INTEGRASI KEARIFAN LOKAL BALI PADA KEGIATAN KOKURIKULER DI KELAS II SD NEGERI 2 KESIMAN

Authors

  • Rosesinta Thailandni Mahaputri Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Gek Diah Desi Sentana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Komang Wisnu Budi Wijaya Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i3.11181

Keywords:

Kearifan Lokal Bali, Kokurikuler, Strategi Guru

Abstract

The integration of Balinese local wisdom into elementary school learning activities is an important effort to instill cultural values and build students’ character from an early age. This study aims to describe the forms of Balinese local wisdom integration, the strategies used by teachers in implementing it, and its impact on students in co-curricular activities in grade II of SD Negeri 2 Kesiman. This research employed a qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of 1 grade II homeroom teacher, 2 students, and 1 principal. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed descriptively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings showed that: (1) the integration of Balinese local wisdom was implemented through mejangeran activities containing the values of menyama braya, togetherness, cooperation, and mutual respect; (2) the teacher’s strategies included demonstration methods, direct practice, playing and singing activities, as well as continuous guidance during the learning process; (3) culture-based co-curricular activities had a positive impact on students’ character development, social attitudes, self-confidence, and cultural understanding. In addition, these activities also supported the creation of a school environment with stronger Balinese cultural nuances. Therefore, the integration of Balinese local wisdom in co-curricular activities can serve as a contextual and meaningful learning approach in supporting cultural preservation as well as students’ character building.

ABSTRAK

Integrasi kearifan lokal Bali dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dasar menjadi salah satu upaya untuk menanamkan nilai budaya dan membentuk karakter peserta didik sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk integrasi kearifan lokal Bali, strategi guru dalam mengintegrasikannya, serta dampaknya terhadap peserta didik pada kegiatan kokurikuler di kelas II SD Negeri 2 Kesiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 1 guru wali kelas II, 2 peserta didik, dan 1 kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) integrasi kearifan lokal Bali dilakukan melalui kegiatan mejangeran yang mengandung nilai menyama braya, kebersamaan, kerja sama, dan saling menghargai; (2) strategi guru dilakukan melalui metode demonstrasi, praktik langsung, bermain dan bernyanyi, serta pendampingan selama kegiatan berlangsung; (3) kegiatan kokurikuler berbasis budaya Bali memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter, sikap sosial, rasa percaya diri, serta pemahaman budaya peserta didik. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bernuansa budaya Bali. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal Bali pada kegiatan kokurikuler dapat menjadi pembelajaran yang kontekstual dan bermakna dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus pembentukan karakter peserta didik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, M., & Ramadan, Z. H. (2021). Implementasi Pendidikan Karakter melalui Budaya Sekolah di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5548–5555. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1701

Andriani, R. I., & Widiyono, A. (2024). Kendala Pelaksanaan Metode Pembelajaran Kurikulum Merdeka pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri. Sittah: Journal of Primary Education, 167–178. https://doi.org/10.30762/sittah.v5i2.3618

Astuti, Y. S., & Apriliani, S. (2025). Strengthening Character Education in Elementary School Students through Local Wisdom–Based Traditional Games. Indonesian Journal of Character Education Studies, 2(2), 71-82. https://doi.org/10.64420/ijces.v2i2.327

Atmadja, N. B., Mahardika, G., & Hadriani, N. L. G. (2025). Resep Penyusunan Proposal Penelitian Kualitatif Bidang Sosial, Budaya, dan Agama beserta Contohnya. Yogyakarta: Deepublish.

Azka, D. A., Salsabila, S., & Prabowo, D. S. (2024). Peran Guru dalam Mengenalkan Kearifan Budaya Lokal (Wayang) pada Generasi Alpha di RA Muslimat NU Al Utsmani Rowolaku Kajen. Sinau Seminar Nasional Anak Usia Dini, 1, 585–593. https://proceeding.uingusdur.ac.id/index.php/sinau/article/view/2188

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Cambridge: Harvard University Press.

Geertz, C. (2017). The interpretation of cultures. Basic books.

Desiyanto, J. (2025). Psikologi Pendidikan: Landasan Ilmiah Memahami Proses Belajar. Payakumbuh: Serasi Media Teknologi.

