PENGARUH PENGGUNAAN SMART TV TERHADAP KOMUNIKASI DAN KOLABORASI SISWA MADRASAH ALIYAH
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i3.12003Keywords:
Smart TV, komunikasi, kolaborasi, madrasah, pembelajaran digitalAbstract
Two of the four core competencies of the 21st century that students must possess are the ability to communicate and collaborate. However, there has been little in-depth research on the development of these two skills in schools that use learning technologies such as Smart TVs. As stipulated in Presidential Instruction Number 7 of 2025, the national learning digitalization program has encouraged the presence of Smart TVs in educational environments, including at the State Islamic Senior High School (MAN) in Demak Regency. However, the number of studies specifically examining the effect of Smart TV use on students' ability to communicate and collaborate in Islamic educational institutions is still very limited. Thus, the interaction dynamics generated by the characteristics of the madrasah learning culture may be very different. Therefore, this study attempts to explain how Smart TV use impacts students' ability to communicate and collaborate at the State Islamic Senior High School (MAN) in Demak Regency. This study uses a qualitative descriptive approach. Data were collected through active participation, in-depth interviews with four informants from grades XI and XII, and documentation of various classroom learning activities. Next, the collected data were analyzed using an interactive analysis model developed by Miles, Huberman, and Saldana. This model consists of three main stages: data condensation, data presentation, and drawing and verifying conclusions. The results of the study indicate that the use of smart TVs benefits the development of students' communication skills. Seven interrelated thematic concepts reflect these findings: Smart TVs serve as a shared center of attention in the learning process, media increases students' courage to communicate, media functions as a visual scaffold that supports presentation tasks, creates collective accountability based on display targets to be achieved, media operators emerge as new collaborative roles in groups, and the development of collaboration in these groups. These findings indicate that the presence of smart TVs does not automatically change the way students learn in the classroom. On the other hand, planned and organized pedagogical strategies are needed to maximize media collaboration in madrasah education.
ABSTRAK
Dua dari empat kompetensi inti abad ke-21 yang harus dimiliki siswa adalah kemampuan berkomunikasi dan kolaborasi. Namun, belum banyak penelitian mendalam tentang pengembangan kedua keterampilan ini di sekolah yang menggunakan teknologi pembelajaran seperti Smart TV. Sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, program digitalisasi pembelajaran nasional telah mendorong kehadiran Smart TV di lingkungan pendidikan, termasuk di MAN Kabupaten Demak. Namun, jumlah studi yang secara khusus meneliti pengaruh penggunaan Smart TV terhadap kemampuan siswa untuk berkomunikasi dan berkolaborasi di institusi pendidikan Islam masih sangat terbatas. Dengan demikian, dinamika interaksi yang dihasilkan oleh karakteristik budaya pembelajaran madrasah mungkin sangat berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba menjelaskan bagaimana penggunaan Smart TV berdampak pada kemampuan siswa untuk berkomunikasi dan berkolaborasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Demak. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui partisipasi aktif, wawancara mendalam dengan empat informan dari kelas XI dan XII, dan dokumentasi berbagai kegiatan pembelajaran di kelas. Selanjutnya, data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Huberman, dan Saldana. Model ini terdiri dari tiga tahap utama: kondensasi data, presentasi data, dan penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Smart TV menguntungkan perkembangan kemampuan komunikasi siswa. Tujuh konsep tematik yang saling terkait mencerminkan temuan ini: Smart TV berfungsi sebagai pusat perhatian bersama dalam proses pembelajaran, media meningkatkan keberanian siswa untuk berkomunikasi, media berfungsi sebagai perancah visual yang mendukung tugas presentasi, menciptakan akuntabilitas kolektif berdasarkan target tampilan yang harus dicapai, operator media muncul sebagai peran kolaboratif baru dalam kelompok, dan pengembangan kolaborasi dia Temuan ini menunjukkan bahwa kehadiran Smart TV tidak secara otomatis mengubah cara siswa belajar di kelas. Di sisi lain, strategi pedagogis yang direncanakan dan terorganisir diperlukan untuk memaksimalkan kolaborasi media dalam pendidikan madrasah.
