PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SMART BOX HEXAGON PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS V SD NEGERI CANDI 1 KOTA SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i4.15260Keywords:
Media Pembelajaran; Smart Box Hexagon; Sistem Pencernaan manusia;ADDIE; IPASAbstract
Natural and social science instruction in elementary schools frequently relies on conventional lectures and static textbooks, leaving students passive and struggling to visualize abstract physiological concepts. This study aims to describe the characteristics, examine the theoretical feasibility, and analyze the practical usability of the Smart Box Hexagon learning media for the human digestive system topic in fifth-grade classes. The research employed a Research and Development (R&D) framework utilizing the ADDIE instructional model, which comprises Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation phases. The trial subjects involved 24 fifth-grade students at SD Negeri Candi 1, Semarang City. Data were collected through observation guidelines, interview protocols, expert validation sheets, and user response questionnaires, which were analyzed using descriptive percentage techniques. The Smart Box Hexagon was designed as a three-dimensional hexagonal container integrating six anatomical organ pockets, modular concept cards, interactive student worksheets, and quick response (QR) codes linked to instructional animations. Validation results yielded 84% from the material expert and 90% from the media expert, placing both in the highly feasible category. Practicality assessments demonstrated a student response score of 94.17% and a teacher response score of 94%, both classified as highly practical. These empirical findings confirm that the Smart Box Hexagon is technically feasible and highly practical as a supportive learning tool for human digestive system instruction in primary schools.
ABSTRAK
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih banyak mengandalkan metode ceramah dan buku teks, sehingga peserta didik cenderung pasif serta mengalami kesulitan dalam memvisualisasikan konsep fisiologis yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik, menguji kelayakan teoretis, serta menganalisis kepraktisan media pembelajaran Smart Box Hexagon pada materi sistem pencernaan manusia untuk peserta didik kelas V sekolah dasar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE yang mencakup tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek uji coba penelitian melibatkan 24 peserta didik kelas V SD Negeri Candi 1 Kota Semarang. Instrumen pengumpulan data meliputi pedoman observasi, panduan wawancara, lembar validasi ahli materi dan media, serta angket respons pengguna yang dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Media Smart Box Hexagon dirancang dalam bentuk kotak heksagonal tiga dimensi yang mengintegrasikan enam kantong organ, kartu materi modular, lembar kerja peserta didik, dan kode respons cepat (quick response code / QR code) yang tertaut pada video pembelajaran interaktif. Hasil validasi menunjukkan persentase sebesar 84% dari ahli materi dan 90% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Uji kepraktisan menghasilkan persentase respons peserta didik sebesar 94,17% dan respons guru sebesar 94%, yang keduanya berada pada kualifikasi sangat praktis. Berdasarkan capaian tersebut, media Smart Box Hexagon dinyatakan sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan sebagai media pendukung dalam pembelajaran materi sistem pencernaan manusia di sekolah dasar.
