(22), 482–491. https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/5523
Tafarodi, R. W., & Swann, W. B., Jr. (1995). Self-liking and self-competence as dimensions of global self-esteem: Initial validation of a measure. Journal of Personality Assessment, 65(2), 322–342. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa6502_8
Tafarodi, R., & Swann, W. (2001). Two-dimensional self-esteem: theory and measurement. Personality and Individual Differences, 31(5), 653–673. https://doi.org/10.1016/s0191-8869(00)00169-0
Wang, J.-L., Wang, H.-Z., Gaskin, J., & Hawk, S. (2017). The mediating roles of upward social comparison and self-esteem and the moderating role of social comparison orientation in the association between social networking site usage and subjective well-being. Frontiers in Psychology, 8, 771. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00771
Yulianto, I. A., & Virlia, S. (2023). Pengaruh social comparison dan adiksi TikTok terhadap self-esteem pada remaja. Jurnal Diversita, 9(2), 228–238. https://doi.org/10.31289/diversita.v9i2.9365
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mirando Abram Pakasi, Dewita Karema Sarajar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