Downloads
References
Barokah, N., & Untung, S. (2024). Pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan komunikasi siswa sekolah dasar. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, 1(4), 357–366. https://doi.org/10.62383/dilan.v1i4.883
Creswell, J. W. (2022). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (6th ed.). Pearson.
Hidayati, N., & Manshur, U. (2024). Innovation of learning media with Smart TV to increase students' interest in learning. Proceeding of International Conference on Education, Society and Humanity, 2(2), 1232–1243. https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/icesh/article/view/10316
Hilmiah, H., & Salehudin, M. (2024). Peran TIK pada pembelajaran abad 21 dalam keterampilan kritis, kreatif dan kolaboratif anak usia dini. Journal of Instructional and Development Researches, 4(6), 609–618. https://doi.org/10.53621/jider.v4i6.449
Husraini, L., Damayanti, D., Natalia, N., & Gusmaneli, G. (2025). Pengaruh penggunaan Smart TV sebagai media pembelajaran terpadu terhadap motivasi dan partisipasi belajar siswa di MTs Quranic Scientia FTK UIN Imam Bonjol Padang pada era digital. Maximal Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan, 3(2), 89–96. https://malaqbipublisher.com/index.php/MAKSI/article/view/824
Kemendikdasmen. (2025). Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Kemendikdasmen. (2025). Panduan pemanfaatan Interactive Flat Panel dalam pembelajaran. Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif.
Kemenag Jateng. (2023). Laporan evaluasi penggunaan Smart TV dalam pembelajaran madrasah di Jawa Tengah. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
Lubis, R. A., & Jayanti, R. D. (2025). Kolaborasi siswa dalam pembelajaran abad ke-21: Studi sistematis. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 11116–11123. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i3.32260
Mardhiyah, R. H., Aldriani, S. N. F., Chitta, F., & Zulfikar, M. R. (2021). Pentingnya keterampilan belajar di abad 21 sebagai tuntutan dalam pengembangan sumber daya manusia. Lectura: Jurnal Pendidikan, 12(1), 29–40. https://doi.org/10.31849/lectura.v12i1.5813
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Muflihah, M., & Puspita W, D. M. A. (2024). Peningkatan motivasi belajar siswa melalui inovasi pembelajaran SKI berbasis Smart TV di MTs Irsyadun Nasyi'in. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(4), 1539–1554. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i4.802
Nuraini, S., Yuliana, Y., Tisnasari, T., & Setiawan, A. (2024). Keterampilan kolaborasi sebagai kompetensi abad ke-21 dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 12–25. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v13i1.67151
Nur Airilya Putri, A., Nuralan, N., & Saugadi, S. (2025). Penerapan pembelajaran berbasis digital terhadap partisipasi dan interaksi siswa di MTs Negeri 1 Palu. Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi, 11(2), 89–103. https://doi.org/10.24036/jpset.v11i2.1312
Rahayu, R., Iskandar, S., & Abidin, Y. (2022). Inovasi pembelajaran abad 21 dan penerapannya di Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(2), 2099–2104. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2082
Rifai, M. H., & Hendriana, D. (2025). Implementasi penggunaan media elektronik Smart TV pada pembelajaran IPS kelas VIII SMP Ulil Albab Mojo Kediri. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(2), 360–383. https://doi.org/10.62383/sosial.v3i2.856
Rusdianti, R., Lukman Hakim, & Naila Amanyya Muhibin. (2025). Strategi media pembelajaran PAI di era digital abad ke-21. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 22(1), 78–92. https://doi.org/10.14421/jpai.2025.221-05
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif: Dilengkapi dengan contoh proposal dan artikel dari berbagai bidang. Alfabeta.
Taqwa, M., & Yulianita, R. (2025). Implementasi teknologi informasi dan komunikasi di madrasah digital MAN 3 Palembang. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 7(2), 112–128. https://doi.org/10.19109/takwil.v7i2.20891
Wicaksono, A. B. (2023). Pemanfaatan media digital untuk meningkatkan kolaborasi dan komunikasi siswa. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 9(1), 23–37. https://doi.org/10.22219/jinop.v9i1.24391
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














