PENGGUNAAN MEDIA SMILEBRIGHT BERBASIS WEB TERHADAP PENGETAHUAN KARIES PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Authors

  • Pujangga Abdillah Yositama Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surabaya
  • Agus Marjianto Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surabaya
  • Isnanto Isnanto Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surabaya
  • Sunomo Hadi Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15728

Keywords:

Media Berbasis Web, Pengetahuan, Karies Gigi, Siswa Sekolah Dasar

Abstract

ABSTRACT

Dental caries is one of the most common oral health problems among school-aged children and may be influenced by limited knowledge about its causes, development, impacts, and prevention. This study aimed to analyze the difference in knowledge about dental caries before and after the use of the web-based SmileBright media among fourth- to sixth-grade students at SDN Klangon 01, Saradan District, Madiun Regency. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The study sample consisted of 51 fourth- to sixth-grade students selected using simple random sampling. The intervention was delivered through SmileBright, a Google Sites-based educational medium containing materials and questions about dental caries. Students' knowledge was measured using a questionnaire before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of 0.05. Before the intervention, 31 students (60.8%) had a low level of knowledge, 12 students (23.5%) had a moderate level, and 8 students (15.7%) had a good level. After the intervention, the number of students with low knowledge decreased to 3 (5.8%), while the numbers with moderate and good knowledge increased to 24 students (47.1%) each. The Wilcoxon test resulted in a p-value of 0.000 (p<0.05), indicating a significant difference in dental caries knowledge before and after the use of SmileBright. Web-based SmileBright can be used as an engaging and accessible alternative for dental health education to improve dental caries knowledge among elementary school students.

ABSTRAK

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak terjadi pada anak usia sekolah dan dapat dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan mengenai penyebab, proses terjadinya, dampak, dan pencegahannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pengetahuan tentang karies gigi sebelum dan sesudah penggunaan media SmileBright berbasis web pada siswa kelas 4–6 SDN Klangon 01 Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas 4–6, dengan sampel sebanyak 51 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi dilakukan menggunakan SmileBright berbasis Google Sites yang memuat materi edukasi dan soal mengenai karies gigi. Pengetahuan siswa diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebanyak 31 siswa (60,8%) memiliki pengetahuan kurang, 12 siswa (23,5%) cukup, dan 8 siswa (15,7%) baik. Setelah intervensi, pengetahuan kurang menurun menjadi 3 siswa (5,8%), sedangkan pengetahuan cukup dan baik masing-masing menjadi 24 siswa (47,1%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (p<0,05), sehingga terdapat perbedaan pengetahuan tentang karies gigi sebelum dan sesudah penggunaan SmileBright. SmileBright berbasis web dapat menjadi alternatif media edukasi kesehatan gigi yang menarik dan mudah diakses untuk meningkatkan pengetahuan karies gigi pada siswa sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anastasia, D. (2023). Systematic review: Hubungan kebiasaan konsumsi minuman manis dengan karies gigi anak. Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM), 5(1), 31–37. https://doi.org/10.36086/jkgm.v5i1.1528

Arsinta, D. S., Supriyana, S., & Sunarjo, L. (2026). Effectiveness of the E-UKGS Web System in Improving School Dental Health Management and Teachers’ Roles. Journal Center of Excellent: Health Assistive Technology, 4(1), 14-24. https://orcid.org/0009-0006-1234-4849

Asmawati, A., Dewi, H., Pratiwi, W., & Ratnasari, N. (2023). Media pembelajaran berbasis web pada mata pelajaran matematika: Systematic literatur review. Jurnal Kependidikan Media, 12(3), 179–186. https://doi.org/10.26618/jkm.v12i3.13485

Aulia, D. A., Hatta, I., & Sari, G. D. (2021). Hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan kesehatan gigi dan mulut terhadap oral hygiene pada siswa SMP. Dentin, 5(2), 52–57. https://doi.org/10.20527/dentin.v5i2.3788

Deynilisa, S., Nurhayati, M., Azizah, M., & Adeila, L. A. (2022). Software game edukasi “Caninuzzle” dalam peningkatan pengetahuan tentang kesehatan gigi anak usia 9–10 tahun. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 17(2), 167–172.

