PARADOKS DIGITALISASI ADMINISTRASI PENDIDIKAN PADA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Authors

  • Ansori Zaini Universitas Pertahanan Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i2.10077

Keywords:

administrasi, digitalisasi, guru

Abstract

Digital transformation within the education system is expected to improve administrative efficiency and the quality of learning; however, in practice, it has instead given rise to new dynamics regarding teachers’ workloads. This study aims to analyse the impact of the digitalisation of educational administration on teachers’ professionalism using the Pedagogical Content Knowledge perspective. This study employs a descriptive qualitative approach and is based at SMP Negeri 1 Kanor, Bojonegoro Regency. Data were collected through in-depth interviews with research subjects selected through purposive sampling, involving teachers with diverse age and experience backgrounds. The results indicate that the digitalisation of administration increases teachers’ workload, primarily due to a lack of digital literacy and training, as well as the complexity of digital reporting systems. High administrative burdens result in teachers having reduced focus on instructional development. Furthermore, competence-building activities through online training tend to be merely a formality and have not yet contributed optimally to supporting pedagogical practice. This situation gives rise to an imbalance in mental workload, characterised by an overload in fulfilling administrative tasks and a decline in pedagogical activities within the classroom. Furthermore, competency development activities through online training tend to be formal and have not optimally contributed to supporting pedagogical practice. This condition gives rise to an unbalanced mental workload, namely an overload on fulfilling administrative tasks and a decrease in pedagogical activities in the classroom. Therefore, a restructuring of the teacher work system is needed to reduce the administrative burden, strengthen activities that support the development of Pedagogical Content Knowledge, and design proportional training and competency development.

ABSTRAK

Transformasi digital dalam sistem pendidikan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi administrasi dan kualitas pembelajaran, namun dalam praktiknya justru menimbulkan dinamika baru terkait beban kerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi administrasi pendidikan terhadap profesionalisme guru dengan menggunakan perspektif Pedagogical Content Knowledge. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi di SMP Negeri 1 Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan subjek penelitian ditentukan secara purposive, melibatkan guru dengan latar belakang usia dan pengalaman yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi meningkatkan beban kerja guru, terutama disebabkan minimnya literasi digital dan pelatihan, serta kompleksitas sistem pelaporan digital. Beban administratif yang tinggi berdampak pada berkurangnya fokus guru terhadap pengembangan pembelajaran. Selain itu, kegiatan pengembangan kompetensi melalui pelatihan daring cenderung bersifat formalitas dan belum berkontribusi optimal dalam mendukung praktik pedagogis. Kondisi ini memunculkan fenomena mental workload yang tidak seimbang, yaitu overload pada pemenuhan tugas administrasi dan menurunnya pada aktivitas pedagogis pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, diperlukan penataan kebijakan yang lebih proporsional melalui pengurangan beban administratif, penguatan pelatihan, serta pengembangan model pembelajaran campuran guna mendukung optimalisasi kualitas pembelajaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, N., Musdhalifa, E., Della, S. A., & Nisa, U. (2025). Implementasi administrasi pembelajaran dalam meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar di SMP Al-Amanah Setu. Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah, 10(4), 2928–2933. https://doi.org/10.34125/jkps.v10i4.1722

Azhar, H. H. P., & Istikomah, I. (2026). Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMP. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 708–720.

https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9502

Baroroh, A. Z., Kusumastuti, D. A., & Kamal, R. (2024). Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 2(4), 269–286. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i4.1952

Bouchard, J. (2021). Pedagogical content knowledge. EBSCO Research Starters. https://www.ebsco.com/research-starters/education/pedagogical-content-knowledge

Dayu, T. N. (2025). Smart HR for smart school: Mengintegrasikan teknologi digital dalam administrasi pendidikan efisien dan efektif. Jurnal Pendidikan, Hukum, Komunikasi, 1(2), 71–88. https://doi.org/10.69623/j-dikumsi.v1i2.88

Erlangga, I. S., Tarigan, F. P. P., Ternasih, L., & Umar, D. (2024). Transformasi digital dalam pendidikan: Tantangan dan peluang di era modern. International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL), 2(12).

Fitria, T. N. (2024). Qualitative research method in education field: A guide for researchers, lecturers and students (Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan: Panduan bagi peneliti, dosen dan mahasiswa). Eureka Media Aksara.

Ibrahim, D., & Harahap, N. (2024). Tingkat kemampuan digitalisasi komunikasi guru dalam menyelesaikan beban kerja administrasi di SMP Negeri 1 Pegajahan. eScience Humanity Journal, 4(2), 331. http://repository.uinsu.ac.id/id/eprint/24116

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2026). Profil SMP Negeri 1 Kanor, Bojonegoro. Data Pokok Pendidikan (DAPODIK).

Lubis, F. P., Siregar, N. B., Manurung, T. S., Muliyanti, A., Budianto, A., & Perangin-angin, L. M. (2025). Dampak beban administratif dalam penilaian autentik Kurikulum Merdeka terhadap efektivitas pengajaran guru. Jurnal Guru dan Kepemimpinan Pendidikan, 9(3), 951–962. https://doi.org/10.24114/jgk.v9i3.64652

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nadifa, M., Supriyanto, A., & Rochmawati. (2025). Strategi optimalisasi beban administratif guru SD Muhammadiyah 3 Pandaan melalui penggunaan aplikasi digital “SIDIKMU.” Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1).

https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1119

Nasir, M., & Sutiah. (2025). Pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran. LITERASI: Jurnal Ilmu Pendidikan, 16(1), 66–77. https://doi.org/10.21927/literasi.2024.16(1).66-77

Ningsih, S., & Wahyudin, U. R. (2025). Peran sistem administrasi digital terhadap kinerja tenaga pendidik di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Tahsinia, 6(12), 1931–1945. https://doi.org/10.57171/0rw01x25

Prasetyo, R. A. B., & Iridiastadi, H. (2025). Mental workload: Definition and measurement review. International Journal of Technology, 16(5), 1854–1876.

https://doi.org/10.14716/ijtech.v16i5.7072

Ramadhani, S., Yasifa, A., & Rizky, R. (2024). Digitalisasi administrasi di MI. Jurnal Mappesona, 7(2), 65–75.

Rosmawati, R. (2023). Peningkatan kompetensi profesional guru dengan pelaksanaan supervisi akademik pada SD Negeri 8 Simpang Keuramat. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 3(1), 55–62.

https://doi.org/10.51878/manajerial.v3i1.2100

Setiyawati, L. A., Suhada, S., & Faizin, H. (2026). Implementasi nilai-nilai Qur’ani dalam kepemimpinan kepala sekolah dan pengembangan profesionalisme guru di SDIT. Teaching: Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 207–219. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i1.9747

Sutarsih, W., & Haryati, T. (2024). Peran digitalisasi sekolah terhadap mutu pendidikan. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 288–295. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2810

Windasari, N. W., Antari, N. K. Y., Damayanti, I. D. A. D. I., & Werang, B. R. (2025). Studi kasus: Problematika tekanan beban administrasi dan dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis guru. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 12009–12014. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3761

Downloads

Published

2026-04-21

How to Cite

Zaini, A. (2026). PARADOKS DIGITALISASI ADMINISTRASI PENDIDIKAN PADA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(2), 969–977. https://doi.org/10.51878/educational.v6i2.10077

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.