PROBLEMATIKA SISTEM PEMBELAJARAN DI MADRASAH DINIYAH FORMAL AL-MUNAWWAROH KWAGEAN KEDIRI
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.16415Keywords:
Learning system, Madrasah diniyah, Educational problemsAbstract
Madrasah diniyah plays a pivotal role in strengthening religious comprehension and building exemplary character among Islamic boarding school students. Nevertheless, empirical execution reveals persistent systemic obstacles that hinder the optimum quality of instructional delivery. This descriptive qualitative inquiry aims to critically evaluate the instructional system problems at Madrasah Diniyah Formal Al-Munawwaroh Kwagean Kediri, examining educator dynamics, learners' conditions, learning facilities, curriculum design, and instructional methodologies. Empirical evidence was gathered through rigorous field observation, in-depth interviews with institutional leadership, teachers (ustadz), and students, alongside institutional documentation. The findings indicate that the primary instructional impediments stem from student physical exhaustion due to overlapping schedules, teacher absenteeism triggered by multiple external responsibilities, lack of representative classroom spaces, and the excessive reliance on traditional passive lectures. Consequently, systematic interventions are urgently required through integrated scheduling, pedagogical training workshops for educators, progressive infrastructure development, and the adoption of collaborative, student-centered learning models.
ABSTRAK
Madrasah diniyah memegang peranan krusial dalam membangun pemahaman keagamaan mendalam dan membentuk karakter religius santri di tengah dinamika masyarakat modern. Namun, dalam tataran praksis masih kerap ditemukan beragam hambatan sistemik yang mengurangi efektivitas transfer keilmuan. Riset kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif problematika sistem pembelajaran di Madrasah Diniyah Formal Al-Munawwaroh Kwagean Kediri, mencakup dimensi pendidik, peserta didik, sarana prasarana, kurikulum, serta metode pengajaran. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi lapangan terstruktur, wawancara mendalam terhadap pimpinan, pengajar (ustadz), dan santri, serta kajian dokumentasi madrasah. Temuan penelitian membuktikan bahwa kendala utama berakar dari rendahnya ketahanan fisik santri akibat benturan jadwal madrasah dengan rutinitas pesantren, rangkap jabatan guru yang memicu absensi kelas, keterbatasan ruang belajar representatif, serta dominasi metode ceramah yang pasif. Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi sistem melalui penyusunan jadwal terpadu, pelatihan pedagogik guru pesantren, pemenuhan infrastruktur digital bertahap, dan penerapan metode pembelajaran kolaboratif yang partisipatif.
Downloads
References
Alfarisi, S. (2020). Analisis pengembangan komponen kurikulum pendidikan Islam di madrasah diniyah. Rayah Al-Islam, 4(2), 347–367. https://doi.org/10.37274/rais.v4i02.346
Anggini, I. T., Riana, A. C., Suryani, D., & Wulandari, R. (2022). Pengelolaan kurikulum dan pembelajaran. Jurnal Multidisipliner Kapalamada, 1(3), 398–405. https://doi.org/10.62668/kapalamada.v1i03.253
Apriyanto, R., Q, I. A., & Dea, L. F. (2026). Dinamika pembelajaran dengan menggunakan metode kooperatif dan adaptif dalam upaya meningkatkan hasil belajar santri di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Nurul Qodiri. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(3), 1864–1873. https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11662
Bahri, S. (2022). Pemulihan pembelajaran di sekolah melalui Kurikulum Prototipe. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(3), 204–215. https://doi.org/10.24246/j.js.2022.v12.i3.p204-215
Barsihannor, B. (2021). Manajemen pendidikan Islam. Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 26–52. https://doi.org/10.18592/moe.v7i2.5429
Gymnastiar, A. M. (2024). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas. El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 7(2), 24–45. https://doi.org/10.54125/elbanar.v7i02.274
Habibi, N. (2020). Manajemen pengembangan madrasah yang unggul dan kompetitif. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 1(2), 130–145. https://doi.org/10.21154/sajiem.v1i2.29
Husaini, H. (2021). Eksistensi guru pendidikan agama Islam dalam proses pembelajaran pada masa pandemic Covid-19 di Kota Lhokseumawe. Itqan: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 12(2), 299–322. https://doi.org/10.47766/itqan.v12i2.408
Idi, A. (1999). Pengembangan kurikulum teori dan praktek. Gaya Media Pratama.
