PERAN BUDAYA FANDOM DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL GENERASI Z DI KALANGAN SISWA SMP

Authors

  • Maulina Vivin Utari Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
  • Babul Bahrudin Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
  • Nining Winarsih Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.13772

Keywords:

Dunia Fanbase Dan Identitas Sosial, Generasi Z, Budaya Penggemar, Fandom K-Pop, Siswa SMP

Abstract

This study is motivated by the increasing involvement of Generation Z adolescents in K-Pop fan culture, which has fostered fanbase communities through practices such as content consumption, social media activities, and interactions among fans. Thus, fandom is not merely understood as a form of entertainment but also as a space for the formation of social identity. This study aims to describe the meanings and experiences of junior high school students at SMPN 2 Maron in engaging with K-Pop fandom culture, analyze the representation of Generation Z's social identity reflected through fanbase activities, and understand how fandom is represented through communication practices, self-expression, and social interaction dynamics within fan communities. The study employed a qualitative method with a case study approach and was conducted from May to July 2026. Data were collected through in-depth interviews, observations, and relevant documentation, while participants were selected using purposive sampling based on specific criteria, namely students of SMPN 2 Maron who were actively involved in K-Pop fandom. The data were analyzed using qualitative analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and gradual conclusion drawing based on emerging themes. The findings are expected to demonstrate that students' involvement in K-Pop fanbases contributes to the formation of social identity through their perceptions of fan groups, practices of supporting idols, and the development of a sense of attachment and social recognition among members. The findings also highlight representations of Generation Z through self-expression, communication language and activities, and the ways students position themselves within the social dynamics of the school environment and fan communities.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya keterlibatan remaja Generasi Z dalam budaya penggemar K-Pop yang membentuk komunitas fanbase melalui praktik seperti konsumsi konten, aktivitas di media sosial, serta interaksi antar sesama penggemar, sehingga fandom tidak hanya dipahami sebagai hiburan tetapi juga sebagai ruang pembentukan identitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan dan pengalaman siswa SMP 2 Maron dalam menjalani budaya fandom K-Pop, menganalisis representasi identitas sosial Generasi Z yang tampak melalui aktivitas fanbase, serta memahami bagaimana fandom direpresentasikan melalui praktik komunikasi, ekspresi diri, dan dinamika interaksi sosial di lingkungan penggemar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei–Juli 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang relevan, sedangkan partisipan ditentukan melalui purposive sampling sesuai kriteria tertentu, yaitu siswa SMP 2 Maron yang aktif terlibat dalam fandom K-Pop. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara bertahap berdasarkan tema-tema yang muncul. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam fanbase K-Pop berperan dalam pembentukan identitas sosial melalui cara pandang terhadap kelompok penggemar, praktik dukungan terhadap idola, serta terbentuknya rasa keterikatan dan pengakuan sosial di antara anggota, sekaligus memperlihatkan bentuk representasi Generasi Z dalam ekspresi diri, bahasa/aktivitas komunikasi, dan cara siswa memposisikan diri di tengah dinamika sosial sekolah dan komunitas penggemar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, B. (1983). Imagined communities: Reflections on the origin and spread of nationalism. Verso.

Anjana, F. (2024). Komunitas Vespa Kraksaan: Studi Interpretatif Terhadap Pembentukan Identitas Sosial. Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 3(4), 412-420. https://doi.org/10.18860/dsjpips.v3i4.14175

Ariyani, R. F., Ramadhani, R. W., Wijaya, W. V., & Pertiwi, C. A. (2024). Fanatisme dan Fan War Penggemar Kpop di Media Sosial Tiktok. Kinesik, 11(3), 333-343. https://doi.org/10.22487/ejk.v11i3.1535

Doko, H. T., Andung, P. A., & Leuape, E. S. (2024). Komunikasi Virtual Penggemar BTS Di Akun Twitter@ ARMY_Kupang. Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 4(1), 67-78. https://doi.org/10.59895/deliberatio.v4i1.243

Hidayat, N. A., Laras, D., Ritonga, H. K., & Fariha, N. F. (2024). Pengaruh Fangirling Kpop Idol Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa S1 di Universitas Mercu Buana Yogyakarta Kampus 3. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial (JKOMDIS), 4(1) 6-12. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i1.1415

Jalwis, J., & Habibie, N. (2023). Telaah Karakter Pendidikan Multikultural Dalam Al-Qur’an (Studi Terhadap Surat Al-Hujarat Ayat 13). Proceedings IAIN Kerinci, 1(1), 100-110. https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/pik/article/view/2392

Maulidya, M. N., & Hidayat, M. A. (2023). Studi netnografi deteritorialisasi budaya Hallyu di kalangan penggemar drama Korea. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 9(2), 146-159. https://doi.org/10.23887/jiis.v9i2.69289

Mawardani, H. A., & Sudrajat, A. (2025). Hibriditas budaya dalam fandom K-pop: Konstruksi identitas kolektif penggemar di era digital Indonesia. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra Dan Budaya, 12(1), 66-80. https://doi.org/10.33541/dia.v12i1.6970

Muslimah, I. H. P., Rosalina, A., Khairani, A., Desiderawi, M., Loviona, L., & Sari, L. (2023). Identitas sosial dan perilaku prososial pada anggota fandom K-Pop. Journal of Indonesian Psychological Science (JIPS), 3(1), 310-320. https://doi.org/10.18860/jips.v3i1.21061

Nabila, E. P., Pitopili, I., Rahmadi, M. F., & Haydar, M. (2025). Datafikasi Fandom K-Pop: Transformasi Identitas Pribadi dan Sosial di Era Digital. Jurnal Komunikasi Global, 14(1), 158-180. https://doi.org/10.24815/jkg.v14i1.43070

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants part 1. On the Horizon, 9(5), 1–6. https://doi.org/10.1108/10748120110424816

Putri, S. C. M., & Savira, S. I. (2021). Gambaran Citra Diri Fanboy Kpop (Sebuah Studi Kasus Pada Penggemar Laki Laki Musik Korea Dalam Komunitas Fandom). Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(6), 55-67. https://doi.org/10.26740/cjpp.v8i6.41435

Tajfel, H., & Turner, J. C. (1986). The social identity theory of intergroup behavior. In S. Worchel & W. G. Austin (Eds.), Psychology of intergroup relations (pp. 7–24). Nelson-Hall.

Vania, C. F. R., & Anggoro, C. W. (2022). Diplomasi publik Jepang terhadap Indonesia menggunakan budaya populer. Global Komunika: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 5(1), 60-67. https://doi.org/10.33822/gk.v5i1.5408

Downloads

Published

2026-09-05

How to Cite

Utari, M. V., Bahrudin, B., & Winarsih, N. (2026). PERAN BUDAYA FANDOM DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL GENERASI Z DI KALANGAN SISWA SMP. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(4), 3090–3106. https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.13772

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.