HUBUNGAN EFIKASI DIRI TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI PERTANDINGAN PADA ATLET KYORUGI TAEKWONDO
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i4.8116Keywords:
efikasi diri, kecemasan menghadapi pertandingan, atlet kyorugi taekwondoAbstract
Taekwondo athletes, particularly those competing in the kyorugi category, are required to maintain optimal physical, technical, and psychological readiness when facing competitive pressure. However, the demands of competition often trigger anxiety that can hinder performance. One psychological factor believed to influence this condition is self-efficacy. This study aims to analyze the relationship between self-efficacy and competition anxiety among kyorugi taekwondo athletes in Salatiga. Using a quantitative correlational design and a simple random sampling technique, the study involved 150 athletes from six training centers: GPD, Falcon, Joko Tingkir, JTC, Tsu-Do, and Heroes Salatiga. The instruments used were a self-efficacy scale and a competition anxiety scale. Data were analyzed using the Pearson Product-Moment correlation. The results indicate a significant negative relationship between self-efficacy and competition anxiety (r = –0.303; p < 0.01), with most athletes showing a moderate level of self-efficacy. These findings suggest that the higher the athletes’ self-efficacy, the lower the anxiety experienced prior to competition. The study highlights the importance of implementing psychological training programs aimed at strengthening self-efficacy in order to reduce anxiety and optimize athletic performance.
ABSTRAK
Atlet taekwondo, khususnya pada kategori kyorugi, dituntut memiliki kesiapan fisik, teknik, dan mental untuk menghadapi tekanan kompetitif. Namun, beban psikologis menjelang pertandingan kerap memicu kecemasan yang berdampak pada penurunan performa. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam kondisi tersebut adalah efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri dan kecemasan menghadapi pertandingan pada atlet kyorugi taekwondo di Kota Salatiga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan teknik simple random sampling yang melibatkan 150 atlet dari enam dojang, yaitu GPD, Falcon, Joko Tingkir, JTC, Tsu-Do, dan Heroes Salatiga. Instrumen yang digunakan meliputi skala efikasi diri dan skala kecemasan menghadapi pertandingan. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dan kecemasan (r = –0.303; p < 0.01), dengan efikasi diri berada pada kategori sedang pada mayoritas atlet. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi efikasi diri atlet, maka semakin rendah kecemasan yang muncul menjelang pertandingan. Implikasi hasil penelitian menegaskan pentingnya program penguatan mental untuk meningkatkan efikasi diri sebagai strategi dalam menekan kecemasan dan mengoptimalkan performa tanding.
Downloads
References
Aisyah, S., Purwoko, B., & Habsy, B. A. (2025). Efektivitas pendekatan konseling naratif dalam mengatasi permasalahan identitas diri pada remaja. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 747–757. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.5097
Cahyani, W. N., & Triyono, T. (2025). Kesiapsiagaan psikologis dewasa akhir di daerah rawan bencana erupsi Merapi. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 622–632. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4728
Galily, Y., Samuel, R. D., & Tenenbaum, G. (2024). An overview of the psychological complexities in sports performance. Asian Journal of Sport and Exercise Psychology, 4(3), 73–82. https://doi.org/10.1016/j.ajsep.2024.10.003
Godoy-Izquierdo, D., Navarrón, E., López-Mora, C., & Hernández, J. G. (2021). Exercise addiction in the sports context: What is known and what is yet to be known. International Journal of Mental Health and Addiction, 21(2), 1057–1080. https://doi.org/10.1007/s11469-021-00641-9
Hapsari, R., & Sakti, H. (2016). Hubungan antara persepsi terhadap gaya kepemimpinan pelatih dengan efikasi diri pada atlet taekwondo Kota Semarang. Jurnal Empati, 5(2), 373–377. https://doi.org/10.14710/empati.2016.15225
Hindiari, Y., & Wismanadi, H. (2022). Tingkat kecemasan atlet karate menjelang pertandingan pada anggota Cakra Koarmatim. Jurnal Kesehatan Olahraga, 10(1), 179–186. https://doi.org/10.53869/jpas.v4i2.194
Jannah, M., Widohardhono, R., & Kencana, N. T. (2023). Progressive muscle relaxation: Can it reduce competitive anxiety? Physical Education Theory and Methodology, 23(5), 662–670. https://doi.org/10.17309/tmfv.2023.5.02
Jatra, R., & Raibowo, S. (2021). Anxiety and concentration of tennis athlete. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 5(3), 580–589. https://doi.org/10.33369/jk.v5i3.17500
Khoiroh, M., Nurlela, N., & Rahmawaty, I. (2025). Upaya peningkatan konsep diri melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok peserta didik. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 90–99. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4916
Meijen, C., Turner, M., Jones, M. V., Sheffield, D., & McCarthy, P. (2020). A theory of challenge and threat states in athletes: A revised conceptualization. Frontiers in Psychology, 11, 126. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.00126
Melati, I. S., Farid, M., & Noviekayati, I. (2025). Efektivitas psikoedukasi Adolescent Smartphone Addiction Program terhadap penurunan kecanduan smartphone pada remaja SMP. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1260–1270. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6637
Noordiansyah, E. A., & Jannah, M. (2025). Pengaruh self-efficacy terhadap burnout pada atlet taekwondo. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(3), 1101–1111. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i3.6946
Rasyid, A. F., & Rambey, I. R. (2024). Efikasi diri dan kecemasan kompetitif: Perbedaan atlet individu dan atlet bertim. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 5(3), 389–396. https://doi.org/10.24014/pib.v5i3.27632
Rice, S. M., Gwyther, K., Santesteban-Echarri, O., Baron, D., Gorczynski, P., Gouttebarge, V., Reardon, C. L., Hitchcock, M. E., Hainline, B., & Purcell, R. (2019). Determinants of anxiety in elite athletes: A systematic review and meta-analysis. British Journal of Sports Medicine, 53(11), 722–730. https://doi.org/10.1136/bjsports-2019-100620
Saniah, S., Sukamti, E. R., Chaeroni, A., Prayoga, H. D., Prabowo, T. A., Suganda, M. A., Suryadi, D., Abdullah, N. M., Gogoi, H., Poralan, P. S., Maulana, A., Habibie, M., Amalia, B., & Kasanrawali, A. (2024). An analysis of Indonesian student-level boxing athletes: What effect does competition anxiety have on self-efficacy? Retos: Nuevas Tendencias en Educación Física, Deportey Recreación, 55, 1030–1037. https://doi.org/10.47197/retos.v55.106784
Setianingsih, E., & Suharto, W. B. (2024). Penerapan coaching dalam meningkatkan kinerja tim kesiswaan di SMK Negeri 1 Purwojati. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 288–298. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2860
Suwandi, N., Ardani, I. G. A. I., Adnyana, I. G. A. N. S., & Windiani, I. G. A. T. (2024). Cognitive behaviour therapy pada remaja dengan percobaan bunuh diri. HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(2), 85–94. https://doi.org/10.51878/healthy.v3i2.3153
Wibowo, M. S. R., Prasetyo, Y., Sriwahyuniati, C. F., Yulianto, W. D., & Prabowo, T. A. (2024). The effect of self-efficacy, social support, and achievement motivation on archery athlete’s performance. Retos, 54, 348–354. https://doi.org/10.47197/retos.v54.102211
Winarso, E. A., Darmayasa, I. M., & Diniari, N. K. S. (2025). Gangguan cemas menyeluruh pada pasien dengan kehamilan tidak diinginkan dan riwayat obstetri buruk: Laporan kasus. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(1), 231–240. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i1.5118
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yesi Rizkyana, Dewita Karema Sarajar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













