ANALISIS PERENCANAAN, PELAKSANAAN, DAN TINDAK LANJUT PENILAIAN PEMBELAJARAN IPAS PADA KURIKULUM MERDEKA
DOI:
https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i2.6407Keywords:
Ranah Penilaian, Pembelajaran IPA, Sekolah DasarAbstract
This study aims to describe in depth the planning, implementation, and follow-up of learning assessment in science subjects for grade III at SDN 02 Kabila. The research method used is a descriptive qualitative approach, which allows researchers to describe phenomena in detail and contextually. Data were collected through non-participatory observation, where researchers observed the learning process without directly participating, and in-depth interviews with two class teachers who were responsible for the science learning. In addition, analysis of student assessment documentation was also carried out to obtain a comprehensive picture of the implementation of the assessment. The results of the study showed that the assessment carried out by teachers covered three main domains, namely the cognitive domain related to aspects of knowledge, the affective domain including attitudes and values, and the psychomotor domain related to student skills. This assessment is carried out continuously using two types of assessments, namely formative assessments which aim to monitor student learning progress periodically, and summative assessments which are used to evaluate competency achievement at the end of learning. Teachers also adjust the methods and forms of assessment to the characteristics of each student so that the assessment results are more valid and can describe student abilities accurately.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai perencanaan, pelaksanaan, serta tindak lanjut dari penilaian pembelajaran pada mata pelajaran IPA kelas III di SDN 02 Kabila. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk menggambarkan fenomena secara rinci dan kontekstual. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, di mana peneliti mengamati proses pembelajaran tanpa ikut serta secara langsung, serta wawancara mendalam dengan dua guru kelas yang bertanggung jawab atas pembelajaran IPA tersebut. Selain itu, analisis dokumentasi penilaian siswa juga dilakukan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup tiga ranah utama, yaitu ranah kognitif yang berkaitan dengan aspek pengetahuan, ranah afektif yang meliputi sikap dan nilai, serta ranah psikomotorik yang berhubungan dengan keterampilan siswa. Penilaian ini dilakukan secara berkelanjutan menggunakan dua jenis penilaian, yaitu penilaian formatif yang bertujuan untuk memantau perkembangan belajar siswa secara berkala, dan penilaian sumatif yang digunakan untuk mengevaluasi pencapaian kompetensi pada akhir pembelajaran. Guru juga menyesuaikan metode dan bentuk penilaian dengan karakteristik masing-masing siswa agar hasil penilaian lebih valid dan dapat menggambarkan kemampuan siswa secara akurat.
References
Andini, R. R. (2024). Peran pendidikan dalam membangun pengetahuan masyarakat. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(12), 91–96.
Artawan, I. K., Punjani, N. M., & Juniartina, P. P. (2022). Analisis kesulitan guru dalam melaksanakan pembelajaran IPA terpadu di SMP Negeri 8 Denpasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI), 5(1), 90. https://doi.org/10.23887/jppsi.v5il.46345
Dewi, P. Y. A., Kusumati, N., Pratiwi, E. N., Sukiastini, I. G. A. N. K., Arifin, M. M., Nisa, R., Uslan, W., Widyasanti, N. P., Kusumawati, P. R. D., & Masnur. (2021). Teori dan aplikasi pembelajaran IPA SD/MI (Vol. 5, Issue 3, p. 5). Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Dimas, Q., & Irmawati, Y. (2024). Studi analisis permasalahan pembelajaran kelas 4 pada Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar Katolik Waerana II. Jurnal Pendidikan Inklusi, 2(2), 133–143.
Febrianti, F., Rosidah, T., & Buana Surabaya, A. (2024). Analisis asesmen mata pelajaran IPAS pada kurikulum holistik kelas 5. Hamzanwadi Journal of Science Education, 1(2).
Forniawan, A., & Wati, D. R. (2024). Analisis dan tindak lanjut hasil asesmen diagnostik kognitif mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Sekolah Dasar. Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, 4(2). https://doi.org/10.32332/al-jahiz.v4i2.7962
Hasim, E. (2020). Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Perguruan Tinggi di masa pandemi Covid-19. Webinar Magister Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Gorontalo, 1(1), 68–74.
Indriyani, N., Hanifah, R., & Fitria, Y. (2023). Penilaian autentik pada Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1).
Khoirurrijal, F., Fadriati, S., Makrufii, A. D., Gandi, S., Muin, A., Tajeri, T., Fakhrudin, A., Hamdani, & Suprapno. (2022). Pengembangan Kurikulum Merdeka. CV. Literasi Nusantara Abadi.
Kusainun, N. (2020). Analisis standar penilaian pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan, 5.
Melani, N. M. A., Pujani, N. M., & Priyanka, L. M. (2021). Analisis perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPA berdasarkan standar proses kurikulum darurat. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia, 11(1).
Rifa’i, N. H., & R., M. (2023). Karakteristik penilaian pembelajaran pada Kurikulum 2013 di MI. Awwaliyah: Jurnal PGMI, 4(1), 115–128.
Rizky Fadhilah, J., Oktira, Y. S., & Putra, D. A. (2022). The problem of Independent Curriculum’s application in the students of grade 1 at SDN 04 Pasar Ambacang, Padang. TOFEDU: The Future of Education Journal, 1(1), 24–29. https://doi.org/10.61445/tofedu.v1i1.5
Rosidah, D. M., & Sabtiawan, W. B. (2024). Penerapan penilaian dan pembelajaran IPA pada Kurikulum Merdeka di SMP Muhammadiyah 2 Taman. Jurnal Pendidikan, 12(3), 100–103.
Sumardi. (2020). Teknik pengukuran dan penilaian hasil belajar. Deepublish.
Tuerah, M. S. R., & Tuerah, J. M. (2023). Kurikulum Merdeka dalam perspektif kajian teori: Analisis kebijakan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(19), 982.
Wahyuni, R. A. (2020). Meningkatkan hasil belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran Predict, Discuss, Explain, Observe, Discuss, Explain (PDEODE). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNMA 2020, 2, 477–486.














