STEM-BASED DIFFERENTIATION ASSESSMENT TOOLS FOR CRITICAL THINGKING SKILLS IN TRANSVERSAL LEARNING
DOI:
https://doi.org/10.51878/edutech.v6i3.14299Keywords:
assessment instrument, differentiation, STEM, critical thinking, transverse wavesAbstract
Critical thinking is an essential 21st-century competency that students are expected to develop. However, physics instruction in schools remains largely focused on routine problems that primarily assess memory and conceptual understanding, limiting opportunities to evaluate higher-order thinking skills. This research and development (R&D) study aimed to develop a STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics)-based differentiated assessment instrument that is valid, reliable, practical, and effective for measuring senior high school students’ critical thinking skills on the topic of transverse waves. The study employed the 4D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The participants consisted of three expert validators, one physics teacher, and 20 Grade 11 science students at SMAS YAPIM TARUNA STABAT. Data were collected using expert validation sheets, critical thinking tests, and teacher and student response questionnaires. Data analysis included validity and reliability testing, item difficulty and discrimination analyses, the Wilcoxon signed-rank test, and N-Gain analysis. The results indicated that the instrument achieved an expert validity score of 88% (highly valid) with a Cohen’s Kappa coefficient of 0.590 (good agreement). Four of the six test items were empirically valid, and the instrument’s reliability improved from 0.210 to 0.793 after item refinement. Students’ mean critical thinking scores increased substantially from 34.95 on the pretest to 93.52 on the posttest, with a Wilcoxon significance value of p = 0.000 (< 0.05) and an N-Gain score of 0.8977 (high category). The practicality evaluation yielded a score of 94.32% (highly practical). These findings demonstrate that the developed instrument is valid, reliable, practical, and effective for assessing critical thinking skills and can serve as an alternative assessment tool to support contextual, equitable, and meaningful physics learning in the 21st century.
ABSTRAK
Berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting abad ke-21 yang harus dimiliki peserta didik. Namun, pembelajaran fisika di sekolah masih didominasi oleh soal-soal rutin yang hanya mengukur kemampuan mengingat dan pemahaman konsep sehingga potensi peserta didik dalam berpikir tingkat tinggi belum terukur secara optimal. Penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen berdiferensiasi berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang valid, reliabel, praktis, dan efektif untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA pada materi gelombang transversal. Penelitian menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subjek penelitian terdiri atas tiga validator ahli, seorang guru fisika, dan 20 peserta didik kelas XI MIPA di SMAS YAPIM TARUNA STABAT. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, tes kemampuan berpikir kritis, serta angket respons guru dan peserta didik. Analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, analisis tingkat kesukaran dan daya pembeda butir soal, uji Wilcoxon, serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memperoleh tingkat validitas ahli sebesar 88% (sangat valid) dengan koefisien Cohen’s Kappa sebesar 0,590 (kategori baik). Empat dari enam butir soal dinyatakan valid secara empiris, sedangkan reliabilitas instrumen meningkat dari 0,210 menjadi 0,793 setelah dilakukan penyempurnaan butir soal. Rata-rata skor kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat secara signifikan dari 34,95 pada pretest menjadi 93,52 pada posttest, dengan nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar p = 0,000 (< 0,05) dan nilai N-Gain sebesar 0,8977 (kategori tinggi). Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase sebesar 94,32% (sangat praktis). Temuan ini menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, reliabel, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai alternatif instrumen asesmen untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran fisika abad ke-21 yang kontekstual, berkeadilan, dan bermakna bagi peserta didik dengan karakteristik yang beragam.
