PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PORTOFOLIO DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15469Keywords:
pengembangan instrumen, penilaian portofolio, IPAS, model 4DAbstract
Assessment in Natural and Social Sciences (IPAS) at the elementary school level needs to document students’ knowledge, process skills, and character development continuously rather than relying solely on written test results. This study aimed to develop a flexible portfolio assessment instrument, determine its validity and practicality, and examine its perceived usefulness based on the fourth-grade teacher’s assessment at SD Negeri 075027 Silima Omo. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D model, comprising Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The participants included three expert validators, one fourth-grade teacher, and 22 students, with 10 students participating in the small-group trial. The resulting product was a printed portfolio assessment instrument comprising seven integrated components. Validation results yielded mean scores of 3.83 for design, 3.75 for language, and 4.00 for evaluation on a four-point scale. The practicality score increased from 62.50% to 93.75%, while perceived usefulness increased from 64.29% to 85.71%. The small-group trial produced a mean portfolio score of 80.80. The instrument was considered suitable for use; however, inter-rater reliability and its effectiveness in improving learning outcomes require further empirical investigation.
ABSTRAK
Penilaian pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar perlu mencakup perkembangan pengetahuan, keterampilan proses, dan karakter murid secara berkelanjutan, bukan hanya berorientasi pada hasil tes tertulis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian portofolio yang fleksibel, mengetahui kelayakan dan kepraktisannya, serta mengidentifikasi kebermanfaatannya berdasarkan persepsi guru kelas IV di SD Negeri 075027 Silima Omo. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian terdiri atas tiga validator ahli, satu guru kelas IV, dan 22 murid, dengan 10 murid sebagai subjek uji coba kelompok kecil. Produk yang dikembangkan berupa instrumen portofolio berbasis cetak dengan tujuh komponen terintegrasi. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata ahli desain 3,83, ahli bahasa 3,75, dan ahli evaluasi 4,00 pada skala empat. Persentase kepraktisan meningkat dari 62,50% menjadi 93,75%, sedangkan kebermanfaatan berdasarkan persepsi guru meningkat dari 64,29% menjadi 85,71%. Rata-rata nilai portofolio kelompok kecil mencapai 80,80. Instrumen dinyatakan layak digunakan, meskipun reliabilitas antarpenilai dan keefektifan terhadap hasil belajar masih memerlukan pengujian lebih lanjut.
Downloads
References
Anggraini, M. C., & Hardini, A. T. A. (2024). Peningkatan keaktifan belajar dan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPAS melalui model pembelajaran project based learning kelas V sekolah dasar. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(7), 7343–7348. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.5420
Angkat, S. A., & Wardhani, S. S. (2024). Konsep penilaian autentik dalam evaluasi pembelajaran di sekolah dasar. Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 1(3), Article 13. https://doi.org/10.47134/ptk.v1i3.432
Arikunto, S. (2021). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi 3; R. Damayanti, Ed.). Bumi Aksara.
Astuti, N. P. E., Margunayasa, I. G., S., N. K., & Wirawan, I. P. H. (2024). Permasalahan asesmen pada Kurikulum Merdeka. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 22–32. https://doi.org/10.37329/cetta.v7i1.2954
Ilham, I., Pujiarti, T., Ramadhan, S., & Wulan, W. (2024). Analisis kesulitan siswa dalam pembelajaran IPAS di SDN 27 Dompu. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(3), 919–929. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i3.603
Khoirunnisa, U., Wahyono, & Chamdani, M. (2026). Penerapan model project based learning untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPAS materi Indonesiaku Kaya Raya pada siswa kelas V SD Negeri 1 Wonokromo. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 14(1). https://doi.org/10.20961/jkc.v14i1.105416
Magdalena, I., Nurchayati, A., & Dewi, I. K. (2023). Penerapan penilaian portofolio untuk menanamkan motivasi belajar individu peserta didik. Anwarul: Jurnal Pendidikan dan Dakwah, 3(5), 994–1004. https://doi.org/10.58578/anwarul.v3i5.1441
Marzuki, I. (2023). Urgensi penilaian portofolio dalam evaluasi pembelajaran di era Society 5.0. Tadarus Tarbawy: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 5(2), 171–179. https://doi.org/10.31000/jkip.v5i2.10073
Najmudin, D., & ’Ain, S. Q. (2024). Penilaian portofolio sebagai instrumen pengukuran kompetensi peserta didik. Celebes Journal of Elementary Education, 2(1), 1–23. https://ojs.unsulbar.ac.id/index.php/cjee/article/view/3871
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). PISA 2022 results (Volume I): Factsheets—Indonesia. https://www.oecd.org/publication/pisa-2022-results/country-notes/
Pebriyanti, M., Siagian, F. N., & Tabroni. (2024). Kesiapan guru dalam penilaian autentik pada Kurikulum Merdeka pembelajaran IPAS di sekolah dasar. IBTIDA’: Media Komunikasi Hasil Penelitian Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.37850/ibtida'.v5i1.677
Pratiwi, I. G. A. R., Putrayasa, I. B., & Suastika, I. N. (2022). Pengembangan instrumen penilaian kecerdasan interpersonal dan keterampilan sosial pada pelajaran IPA terintegrasi sekolah dasar. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia, 12(2). https://doi.org/10.23887/jpepi.v12i2.1385
Putrawangsa, S., & Hasanah, U. (2022). Analisis capaian siswa Indonesia pada PISA dan urgensi kurikulum berorientasi literasi dan numerasi. Edupedika: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.60004/edupedika.v1i1.1
Riduwan. (2013). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Alfabeta.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhendra, A. (2021). Implementasi penilaian autentik dalam pembelajaran di sekolah dasar. Dirasatul Ibtidaiyah, 1(1), 85–97. https://doi.org/10.24952/ibtidaiyah.v1i1.3724
Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Center for Innovation in Teaching the Handicapped, Indiana University. https://files.eric.ed.gov/fulltext/ED090725.pdf
Widoyoko, S. E. P. (2013). Evaluasi program pembelajaran: Panduan praktis bagi pendidik dan calon pendidik. Pustaka Pelajar.
Yumithasari, R. (2022). Pengembangan instrumen asesmen portofolio untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia tulis peserta didik kelas IV sekolah dasar [Tesis magister, Universitas Lampung]. Digital Library Universitas Lampung. https://digilib.unila.ac.id/63666/
Zakarina, U., Ramadya, A. D., Sudai, R., & Pattipeillohi, A. (2024). Integrasi mata pelajaran IPA dan IPS dalam Kurikulum Merdeka dalam upaya penguatan literasi sains dan sosial di sekolah dasar. Damhil Education Journal, 4(1), 50–59. https://doi.org/10.37905/dej.v4i1.2487
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















