ESTETIKA, ETIKA, DAN IDENTITAS DALAM PEMBELAJARAN MUSIK TRADISIONAL UNTUK ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i1.8534Keywords:
Estetika, Etika, Musik, TradisionalAbstract
Traditional music learning in early childhood plays an important role not only in the development of musical abilities, but also in the formation of character, emotional sensitivity, and the strengthening of cultural identity. This article aims to examine traditional music education from a philosophy of education perspective by positioning aesthetics, ethics, and identity as the three main pillars of arts education. The study employs a normative qualitative approach through a literature review and conceptual reflection on traditional music learning practices in early childhood education institutions in Indonesia. The findings indicate that traditional music functions as a holistic educational medium that integrates aesthetic experiences, the cultivation of moral virtues, and the reinforcement of children’s cultural identity. Aesthetic values are reflected in the process of appreciating harmony, rhythm, and musical expression, which foster children’s sensitivity and creativity. Ethical dimensions develop through collective musical practices that instill discipline, responsibility, cooperation, and empathy. Meanwhile, identity values play a role in strengthening a sense of nationalism and appreciation for local cultural heritage amid globalization. These findings affirm that traditional music learning is a sustainable educational strategy that supports the formation of well-rounded individuals.
ABSTRAK
Pembelajaran musik tradisional pada anak usia dini memiliki peran penting tidak hanya dalam pengembangan kemampuan musikal, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kepekaan rasa, dan penguatan identitas budaya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran musik tradisional dari perspektif filsafat pendidikan dengan menempatkan estetika, etika, dan identitas sebagai tiga pilar utama pendidikan seni. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif normatif melalui studi literatur dan refleksi konseptual terhadap praktik pembelajaran musik tradisional di lembaga pendidikan anak usia dini di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa musik tradisional berfungsi sebagai media pendidikan holistik yang mengintegrasikan pengalaman estetis, pembentukan kebajikan moral, serta penguatan jati diri budaya anak. Nilai estetika tercermin dalam proses apresiasi harmoni, ritme, dan ekspresi musikal yang menumbuhkan kepekaan dan kreativitas anak. Dimensi etika berkembang melalui praktik musikal kolektif yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan empati. Sementara itu, nilai identitas berperan dalam memperkuat rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap warisan budaya lokal di tengah arus globalisasi. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran musik tradisional merupakan strategi pendidikan berkelanjutan yang mendukung pembentukan manusia seutuhnya.
References
Anggreni, M. A., & Fachrurrazi, A. (2025). Revitalisasi Kearifan Lokal Untuk Membangun Identitas Budaya Pada Anak Usia Dini. Zaheen: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 1(1), 172-187. https://jurnalinspirasimodern.com/index.php/Zaheen/article/view/91
Ardila, N. (2024). Meningkatkan aspek kesenian anak melalui musik tradisional di TK Babar Sari Pancur Batu. Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon, 12(1), 61–70. https://doi.org/10.32534/jjb.v12i1.5215
Ardipal, A., Machfauzia, A. N., & Zamil, I. (2023). Pengaruh permainan alat musik tradisional terhadap kecerdasan emosi pada anak usia TK. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4223–4231. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5024
Ariska, K., & Naimah, N. (2021). Penggunaan alat musik tradisional sebagai media pengembangan motorik kasar dan kognitif anak. Jurnal Pelita PAUD, 4(2), 101–108. https://jurnal.umkuningan.ac.id/index.php/pelitapaud/article/view/1011
Barrett, M. S., Flynn, L., Brown, J. E., & Welch, G. F. (2019). Beliefs and values about music in early childhood education and care: Perspectives from practitioners. Frontiers in Psychology, 10(724), 1–14. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.00724
Christina, D., Yetti, E., & Herdiati, D. (2025). Membentuk Generasi Cinta Budaya Lewat Musik Tradisional Di Usia Emas. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 933-947. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5643
Dewey, J. (1934). Art As Experience. New York: Minton, Balch & Company.