https://doi.org/10.36086/jpp.v17i2.1325

Fadhlurrahman, H. I., Edi, I. S., Larasati, R., & Hadi, S. (2025). Impact of the Android-based Dental Guard application on enhancing dental caries knowledge among 5th grade students at SDN Ngagel 1 Surabaya. [Nama jurnal belum tercantum], 4(6), 405–411. https://doi.org/10.35882/ijahst.v4i6.408

Hindarto. (2025). Web-based learning media improves concept understanding and student engagement. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(4), 2–5.

https://doi.org/10.21070/ijins.v26i4.1537

Imamah, S. N., Dewi, E. R., & Ulfa, M. (2023). Pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan siswa tentang kebersihan gigi dan mulut di sekolah dasar negeri. [Nama jurnal belum tercantum], 4(1), 39–45. https://doi.org/10.47575/jpkm.v4i1.363

Koch, N. M., Raule, J. H., & Bugis, S. (2024). Efektivitas media pamflet dan alat peraga phantom untuk meningkatkan pengetahuan karies gigi pada anak. Bhakti Persada Jurnal IPTEKS, 10(2), 90–97. https://doi.org/10.31940/bp.v10i2.90-97

Laut, D. M., Alisa, F. N., Laela, D. S., & Putri, M. H. (2023). Uji coba rancangan media interaktif terhadap peningkatan pengetahuan tentang karies pada anak sekolah dasar. [Data jurnal perlu diverifikasi], 33(4), 245–254.

https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4577597

Lestary, E. S. J., & Idealistiana, L. (2022). Pengaruh pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan kebiasaan gosok gigi terhadap kejadian karies gigi pada anak. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 8(3), 66–70.

https://doi.org/10.33023/jikep.v8i3.1170

Liasari, I., Priyambodo, A., Utari, N., & Aida, W. N. (2023). Peningkatan pengetahuan kesehatan gigi pada siswa sekolah dasar melalui penggunaan media Busy Book: Pendekatan menarik dalam pendidikan kesehatan gigi. [Nama jurnal belum tercantum], 22(1), 1–7. https://doi.org/10.32382/mkg.v22i1.23

Massau, D. T., EmeliaTonapa, & Bernadetha. (2025). Pendidikan kesehatan berbasis media kuartet untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap menggosok gigi siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(4), 1143–1152.

https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i4.6293

Parmasari, W. D., Tjandra, L., Theodora, & Willianti, E. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dengan kejadian karies pada siswa sekolah dasar Surabaya. [Nama jurnal belum tercantum], 4(2), 61–66.

https://doi.org/10.33096/smj.v4i02.79

Pay, M. N., Wali, A. A., Fankari, F., & Purnama, T. (2023). Penerapan permainan puzzle tentang karies gigi sebagai media promosi kesehatan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3, 146–153.

https://doi.org/10.36082/gemakes.v3i2.1412

Permatasari, V. D., Prasetyowati, S., & Marjianto, A. (2023). Gambaran pengetahuan tentang karies pada siswa sekolah dasar kelas IV. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi (JIKG), 4(3), 75–86. https://doi.org/10.37160/jikg.v4i3.358

Rahmi, P., & Hijriati. (2021). Proses belajar anak usia 0 sampai 12 tahun berdasarkan karakteristik perkembangannya. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 141–154. https://doi.org/10.22373/bunayya.v7i1.9295

Rahmi, S. A., Mulia, R. J., Sara, F., & Rahman, W. A. (2025). Penggunaan media yang efektif dalam promosi kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 203–209. https://doi.org/10.71456/jik.v1i2.278

Sainuddin, Angki, J., S, R., & Bahtiar. (2023). Faktor-faktor penyebab terjadinya karies gigi pada siswa sekolah dasar. Media Kesehatan Gigi: Politeknik Kesehatan Makassar, 22(1), 53–60. https://doi.org/10.32382/mkg.v22i1.26

Saputri, I. N., Aura, P., Kurniasari, N. H., Widodo, Y., & Aprianti, K. (2024). Penerapan game edukasi ular tangga berbasis web terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak. Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM), 6(1), 105–110.

https://doi.org/10.36086/jkgm.v6i1.2153

Downloads

Published

2026-09-28

How to Cite

Yositama, P. A., Marjianto, A., Isnanto, I., & Hadi, S. (2026). PENGGUNAAN MEDIA SMILEBRIGHT BERBASIS WEB TERHADAP PENGETAHUAN KARIES PADA SISWA SEKOLAH DASAR. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(4), 3758–3766. https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15728

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.