Downloads
References
Abeto, A. (2024). Pengembangan instrumen penilaian keterampilan berpikir tingkat tinggi untuk kelas XI. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 6785–6799. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.13437
Amelia Purnomo, P., & Puspitawati, R. P. (2025). Pengembangan e-modul berbasis STEM pada materi pencemaran udara untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa. BioEdu: Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi, 14(3), 630–638. https://doi.org/10.26740/bioedu.v14n3.p630-638
Arisha, D., & Surya, E. (2024). Pengembangan LKPD berbasis pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(1), 345–352. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i1.24172
Arjaya, B. A. I., Puspaningsih, R. A., Ekayanti, N. W., Budiningsih, N. D., & Suyati. (2025). Optimalisasi kemampuan berpikir kritis siswa melalui implementasi pendekatan STEM di SMAN Bali Mandara. Jurnal Santiaji Pendidikan, 15(1), 112–121. https://doi.org/10.36733/jsp.v15i1.11127
Dessiane, S. T., & Kristin, F. (2021). Pengembangan instrumen penilaian sikap sosial pembelajaran tematik kelas IV SD. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia, 6(1), 21–26. https://doi.org/10.26737/jpipsi.v6i1.2310
Hadiyanti, N. F. D., Hobri, Prihandoko, A. C., Susanto, Murtikusuma, R. P., Khasanah, N., & Maharani, P. (2021). Development of mathematics e-module with STEM-collaborative project-based learning to improve mathematical literacy ability of vocational high school students. Journal of Physics: Conference Series, 1839(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1839/1/012031
Hapsari, Y. H. P., & Gularso, D. (2024). Pengembangan kepraktisan instrumen penilaian berbasis keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SD Negeri Wirosaban. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 1351–1357. https://doi.org/10.31004/cendekia.v8i2.3309
Hasibuan, Y. V., Hasairin, A., & Restuati, M. (2024). Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar bioteknologi kelas XII SMA berbasis HOTS dan kemampuan berpikir kritis. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(4), 4317–4326. https://doi.org/10.58230/27454312.1092
Idamayanti, R., & Sakti, I. (2025). Pengembangan modul ajar fisika berdiferensiasi di SMA. Charm Sains: Jurnal Pendidikan Fisika, 6(1), 17–24. https://doi.org/10.53682/charmsains.v6i1.416
Kumalasari, S. N., & Putra, N. M. D. (2021). Pengembangan instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis pada materi gelombang cahaya untuk siswa SMA. UPEJ Unnes Physics Education Journal, 10(3), 256–263. https://doi.org/10.15294/upej.v10i3.55696
Kusyanto, K., Irwan, E., & Yazid, I. (2022). Implementasi pendekatan STEM untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan self-efficacy. Pasundan Journal of Mathematics Education, 12(2), 1–16. https://doi.org/10.23969/pjme.v12i2.5438
Maharani, P. R., Nitiasih, P. K., & Mahayanti, N. W. S. (2024). Differentiated assessment instrument: A development study (a case study of grade XI students in the first semester of senior high school). Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(4), 13928–13941. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.34784
Marlina, M., Kusumastuti, G., & Ediyanto, E. (2023). Differentiated learning assessment model to improve involvement of special needs students in inclusive schools. International Journal of Instruction, 16(4), 423–440. https://doi.org/10.29333/IJI.2023.16425A
Oktaviyanti, R., Fatmahanik, U., & Fadly, W. (2023). Pengembangan bahan ajar berbasis STEM dengan memanfaatkan augmented reality dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 3(3), 303–314. https://doi.org/10.21154/jtii.v3i3.1592
Permata, I., Nugroho, A. S., & Hayat, M. S. (2025). Pengembangan instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis pada materi ekosistem untuk siswa kelas X: Validitas dan reliabilitas. Eduproxima (Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA), 7(4), 2053–2063. https://jurnal.stkippgritulungagung.ac.id/index.php/eduproxima/article/view/8107
Priatna, R., Agustina, T. W., & Malik, A. (2024). Pengembangan instrumen tes kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi gelombang berjalan. Science and Physics Education Journal, 8(1), 22–33. https://doi.org/10.31539/spej.v8i1.12628
Saputra, I. G. E., Jampel, I. N., & Parwata, I. G. L. A. (2022). Pengembangan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP pada materi getaran dan gelombang. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia, 5(2), 154–164. https://doi.org/10.23887/jppsi.v5i2.51772
Setiani, R., Kafii, M. S., & Dwikoranto. (2023). Validity development of critical thinking skill test instruments on running and stationary wave materials. Inovasi Pendidikan Fisika, 12(3), 111–118. https://doi.org/10.26740/ipf.v12n3.p111-118
Supriana, E., Liliani, N. T., & Luthfia, R. Z. (2024). Tantangan implementasi pembelajaran berdiferensiasi: Sebuah studi literatur. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 4(5). https://doi.org/10.17977/um065.v4.i5.2024.9
Thiagarajan, S. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Indiana University. (Buku, tidak memiliki DOI)
Tomlinson, C. A. (2013). Assessment and student success in a differentiated classroom. ASCD.
Utami, D. A. P., & Wardani, N. S. (2020). Pengembangan instrumen penilaian kognitif dalam pembelajaran tematik kelas V SD. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 20(2), 1–18. https://jurnal.stkippgribl.ac.id/index.php/lentera/article/view/483
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















