DESAIN KURIKULUM PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER DRAWING AND COLORING DI SD IB ANNISA SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15162Keywords:
Ekstrakurikuler, Desain Kurikulum, Pembelajaran, Drawing and ColoringAbstract
The success of visual art extracurricular activities in elementary schools requires explicit curriculum orientation to avoid becoming mere recreational routines lacking measurable competencies. This study aims to analyze and describe the curriculum design implemented in the drawing and coloring extracurricular program at SD IB Annisa Semarang. This descriptive qualitative study involved the school principal, extracurricular coordinator, accompanying teachers, and 38 students from grades III–V as research subjects. Data were gathered through structured classroom observations, in-depth interviews, literature reviews, and visual documentation. The findings indicate that the curriculum is contextually and systematically structured by integrating cognitivism, constructivism, and integrated learning models. The curriculum components comprise sequential objectives, graded instructional materials, direct demonstration-based methods, and continuous formative evaluation. This instructional design effectively nurtures students' artistic potential while reinforcing the school's visual literacy initiatives.
ABSTRAK
Keberhasilan ekstrakurikuler seni di sekolah dasar memerlukan kejelasan arah kurikulum agar tidak sekadar menjadi kegiatan rekreatif tanpa capaian kompetensi yang terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan desain kurikulum yang diterapkan pada kegiatan ekstrakurikuler drawing and coloring di SD IB Annisa Semarang. Penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan kepala sekolah, koordinator ekstrakurikuler, guru pendamping, dan 38 siswa kelas III–V sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum dirancang secara kontekstual dan sistematis dengan memadukan teori kognitivisme, konstruktivisme, dan pendekatan terpadu. Komponen kurikulum mencakup tujuan bertingkat, materi bertahap, metode demonstrasi berbasis praktik langsung, serta evaluasi formatif berkelanjutan. Desain kurikulum terbukti efektif memfasilitasi bakat seni rupa peserta didik sekaligus mendukung penguatan literasi visual sekolah.
Downloads
References
Edenia, B., Syarifuddin, & Pamulaan, B. A. (2025). Strategi pengolaan ekstrakurikuler dalam meningkatkan kompetensi sosial dan karakter siswa. Jurnal Penelitian, 10(2), 115–124. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.25626
Faizah, Z. N., Suciptaningsih, O. A., & Faizah, S. (2024). Curriculum learning organization (study at Madrasah Ibtidaiyah). Inovasi Kurikulum, 21(4), 2231–2242. https://doi.org/10.17509/jik.v21i4.75807
Fatika Sari, L., Tri Khaiswarya, R., & Wijayanto, W. (2025). Karya seni rupa menggambar dan mewarnai sebagai sarana meningkatkan kreatifitas siswa SD 3 Jepang Pakis. Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar, 9(1), 45–53. https://doi.org/10.31537/jppd.v9i1.1045
Fitrianti, L. (2018). Prinsip kontinuitas dalam evaluasi proses pembelajaran. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 10(1), 89–102. https://doi.org/10.35445/alishlah.v10i1.68
Hidayat, A. (2020). Inovasi kurikulum dalam perspektif komponen-komponen kurikulum pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 55–68. https://doi.org/10.30659/jpi.v2i1.1055
Ismayanti, Arsyad, M., & Marisda, D. H. (2020). Penerapan strategi refleksi pada akhir pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik pada materi fluida. Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya, 3(1), 22–29. https://doi.org/10.46918/karst.v3i1.573
Istiqomah, I. N., Yuliyatin, Y., & Mahmudah, I. (2023). Kegiatan ekstrakurikuler mewarnai dalam mengembangkan kreativitas siswa kelas I MIN 2 Kota Palangka Raya. Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media (JURRSENDEM), 2(1), 110–121. https://doi.org/10.58344/jurrsendem.v2i1.110