Downloads
References
Adawiyah, R. N., Yuliani, H., & Nasir, M. (2023). Meta analisis: Pengembangan media pembelajaran interaktif flipbook terhadap hasil belajar fisika. Kappa Journal, 7(2), 241–250. https://doi.org/10.29408/kpj.v7i2.19276
Adhiyah, M. (2023). Pembelajaran konstruktivisme berbantuan media benda konkret untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bangun ruang di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(4), 2081–2090. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.4988
Akhsanunadia, A., & Arifin, Z. (2026). Pengaruh media konkrit terhadap motivasi dan pemahaman belajar siswa pada pelajaran matematika di kelas 2. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(1), 219–232. https://doi.org/10.51878/science.v6i1.9362
Dairo, O. M., Okonkwo, C. A., & Orakwe, C. U. (2024). A review of primary school teachers’ insight into traditional instruction and activity-based learning in mathematics education. International Journal of Applied Research in Social Sciences, 6(11), 2778–2790. https://doi.org/10.51594/ijarss.v6i11.1725
Farhan, M., Taofik, & Soleh, D. A. (2025). Penerapan media pembelajaran berbasis puzzle sugam untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 2477–2143. https://doi.org/10.51276/jipd.v10i2.1120
Hartati, Y., Ilhamdi, M. L., & Khair, B. N. (2021). Proses penggunaan media pembelajaran Montessori pada materi penjumlahan dan pengurangan untuk siswa kelas 1 SD. Jurnal Ilmiah PENDAS: Primary Education Journal, 2(1), 67–71. https://doi.org/10.29303/pendas.v2i1.103
Hertanti, M., & Fadiana, M. (2024). Peningkatan hasil belajar sistem pencernaan manusia melalui media organ mask berbasis role playing di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(2), 1105–1111. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.6709
Indraswati, T. (2018). Keefektifan media gambar JENIPER pada model Number Head Together terhadap hasil belajar IPS siswa kelas III SD. JS (Jurnal Sekolah), 2(1), Article 15. https://doi.org/10.24114/js.v2i1.9900
Karjiyati, V. (2020). Implementasi model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa SD. Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 13(2), 146–154. https://doi.org/10.33369/pgsd.13.2.146-154
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Fase A–C. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.
Kusumaningtyas, E. S., & Mukhlishina, I. (2023). Pengembangan media papan magnet merangkai kalimat kelas 1 sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(5), 3172–3179. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i5.6144
Nauko, Y. S., & Amali, L. N. (2021). Pengenalan anatomi tubuh menggunakan teknologi augmented reality berbasis Android. Jambura Journal of Informatics, 3(2), 66–76. https://doi.org/10.37905/jji.v3i2.11720
Niawati, K., Reffiane, F., & Munfaricha, S. (2023). Upaya meningkatkan hasil belajar IPAS kelas V melalui metode problem based learning (PBL) berbantu media konkret. Jurnal Pendidikan Guru Profesional, 1(2), 215–224. https://doi.org/10.37478/jpgp.v1i2.215
Nurjanah, N., Dahlan, J. A., & Wibisono, Y. (2020). The effect of hands-on and computer-based learning activities on conceptual understanding and mathematical reasoning. International Journal of Instruction, 14(1), 143–160. https://doi.org/10.29333/iji.2021.1419a
Panggalih, R. H., & Handayani, D. E. (2023). Pengembangan media pembelajaran materi sistem pernapasan manusia berbantuan aplikasi SAC untuk sekolah dasar. Jurnal Tarbiyah, 30(1), 176–190. https://doi.org/10.30829/tar.v30i1.2693
Pratiwi, A., Kirana, A., & Amrullah, A. K. (2024). Penerapan media smart box untuk meningkatkan pemahaman siswa materi hak dan kewajiban kelas VI. Journal of Education and Pedagogy, 1(2), 106–114. https://doi.org/10.62354/jep.v1i2.15
Putri, R. F., Nabiilah, F., Vedwina, M. S., & Wahyuningsih, Y. (2026). Pengaruh media konkret terhadap aktivitas dan hasil belajar IPS pada siswa kelas 1–3 SD: Systematic literature review. Jurnal Basicedu, 10(1), 215–227. https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i1.10894
Salsahena, A., & Fitri, A. (2026). Analisis kebutuhan belajar siswa pada materi sistem pencernaan manusia di kelas V sekolah dasar. Jurnal Lentera Edukasi, 4(2), 121–128. https://doi.org/10.70305/jle.v4i2.227
Santika, M., & Oktaviarini, N. (2025). Pengembangan smart box games pintar mata pelajaran IPAS materi sistem organ tubuh manusia kelas V sekolah dasar. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(3), 167–176. https://doi.org/10.57218/jupeis.vol4.iss3.1680
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suparno, P. (2012). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget. Kanisius.
Suryawan, A., Evalina, E., & Wulandani, N. (2024). Rulisca: Science learning media for elementary school students. Community Empowerment, 9(4), 739–744. https://doi.org/10.31603/ce.10899
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