Iqbal, M., Sirait, M. H. R. B. R., Sari, D. M., Khairani, E. P., & Harahap, M. S. (2023). Pengamatan kebijakan pendidikan pada madrasah di Indonesia. Journal on Education, 5(3), 9173–9182. https://doi.org/10.31004/joe.v5i3.1721
Lestari, N. D. D., Ibrahim, M., Amin, S. M., & Kasiyun, S. (2021). Analisis faktor-faktor yang menghambat belajar membaca permulaan pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2611–2616. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1278
Lubis, A., & Astutik, A. P. (2025). The active role of santri in creating an inspiring learning environment. Indonesian Journal of Education Methods Development, 20(1). https://doi.org/10.21070/ijemd.v20i1.892
Masdaudi, F. R., & Jamrizal, J. (2023). Tantangan dan harapan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid 19. Jurnal Agroteknologi Pertanian & Publikasi Riset Ilmiah, 5(1), 54–66. https://doi.org/10.55542/jappri.v5i1.718
Mesra, R., & Salem, V. E. T. (2023). Pengembangan kurikulum. OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/qyc5f
Mubarok, R. (2021). Manajemen pembelajaran santri Taman Pendidikan Al-Qu’ran (TPA) Darus Sakinah Sangatta Utara. Al-Rabwah, 14(2), 173–188. https://doi.org/10.55799/jalr.v14i02.51
Munandar, A., Kusuminingrum, F. D., Ferdiansyah, M., Sofia, S., Maryani, I., Putri, Z. A., Nopriyani, A., & Arif, Y. M. (2026). Evaluasi program pengelolaan perpustakaan sebagai sumber belajar di Madrasah Aliyah Laboratorium Kota Jambi menggunakan model CIPP. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 87–98. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.8909
Munawwir, Maulidiyah, A. N., & Najah, S. (2025). Profesionalisme guru terhadap upaya meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran SKI SD/MI. Jemari: Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah, 7(2), 160–178. https://doi.org/10.30599/9zpvdd68
Nasir, R. (2005). Mencari tipologi format pendidikan ideal. Pustaka Pelajar.
Nasution, F. M., & Nasution, S. (2020). Pembiayaan pendidikan Islam abad XXI: Analisis terhadap UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang pembiayaan pendidikan Islam di madrasah. Mataazir: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 1(1), 14–36. https://doi.org/10.56874/jamp.v1i1.62
Parlan, H. P., Andriyani, A., & Lusida, N. (2024). Problematika pesantren dan lembaga pendidikan Islam. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(11). https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i11.3691
Purwanto, E., & Zikriadi, Z. (2025). Peran madrasah sebagai institusi pendidikan Islam. Jupeis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(3), 626–636. https://doi.org/10.57218/jupeis.vol4.iss3.1810
Qiromah, V., & Munawaroh, F. (2026). Implementasi model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(3), 1933–1941. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.11637
Rahman, D., & Akbar, A. R. (2021). Problematika yang dihadapi lembaga pendidikan Islam sebagai tantangan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Nazzama: Journal of Management Education, 1(1), 76. https://doi.org/10.24252/jme.v1i1.25242
Rofiqoh, N., Zaini, A., Ainiyah, N. A., Rahmatulloh, R., & Sobirin, M. T. (2026). Sejarah kebijakan pendidikan diniyah dan dampaknya terhadap perkembangan lembaga pendidikan diniyah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 11(1), 302–311. https://doi.org/10.29303/jipp.v11i1.3474
Rosmana, P. S., Iskandar, S., Kiranti, D. I., Febriyanti, I., Farradhillah, S. Q. A., & Sari, Y. (2022). Urgensi pengembangan kurikulum dalam pendidikan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 8(1), 50–70. https://doi.org/10.31932/jpdp.v8i1.1551
Sanjaya, W. (2012). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Kencana Prenada Media Group.
Setyaningsih, A. Y., Nurlaeli, A., & Wahidin, W. W. (2026). Implementasi manajemen kurikulum terpadu untuk menunjang mutu prestasi santri di SMP Plus Arrusyda Cileungsi. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(3), 2189–2899. https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.10765
Suryana, D., & Maryana, I. (2023). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama di Madrasah Diniyah Marifatul Huda. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1). https://doi.org/10.30868/ei.v12i01.3792
Susilo, I. (2012). Panduan lengkap menyusun silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran. The Pena.
Syafaruddin, I. N. (2005). Manajemen pembelajaran. Quantum Teaching.
Yusuf, C. F. (2006). Isu-isu sekitar madrasah. Puslitbang Departemen Agama RI.
Zainab, N. (2020). Rekonstruksi kurikulum pendidikan agama Islam: Analisis model kurikulum Rahmatan lil Alamin. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 168–183. https://doi.org/10.19105/tjpi.v15i2.4022
Zaman, N. (2023). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam Kurikulum 2013. Al-Uswah: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam, 4(1), 18. https://doi.org/10.24014/au.v4i1.16680
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