Nawarda, F., & Amelia Ainun, L. (2022). Evaluasi implementasi program ekstrakurikuler mewarnai gambar kelas 1-3 SDS Pah Tsung. Jurnal Edukasi, 10(3), 201–212. https://doi.org/10.37081/ed.v10i3.4098
Pandu, R., Purnamasari, I., & Nuvitalia, D. (2023). Pengaruh pertanyaan pemantik terhadap kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar peserta didik. Pena Edukasia, 1(2), 127–134. https://doi.org/10.58204/pe.v1i2.34
Rahmawati, I., & Setyowibowo, F. (2025). Pengaruh stimulus terhadap pembelian implusif melalui reaksi kognitif dan afektif: Kerangka kerja stimulus-organism-response (SOR). Jurnal Pendidikan Ekonomi, 13(3), 248–258. https://doi.org/10.26740/jupe.v13n3.p248
Rajagukguk, A., & Pardede, O. B. (2026). Stimulus kognitif melalui gambar ilustrasi digital untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi: Penelitian tindakan kelas pada siswa kelas VII SMP. Jurnal Bastra, 11(2), 130–141. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2680
Rofian. (2016). Penerapan metode pembelajaran demonstrasi pada pendidikan seni rupa di sekolah dasar. Malih Peddas, 6(2), 150–158. https://doi.org/10.26877/malihpeddas.v6i2.1350
Safitri, A., & Kabiba. (2020). Penggunaan media gambar dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di SD Negeri 3 Ranomeeto. Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 20(1), 60–71. https://doi.org/10.30651/didaktis.v20i1.4139
Salabi, A. S. (2020). Efektifitas dalam implementasi kurikulum sekolah. Education Achievement: Journal of Science and Research, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.51178/ea.v1i1.1001
Saputri, N., & Sa’adah, N. (2021). Pengembangan minat dan bakat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. Taujihat: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 2(2), 140–151. https://doi.org/10.21093/taujihat.v2i2.4268
Saudi, Purbo, & Syawaludin, M. (2023). Desain pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan madrasah. Jurnal Kependidikan Islam, 5(1), 80–91. https://doi.org/10.24042/jki.v5i1.5080
Setiaji, D., & Dinantika, M. (2022). Analisis pembelajaran seni terhadap esensi dan tujuan pendidikan. Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 1685–1693. https://doi.org/10.35568/naturalistic.v7i1.3146
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Triana, Nengsi, W., & Wahyuni, S. (2024). Meningkatkan minat belajar melalui pemberian apresiasi dan penguatan positif pada peserta didik di kelas IV UPT SPF SD Negeri. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 7(2), 105–116. https://doi.org/10.30605/cjpe.7.2.2024.4734
Tunas, K. O., Daniel, R., & Pangkey, H. (2024). Kurikulum Merdeka: Meningkatkan kualitas pembelajaran dengan kebebasan dan fleksibilitas. Journal on Education, 6(4), 18760–18771. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.5821
Yani, D., Muhanal, S., & Mashfufah, A. (2023). Implementasi asessmen diagnostic untuk menentukan profil gaya belajar siswa dalam pembelajaran diferensiasi di sekolah dasar. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan (JURINOTEP), 1(3), 241–260. https://doi.org/10.46306/jurinotep.v1i3.1241
Yolanda, H. R., Anggraini, D., & Yusnia. (2024). Metode demonstrasi terhadap hasil belajar keterampilan seni rupa kelas IV Gugus V SD Negeri Kota Bengkulu. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(2), 340–348. https://doi.org/10.20961/jkc.v12i2.87738
Yuliyana, A., & Syafii. (2024). Pembelajaran menggambar ilustrasi vinyet dengan tema potensi laut pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 3 Semarang. Eduarts: Journal of Arts Education, 7(1), 40–51. https://doi.org/10.15294/eduart.v7i1.34969
Zaeni, H. A., Ramadhani, R. A., & Jumini, S. (2025). Pengaruh kegiatan ekstrakurikuler seni rupa terhadap kreatifitas siswa pada pembelajaran kelas 3 di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP), 3(4), 210–222. https://doi.org/10.31004/jip.v3i4.2104
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















