ANALISIS PROBLEMATIKA PROSES PEMBELAJARAN IPA DI SD

Authors

  • Yesa Anggreni Universitas Negeri Gorontalo
  • Gamar Abdullah Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Feby Angriani Husain Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Sapna Nursakia S. Kalui Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Siti Khumaira Khairunnisa Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Hawadira Haleda Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Faniramadani H. Baraka Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i2.6026

Keywords:

Problematika Pembelajaran IPA, Sarana dan Prasarana, Kualitas Pembelajaran, Solusi Pembelajaran

Abstract

This study aims to identify and analyze the problems faced in teaching Natural Sciences (IPA) in elementary schools, particularly in terms of limited infrastructure, the quality of the learning process, and the solutions implemented by teachers. A qualitative research approach was used, employing observation and interviews with several elementary school teachers. The findings reveal that science learning facilities in most elementary schools are still very limited, leading to low student engagement in practical activities and poor understanding of scientific concepts. Teachers attempt to address these limitations by using simple, self-made teaching aids, though such solutions have not proven fully effective. Support from school principals and external assistance programs remains temporary and unsustainable. These findings are supported by constructivist theory and cognitive development theory, both of which emphasize the importance of hands-on experiences in the learning process. The study recommends systematic attention from the government and schools in providing adequate facilities and teacher training to support active and meaningful science education.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis problematika pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar, khususnya dari aspek keterbatasan sarana prasarana, kualitas proses pembelajaran, dan solusi yang diterapkan guru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap beberapa guru dan kepala sekolah di SDN No. 64 Kota Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pembelajaran IPA di sekolah tersebut masih sangat terbatas, yang berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa dalam kegiatan praktik dan pemahaman konsep IPA. Guru berupaya mengatasi keterbatasan ini dengan menggunakan media sederhana buatan sendiri, namun solusi tersebut belum sepenuhnya efektif. Dukungan kepala sekolah dan program bantuan dari luar masih bersifat sementara dan belum berkelanjutan. Temuan ini diperkuat oleh teori konstruktivisme dan teori perkembangan kognitif yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan adanya perhatian sistematis dari pemerintah dan pihak sekolah dalam penyediaan fasilitas serta pelatihan guru untuk mendukung pembelajaran IPA yang aktif dan bermakna.

References

Fentari, R., Ermawati, E., & Primawati, Y. (2023). Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidik Melalui Model Kooperatif Tipe Picture and Picture. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 6(4), 3618-3626.

Fitriani, R., & Aznam, N. (2022). Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 34–45.

Gumilar, E. B. (2023). Problematika Pembelajaran Ipa Pada Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pedagogy, 16(1), 129-145.

Handayani, R. (2023). Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran IPA Berbasis Saintifik. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(2), 87–95.

Hosnan, M. (2021). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan implementasi kurikulum merdeka untuk SD. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Nurhayati, T., & Hartati, S. (2022). Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(1), 45–56.

Permana, R., & Yuliana, N. (2020). Analisis Ketersediaan Sarana Praktikum IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(3), 112–120.

Santrock, J. W. (2022). Educational Psychology (14th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Sari, D. F., Utami, N., & Priyanto, A. (2021). Kualitas Pembelajaran IPA Ditinjau dari Pendekatan Kontekstual dan Minat Belajar Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 7(1), 23–34.

Slavin, R. E. (2021). Educational Psychology: Theory and Practice (13th ed.). Pearson Education.

Susilowati, T., & Mulyani, E. (2021). Kendala Pelaksanaan Praktikum IPA di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 7(2), 88–96.

Syamsudin, S., & Fitriani, S. L. (2024). Problematika Pembelajaran IPA Pada Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar. At-Ta'lim: Jurnal Pendidikan, 10(1), 95-106.

Wahyuni, S. (2023). Manajemen Sarana Prasarana Laboratorium IPA dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Keilmuan, 10(1), 61–70.

Winangun, I. M. A. (2022). Analisis problematika proses pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. EDUKASI: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 37-44.

Downloads

Published

2025-07-03

How to Cite

Anggreni, Y., Abdullah, G. ., Husain, F. A. ., Kalui, S. N. S. ., Khairunnisa, S. K. ., Haleda, H. ., & Baraka, F. H. . (2025). ANALISIS PROBLEMATIKA PROSES PEMBELAJARAN IPA DI SD . KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian Dan Pengembangan, 5(2), 545-551. https://doi.org/10.51878/knowledge.v5i2.6026

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.