Dwi, R. A., & Futaqi, S. (2022). Upaya Meningkatkan Daya Kreativitas Anak melalui Metode Bermain Alat Musik Tradisional Saron di TK Budi Luhur. MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 50-58. https://doi.org/10.52166/mjpiaud.v1i1.3632
Elliott, D. J., & Silverman, M. (2015). Music Matters: A Philosophy Of Music Education (2nd Ed.). Oxford University Press.
Hasibuan, I. W., Handayani, N. D., Amelia, P., & Hasibuan, R. (2025). Pembelajaran Seni Tari dan Seni Musik terhadap Kreativitas Kemampuan Motorik Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Dan Kewarganegaraan, 2(3), 143–149. https://doi.org/10.61132/paud.v2i3.503
Munawaroh, H., Sriyanto, A., & Prabowo, D. S. (2025). Pelestarian Kesenian Tradisional Anggun (Angklung Gunung) dalam Menumbuhkan Karakter Cinta Tanah Air Anak Usia Dini. Asghar: Journal of Children Studies, 5(1), 15-24. https://doi.org/10.28918/asghar.v5i1.10473
Nasution, R. A. (2016). Pembelajaran Seni Musik Bagi Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Raudhah, 4(1), 11-21. http://dx.doi.org/10.30829/raudhah.v4i1.60
Nussbaum, M. C. (2011). Creating Capabilities: The Human Development Approach. Harvard University Press.
Perdana, F. (2022). Musik Tradisional bagi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. ASGHAR: Journal of Children Studies, 2(1), 81-92. https://doi.org/10.28918/asghar.v2i1.5772
Priyanto, S. U. (2013). Pendidikan musik untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Sendratasik, 2(1), 42–52. https://doi.org/10.26740/jps.v2n1.p42-52
Purhanudin, M. V., & Nugroho, R. A. A. E. (2021). Musik dalam Konteks pendidikan anak usia dini. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 4(1), 41-51. https://journal.stt-abdiel.ac.id/tonika/article/view/244
Putri, C. F., & Pamungkas, J. (2025). Eksplorasi Ekspresi Seni Anak Usia Dini Melalui Tari Daerah dan Musik Tradisional Angklung : Studi di TKN Pembina dan TK Santa Theresia. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 1026–1033. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.1172
Putri, L. S., Tasya, L., Qistina, N. I., & Lubis, H. Z. (2024). Pentingnya Pendidikan Musik dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di TK Ananda. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 223–231. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12367
Rahman, H. (2019). Musik Dalam Pendidikan Anak Usia Dini. EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education), 1(1), 130-142. https://doi.org/10.30863/educhild.v1i1.1307
Rahman, R. M. A., Basir, J. M., & Zain, A. (2025). The Role Of Traditional Songs In Early Childhood Education: Fostering Values, Cultural Identity, And Creativity: A Systematic Review. International Journal Of Education, Psychology And Counselling (IJEPC), 10(59). https://doi.org/10.35631/IJEPC.1059019
Rambe, A. P., Batubara, H., Siregar, R. M., & Lubis, H. Z. (2023). Pembelajaran Seni Musik AUD di RA Al-Kamal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 31262–31269. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.12097
Regelski, T. A. (2012). Ethical dimensions of school music. Action, Criticism, and Theory for Music Education, 11(1), 7–42. https://eric.ed.gov/?id=EJ988995
Rodrigues, H., Pereira, A. I., Rodrigues, P. M., Rodrigues, P. F., & Broock, A. (2025). Music and Arts in Early Childhood Education: Paths for Professional Development Towards Social and Human Development. Education Sciences, 15(8), 991. https://doi.org/10.3390/educsci15080991
Soley, G., & Spelke, E. S. (2016). Shared cultural knowledge: Effects of music on young children’s social preferences. Cognition, 148, 106-116. https://doi.org/10.1016/j.cognition.2015.09.017
Sultanova, Z. (2024). Music Unites Moral And Aesthetic Culture On The Path Of Musical And Artistic Development Of The Child. Oriental Art and Culture, 5(1), 285-290.
United Nations Development Programme (UNDP). (2024). Human Development Report 2023-24: Breaking The Gridlock: Reimagining Cooperation In A Polarized World. UNDP. https://hdr.undp.org/content/human-development-report-2023-24
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