Habibah, S., Yunus, M., Baihaqi, F. N., & Dila, A. (2025). Analisis Kearifan Lokal Di Sekolah Dalam Membentuk Sikap Multikultural Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Genta Mulia, 16(2), 190-196. https://ejournal.uncm.ac.id/index.php/gm/article/view/1578

Hidayat, A. S., Rahman, M. P. D. H. A., Sukmara, S. E., Rohman, I. A., & Sukmara, H. A. R. (2025). Perencanaan Pendidikan. Sukabumi: CV. Haura Utama.

Indrawan, I. P. O., Sudirgayasa, I. G., & Wijaya, I. K. W. B. (2020). Integrasi Kearifan Lokal Bali di Dunia Pendidikan. Prosiding Webinar Nasional Universitas Mahasaraswati Denpasar 2020. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/webinaradat/article/view/1181

Irpan, Sutisnawati, A., & Maula, L. H. (2024). Penerapan materi ajar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman budaya pada siswa sekolah dasar negeri Cikarang kelas III. COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 7(2), 257-263. https://doi.org/10.22460/collase.v7i2.22546

Laksmi, D. M. S. (2022). Janger Bali : Sejarah dan Popularitasnya. Journal of Music Science, Technology, and Industry, 5(2), 325–337. https://doi.org/10.31091/jomsti.v5i2.2140

Maharani, N. P. D., & Wedayanthi, L. M. D. (2025). Gerak Tari Janger sebagai Media Pengembangan Kepercayaan Diri Anak Usia Dini. Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(4), 323–334. https://doi.org/10.62383/edukasi.v2i4.2565

Mifroh, N. (2020). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan implementasinya dalam pembelajaran di SD/MI. JPT: Jurnal Pendidikan Tematik, 1(1), 123-133. https://doi.org/10.62159/jpt.v1i1.144

Purnamasari, N., Maisura, R., Bakar, K. A. A., Pratama, Y. A., Wahyuni, D. T., Sri Aryati Handayani, & Maria Jeanindya Wahyudi. (2025). Panduan Kokurikuler Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Senayan: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Rinovian, R., Wahyono, T. T., & Riyadi, S. (2025). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 9056–9065. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3325

Rismawati, L., Al-Pansori, M. J., & Pransisca, M. A. (2025). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPS untuk menumbuhkan nilai karakter pada siswa sekolah dasar. Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan, 5(1), 43-53. https://doi.org/10.58218/kasta.v5i1.1335

Sabir, R. I., Ulfa, A. Y., Imran, A., & Majid, A. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter di Sekolah : Tinjauan Literature Review. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2), 3151–3168. https://doi.org/10.58230/27454312.2541

Skinner, B. F. (1953). Science and Human Behavior. New York: Macmillan.

Sudiartini, N. P., Lasmawan, I. W., & Kertih, I. W. (2024). Implementasi Kearifan Lokal Bali pada Topik Permasalahan Lingkungan yang Mengancam Kehidupan dalam Pembelajaran IPS Kelas V Sekolah Dasar. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09(04), 295–303. https://doi.org/10.23969/jp.v9i04.19483

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge: Harvard University Press.

Wahyuni, L. T. S., Lestari, N. A. P., Dharma, I. M. A., Lasmawan, I. W., & Suastra, I. W. (2023). Eksistensi kearifan lokal bali pada kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Paedagogy, 10(3), 666-674. https://doi.org/10.33394/jp.v10i3.7573

Wulandari, F. N., Fajrie, N., & Najikhah, F. (2024). Strategi Guru dalam Mengembangkan Apresiasi Siswa Seni Ukir Gebyok melalui Pendidikan Berbasis Budaya Lokal. JPKS (Jurnal Pendidikan Dan Kajian Seni), 9(2), 211–222. https://dx.doi.org/10.30870/jpks.v9i2.27907

Downloads

Published

2026-06-06

How to Cite

Mahaputri, R. T., Sentana, G. D. D., & Wijaya, I. K. W. B. (2026). INTEGRASI KEARIFAN LOKAL BALI PADA KEGIATAN KOKURIKULER DI KELAS II SD NEGERI 2 KESIMAN. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(3), 1478–1491. https://doi.org/10.51878/educational.v6i3.11181

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.