KONSEP KETAATAN DALAM TRADISI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF TAFSIR AL MISBAH TELAAH QS AN NISA AYAT 59
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15797Keywords:
Ketaatan, Pendidikan Islam, Tafsir Al Misbah QS An-Nisa Ayat 59Abstract
This study examines the concept of students' obedience to teachers from the perspective of Tafsir Al-Misbah by M. Quraish Shihab based on Qur'an Surah An-Nisa verse 59. The study was motivated by the widespread misinterpretation of obedience in Islamic education, which has created uneven power relations and opportunities for the abuse of authority. Using a qualitative library research method, this research analyzes Tafsir Al-Misbah, supported by Tafsir Ibn Kathir, Tafsir Al-Azhar, and other relevant scholarly sources through content analysis. The findings show that Qur'an Surah An-Nisa verse 59 establishes two levels of obedience: absolute obedience to Allah and His Messenger, and conditional obedience to ulil amri, including teachers as educational authorities. Students' obedience to teachers is invalidated if the directives involve disobedience to divine law, violate human dignity, or breach legal boundaries. This concept reconstructs Islamic pedagogical relationships into conscious, rational, and ethical interactions that actively prevent blind obedience within Islamic educational institutions.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penyimpangan pemahaman konsep ketaatan dalam pendidikan Islam yang berpotensi menimbulkan relasi kuasa timpang serta penyalahgunaan otoritas dalam hubungan guru dan murid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ketaatan murid kepada guru dalam perspektif Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab berdasarkan QS. An-Nisa ayat 59 dan relevansinya bagi etika pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber primer penelitian adalah kitab Tafsir Al-Misbah yang didukung oleh Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Azhar, serta literatur ilmiah terkait, dengan teknik pengumpulan data studi dokumentasi dan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. An-Nisa ayat 59 membagi ketaatan menjadi dua dimensi, yakni ketaatan mutlak kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw. serta ketaatan kondisional kepada ulil amri, termasuk guru sebagai pemegang otoritas keilmuan. Ketaatan murid kepada guru gugur apabila instruksi yang diberikan mengandung kemaksiatan atau bertentangan dengan syariat, martabat kemanusiaan, dan hukum positif. Konsep ini merekonstruksi relasi pedagogis Islam menjadi hubungan yang sadar, rasional, beradab, serta mencegah doktrin kepatuhan buta (blind obedience) di lingkungan lembaga pendidikan Islam.
Downloads
References
Abdillah, A., & Syafei, I. (2020). Implementasi pendidikan karakter religius di SMP Hikmah Teladan Bandung. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(1), 17–30. https://doi.org/10.14421/jpai.2020.171-02
Abdillah, M. T. (2024). Relevansi nilai-nilai etika politik dan konsep moderasi beragama dalam Tafsir al-Qurthubi: Refleksi menyambut Pemilu 2024. AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 10(2), 35–49. https://doi.org/10.53627/jam.v10i2.5494
Alfina, H., Finkan, I., & Aditia, R. (2023). Sexually harassment in boarding schools and universities. At-Tuhfah: Jurnal Studi Keislaman, 12(2), 35–48. https://doi.org/10.32665/attuhfah.v12i2.1154
Batula, A. W., Surahman, C., Sumarna, E., Rahmania, P., & Karimah, I. W. (2025). The Qur’anic concept of teachers and its educational principles in contemporary educational contexts. Journal of Islamic Education Research, 6(4), 493–508. https://doi.org/10.35719/jier.v6i4.531
Fitriasari, F., Asril, M., Devika, A., & Syarifuddin, S. (2026). Hubungan pendidik, peserta didik, dan masyarakat: Analisis sosial pembentukan karakter generasi muda. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(3), 1487–1496. https://doi.org/10.51878/social.v6i3.12960
Hamka. (2015). Tafsir Al-Azhar (Jilid 2). Gema Insani.
Hotmaida, H., Ritonga, M., & Mursal, M. (2020). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar: Analisis terhadap kompetensi guru, strategi dan kualitas hasil. Ruhama: Islamic Education Journal, 3(2), 112–124. https://doi.org/10.31869/ruhama.v3i2.2221
Ibnu Katsir, I. 'U. (1999). Tafs?r al-Qur'?n al-'A??m (Vol. 2). D?r ?ayyibah.
Khatijah, Y. S. (2025). Dekonstruksi pemahaman tekstual atas konsep ketaatan dalam pendidikan Islam kontemporer. Jurnal Tarbiyah dan Peradaban, 7(1), 55–68. https://doi.org/10.31004/jtp.v7i1.3120
Kiptiyah, U. M., & Azizah, U. K. (2026). Analisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(2), 547–556. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.11261
Kurdi, S., Mubibah, J., & Faizah, U. (2017). Konsep taat kepada ulil amri dalam QS An-Nisa ayat 59, Al-Anfal ayat 46, dan Al-Maidah ayat 48–49: Analisis Tafsir Al-Qur?ubi, Al-Mishbah, dan Ibnu Katsir. Journal of Islamic and Law Studies, 1(1), 31–46. https://doi.org/10.18592/jils.v1i1.2552
Laa, R., Subagyo, A., & Sofyan, M. (2025). Studi literatur kebijakan pendidikan Islam terhadap kualitas guru. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 699–707. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.6835
Lickona, T. (2016). Character matters: Persoalan karakter (J. A. Nihayan, Penerj.). PT Bumi Aksara.
