ANALISIS FAKTOR PENYEBAB STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA WAWOWAE
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i2.9890Keywords:
Stunting, Analisis, Anak Usia DiniAbstract
This study is motivated by the high prevalence of stunting among early childhood, which has significant impacts on physical growth, cognitive development, and the quality of human resources in the future. The objective of this study is to analyze the factors causing stunting among early childhood in Wawowae Village. This research employed a qualitative method with a descriptive approach. The research subjects consisted of parents of stunted children and Posyandu cadres selected through purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles, Huberman, and Saldana model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, and was validated through source and technique triangulation. The results show that stunting is caused by several main factors, including inadequate nutritional intake characterized by limited food variety and low consumption of animal protein, suboptimal parenting practices in managing children’s eating schedules and assistance, and socio-economic conditions that limit the ability to provide nutritious food. In addition, environmental factors such as sanitation are not the primary cause, although some hygiene practices are still not optimal. This study confirms that stunting is a multidimensional problem that requires integrated interventions through improving parental nutrition literacy and optimizing the use of local food resources.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus stunting pada anak usia dini yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab stunting pada anak usia dini di Desa Wawowae. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas orang tua anak stunting dan kader Posyandu yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stunting disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu rendahnya asupan gizi yang ditandai dengan kurangnya variasi makanan dan konsumsi protein hewani, pola asuh yang belum optimal dalam pengaturan jadwal makan dan pendampingan anak, serta kondisi sosial ekonomi keluarga yang membatasi kemampuan dalam menyediakan makanan bergizi. Selain itu, faktor lingkungan seperti sanitasi tidak menjadi penyebab utama, meskipun masih ditemukan perilaku hidup bersih yang belum optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa stunting merupakan masalah multidimensional yang memerlukan intervensi terpadu melalui peningkatan literasi gizi orang tua dan pemanfaatan sumber pangan lokal.
Downloads
References
Adityaningrum, A., Arsad, N., & Jusuf, H. (2023). Faktor penyebab stunting di Indonesia: Analisis data sekunder data SSGI tahun 2021. Jambura Journal of Epidemiology, 2(1), 1-10. https://doi.org/10.56796/jje.v2i1.21542
Amran, R., Pratama, R. R., & Wahyuni, S. (2025). Stunting sebagai ancaman kualitas sumber daya manusia: Perspektif gizi, lingkungan, dan sosial. Scientific Journal, 4(4), 233-240. https://doi.org/10.56260/sciena.v4i4.234
Ayuni, S. S., Rizqi, E. R., & Isnaeni, L. M. A. (2024). Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting pada Balita Usia 12-24 Bulan di Desa Karya Mulya, Provinsi Riau. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 3 (1), 48-55. https://doi.org/10.25182/jigd.2024.3.1.48-55
Denggu, A., Babo, M., Kolong, D. R., Bheja, K., Wula, F. R., Wani, B., ... & Dolo, F. X. (2024). Peningkatan pola pikir orang tua dalam pemenuhan gizi untuk pencegahan stunting di Desa Libunio. Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata, 2(4), 255-262. https://doi.org/10.38048/jckkn.v2i4.3372
Doy, E., Ngura, E. T., & Ita, E. (2021). Analisis faktor-faktor penyebab terjadinya stunting pada anak usia dini di kabupaten ngada. Jurnal Citra Pendidikan, 1(1), 136-150. https://doi.org/10.38048/jcp.v1i1.167
Eldrian, F., Karinda, M., Setianto, R., Dewi, B. A., & Gusmira, Y. H. (2023). Hubungan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 9(1), 80-89. https://dx.doi.org/10.29241/jmk.v9i1.1366
Eno, P., Ndai, M. B., Nena, M. J., & Meka, M. (2025). Sosialisasi pencegahan stunting untuk meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat di Desa Tarawali. Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata, 3(2), 128-133. https://doi.org/10.38048/jckkn.v3i2.5223
Husain, H. (2024). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Prevalensi Stunting Di Indonesia: Implikasi Untuk Penanganan Stunting Oleh BPJS Kesehatan. Jurnal MSA (Matematika dan Statistika serta Aplikasinya), 12(2), 48-56. https://doi.org/10.24252/msa.v12i2.39799
Kumalasari, V., & Sari, V. P. (2025). Pengetahuan Dan Sikap Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Posyandu Harapan Kita Cagungan Bantul. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 4(3), 175-182. https://doi.org/10.51878/healthy.v4i3.6796
Laily, L. A., & Indarjo, S. (2023). Literature review: Dampak stunting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(3), 354-364. https://doi.org/10.15294/higeia.v7i3.63544
Mulyana, A. (2025). Implikasi stunting terhadap kemampuan kognitif dan fisik anak usia dini di TK At-Taqwa Teta Lambitu. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 122-133. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24512
Nasution, F., Ningsih, K. P., Nasution, T. M. S., & Dewi, D. K. (2024). Psikologi perkembangan anak usia dini. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 2(1), 117-126. https://doi.org/10.55606/jubpi.v2i1.2490
Ngura, E. T. (2022). Upaya Pencegahan Stunting melalui Pemanfaatan Pangan Lokal Ubi untuk Meningkatkan Asupan Gizi Ibu Hamil. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4(1), 292-303. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i1.1318
Ngura, E. T., Wangge, E. K., Sila, S. O., Ndai, A., & Ndaki, S. (2023). Penyuluhan Pencegahan Dan Penanganan Stunting Di Desa Lokalaba. Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata, 1(3), 81-86. https://doi.org/10.38048/jckkn.v1i3.2175
Paramitha, I. A., Arifiana, R., Pangestu, G. K., Rahayu, N. A., & Rosidi, A. (2024). Gambaran Kejadian Stunting Berdasarkan Karakteristik Ibu Pada Balita Usia 24-59 Bulan. HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(1), 37-44. https://doi.org/10.51878/healthy.v3i1.2736
Ramdika, S. B., Fajar, N. A., Flora, R., & Rosyada, A. (2025). Hubungan Praktik Pemberian Asi Eksklusif Dan Mp-Asi Dengan Kejadian Stunting Di Pesisir Sungai Musi Palembang. JPK: Jurnal Penelitian Kesehatan, 15(1), 46-55. https://doi.org/10.54040/jpk.v15i1.304
Tia, Y. W., Ita, E., & Ngura, E. T. (2022). Persepsi Masyarakat Tentang Stunting Pada Anak Usia Dini Di Kabupaten Ngada. Jurnal Citra Pendidikan, 2(1), 75-83. https://doi.org/10.38048/jcp.v2i1.347
Tunga, S., Kae, E. R., Engo, M. F., Meo, M. A., Pase, Y., Rita, F., Dae, W. L., Sutomi, R. N., Orka, G. P. A., Awe, E. Y., & Tapo, Y. B. O. (2025). Analisis Hubungan Tingkat Pendidikan dan Ketahanan Pangan Terhadap Kejadian Stunting di Desa Piga I, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada. Jurnal Citra Kuliah Nyata STKIP Citra Bakti, 3(3), 179–185. https://doi.org/10.38048/jckkn.v3i3.3389
Widyawati, S. A., Siswanto, Y., & Afandi, A. (2023). Faktor Risiko Penyebab Stunting pada Balita Usia 6-36 Bulan: Risk Factors Causing Stunting in Toddlers Aged 6-36 Months. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 6(2), 169-176. https://doi.org/10.35473/ijm.v6i2.3042
Yulianti, M., Hasanah, P. N., & Faozi, B. F. (2025). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Balita. Penerbit NEM.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













