IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SASTRA LISAN SAGATA PADA SISWA KELAS 5 MIN 10 BANDAR LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15607Keywords:
implementasi pembelajaran, sastra lisan Lampung, sagata, budaya lokalAbstract
This study is motivated by the declining use of sagata, a form of Lampung oral literature, due to the influence of global culture and reduced transmission of the local language to younger generations. It aims to describe the implementation of sagata instruction among fifth-grade students at MIN 10 Bandar Lampung, including planning, implementation, evaluation, and supporting/inhibiting factors. A qualitative descriptive approach was used. The subjects were three participants: one Lampung language teacher, one madrasah principal, and one fifth-grade student selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing; data validity was established through triangulation. Findings show that instructional planning was carried out systematically, covering module development, objective formulation, material selection, method selection, media preparation, and evaluation planning. Supporting factors included madrasah support, teachers’ roles, and student enthusiasm, while inhibiting factors included limited sagata-specific teaching materials, varying student vocabulary mastery, and the declining everyday use of sagata. Overall, sagata instruction has been implemented in a structured manner, though further strengthening of materials, media, and practice opportunities is needed to sustain its preservation through formal education.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya penggunaan sagata, salah satu bentuk sastra lisan masyarakat Lampung, akibat derasnya arus budaya global serta berkurangnya pewarisan bahasa daerah kepada generasi muda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran sastra lisan sagata pada siswa kelas V MIN 10 Bandar Lampung, mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah tiga orang, yaitu satu guru Bahasa Lampung, satu kepala madrasah, dan satu siswa kelas V yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran sagata dilakukan secara sistematis melalui penyusunan modul ajar, perumusan tujuan, penentuan materi, pemilihan metode, penyiapan media, dan perencanaan evaluasi. Faktor pendukung meliputi dukungan madrasah, peran guru, serta antusiasme siswa, sementara faktor penghambat mencakup keterbatasan bahan ajar khusus sagata, perbedaan penguasaan kosakata bahasa Lampung, dan berkurangnya penggunaan sagata dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi pembelajaran sagata telah terlaksana secara terstruktur, meskipun masih memerlukan penguatan bahan ajar, media, dan kesempatan praktik untuk mendukung keberlanjutan pelestariannya melalui pendidikan formal.
Downloads
References
Alfarabi, M. R. F., & Nurmala, A. (2025). Dinamika pengaruh sastra lisan sagata Lampung dalam pembentukan identitas budaya. Oriental: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 1(2), 48–54. https://doi.org/10.23960/oriental.v1i2.1216
Almajid, H. L., & Ariwanni, K. L. (2025). Analisis kesulitan belajar bahasa Lampung pada anak jenjang sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 283–289. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/34531
Amellina, G., & Ermanda, C. H. (2024). Upaya melestarikan bahasa daerah Lampung melalui metode pembelajaran vidio animasi di sekolah dasar. Jurnal Punyimbang, 4(2), 51–64. https://doi.org/10.23960/punyimbang.v4i2.1129
Anatasya, E., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Peran literasi budaya dan kewargaan dalam upaya pelestarian kebudayaan lokal Nusantara di era revolusi industri 4.0. Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(1), 253–264. https://doi.org/10.51903/bersatu.v2i1.552
Armadi, A., Sulistiyono, Wahdian, A., & Astutik, C. (2025). Pembangunan sikap toleransi dan keterampilan berbahasa melalui pemanfaatan cerita rakyat di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 229–240. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/35884
Diana, A., Astuti, R. D., Supatmawati, A., & Sabila, A. (2025). Nilai moral dalam cerita asal usul sastra lisan Lampung. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP), 8(3), 425–440. https://doi.org/10.31539/mkpryb83
Hulu, D. M. A., Putri, D. A., Prayogi, R., & Riadi, B. (2024). Sagata sebagai ciri khas tradisi lisan masyarakat Lampung Saibatin. BLAZE: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan, 2(4), 240–247. https://doi.org/10.59841/blaze.v2i4.2039
Karsiwan, K., Sari, L. R., & Azzahra, A. (2022). Sagata sebagai identitas tradisi lisan masyarakat Lampung. Pangadereng: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 251–270. https://doi.org/10.36869/pjhpish.v8i2.250
Kaswadi. (2022). Karakteristik dan strategi pembelajaran sastra lisan. Sarasvati, 4(1), 68–78. https://doi.org/10.30742/sv.v4i1.2110
Makau, A. V., Azizurahman, Husein, M., Nurhayati, & Zufriyatun. (2025). Implementasi model dan pendekatan perencana pembelajaran dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar pada lembaga pendidikan dasar Islam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 220–226. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/35461
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Muzakhy, F. R., Pratama, B., Budiarto, M. Y., Agustian, R., Nurhayati, & Indramaya, S. (2025). Konsep, fungsi, prinsip, dan peran perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan efektivitas belajar dan mengajar di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Batam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 310–321. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/35464
Nofita, D., Haryadi, & Santoso, B. W. J. (2025). Implementasi culturally responsive teaching dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan minat belajar siswa di SDN Rawasari 05 Jakarta Pusat. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 320–326. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/35859
Nurdiansyah, A., & Azami, M. N. (2025). Peran guru terhadap keterampilan berbicara peserta didik sekolah dasar melalui diskusi kelompok. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 222–237. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/35957
Nurjanah, I., Puspitasari, W. D., Febriyanto, B., & Rosidah, A. (2026). Pemanfaatan kearifan lokal dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar: Systematic literature review. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 135–147. https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43336
Oktavia, R., Sari, F. M., Widodo, M., & Prayogi, R. (2025). Upaya pelestarian bahasa Lampung tentang penggunaan bahasa Lampung di kalangan sekolah menengah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 279–288. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.35231
Pemerintah Provinsi Lampung. (2014). Peraturan Gubernur Lampung Nomor 39 Tahun 2014 tentang Mata Pelajaran Bahasa dan Aksara Lampung sebagai Muatan Lokal Wajib pada Jenjang Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. https://jdih.lampungprov.go.id/uploads/berkas/2020/02/syscom4249.pdf
Prahmudana, F. P., Lambar, L. G., & Alfajrie, R. R. (2025). Manajemen nilai hubungan manusia dengan manusia lain dalam segata “Penayuhan” karya Susi Ratubelia dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Lampung di SMP. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(4), 1505–1514. https://ejurnal.stkip-pessel.ac.id/index.php/kp/article/view/945
Putri, S. W., & Wulandari, I. S. (2025). Revitalisasi bahasa Lampung melalui pendidikan dan kebudayaan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 353–362. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.34609
Rangkuti, P. M., & Dwi, D. F. (2025). Perspektif asesmen autentik sebagai alat evaluasi dalam Merdeka Belajar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 333–346. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/34535
Republik Indonesia. (2017). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Sekretariat Negara Republik Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id/Details/37642/uu-no-5-tahun-2017
Rismi, Haifaturrahmah, & Rezkillah, I. I. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 327–336. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/35026
Roveneldo. (2022). Pengembangan kurikulum dan silabus pembelajaran Bahasa Lampung di SD Negeri 3 Segalamider. Kandai. https://www.researchgate.net/publication/357889914
Sarbaini, W., & Bangun, A. R. B. (2025). Peran guru dalam menerapkan pendekatan etnopedagogi di sekolah dasar: Literatur review. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 374–387. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/34463
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Sutopo, Ed.; 2nd ed.). Alfabeta.
UNESCO. (2003). Convention for the safeguarding of the intangible cultural heritage. https://ich.unesco.org/en/convention
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