Limbong, R. I., Chandra, A. F., Hakim, L., & Ghazali, M. B. (2023). A fair leader perspective Buya Hamka (Review of the word ’ulil amri in Surah An Nisa: 59). QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 2(2), 220–237. https://doi.org/10.23917/qist.v2i2.1308
Munawir, M., Febriani, V., & Tohhar, N. A. (2025). Guru profesional sebagai agen perubahan dalam pendidikan Islam perspektif Imam Al-Ghazali. Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(2), 216–232. https://doi.org/10.52431/murobbi.v9i2.3669
Musjtari, D. N., Roro, F. S. R., & Setyowati, R. (2022). Islamic P2P lending as an alternative solution for the unfair conventional platform in Indonesia. UUM Journal of Legal Studies, 13(1), 25–48. https://doi.org/10.32890/uumjls2022.13.1.2
Mutawwali Al-Sya'rawi, M. (2017). Jihad dalam Islam (M. U. Hatim, Penerj.). Lembaga Ladang Kata.
Nabila, N. A. (2023). Fakta kekerasan seksual di pesantren Kabupaten Pati. Al I'timad: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam, 1(1), 89–102. https://doi.org/10.35878/alitimad.v1i1.712
Naufal, A., Oktaviana, A., Ayu, D. S., & Amrillah, R. (2025). Etiket guru dalam proses pembelajaran menurut perspektif Islam: Tela’ah Al Qur’an Surah Al Baqarah Ayat 44. Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), Article 6. https://doi.org/10.47134/pjpi.v2i2.1354
Nizar, S. (2001). Pengantar dasar-dasar pemikiran pendidikan Islam. Gaya Media Pratama.
Nuha, M. S., & Muslihati. (2025). Konseling multibudaya dalam penanganan perilaku problematik remaja. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 5(4), 1–14. https://doi.org/10.17977/um065.v5.i4.2025.1
Panambaian, T., & Bashir, A. (2025). Hubungan guru dan murid dalam perspektif Al-Qur’an dan hadis: Analisis nilai-nilai pendidikan Islam. Al-Ulum: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 3(2), 29–38. https://doi.org/10.63216/alulum.v3i02.542
Pane, A., & Nailatsani, F. (2022). Kode etik guru menurut perspektif Islam. Forum Paedagogik, 13(1), 24–38. https://doi.org/10.24952/paedagogik.v13i1.3522
Ramadhan, S. A., Azizah, A., & Kalong, T. (2024). The analysis of obedience in Tafsir Al-Huda and its relevance in education. Journal of Islamic Education and Innovation, 5(2), 109–118. https://doi.org/10.26555/jiei.v5i2.11984
Rusli, R. (2025). Revitalizing sami?na wa atho?na: Strengthening reasoned obedience for Merdeka Belajar character education. Journal of Educational Research and Learning Analytics, 1(1), 13–29. https://doi.org/10.65101/jerlra.v1i1.61
S, M. T., Muslimah, M., Riadi, A., & Mukmin, M. (2021). Implikasi pedagogis Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 45-48 mengenai tugas dan fungsi guru sebagai pendidik. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 13–27. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v10i1.4188
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, kesan dan keserasian Al-Qur'an (Vol. 2). Lentera Hati.
Suhartawan, B. (2021). Konsep kepemimpinan dalam perspektif Al-Qur’an. TAFAKKUR: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 2(1), 1–23. https://doi.org/10.62359/tafakkur.v2i1.45
Sultani, S., Alfitri, A., & Noorhaidi, N. (2023). Teori belajar humanistik dan penerapannya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7(1), 177–188. https://doi.org/10.30821/ansiru.v7i1.16108
Tarisya, A., Nurcahyanti, A., Maghfiroh, R., Siregar, T. M. S., Syahputri, W., & Rambe, M. S. (2026). Implementasi Pendidikan Agama Islam dalam membentuk sikap toleransi beragama siswa. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 6(1), 205–216. https://doi.org/10.51878/educational.v6i1.9205
Tohet, M., & Fakhirah, Z. (2026). Strategi guru dalam pembinaan karakter generasi Z melalui Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 980–991. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10801
Wahyudi, W. E. (2023). Ilmu pendidikan Islam: Rekonstruksi filosofis dan metodologis. Madani.
Yasin, M. (2021). Implementasi pemikiran KH Hasyim Asyari tentang etika murid kepada guru (Studi atas pembentukan karakter siswa di SMP Maarif Sangatta Utara). Al-Rabwah, 14(2), 136–152. https://doi.org/10.55799/jalr.v14i02.49
Yunus, M. (1972). Kamus Arab-Indonesia. PT Mahmud Yunus Wa Dzurriyyah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










