IMPLEMENTASI SISTEM AKUAKULTUR DAN HIDROPONIK TERPADU DALAM PEMANFAATAN POTENSI LOKAL DI DESA SUMPUT, DUSUN GUWO, KECAMATAN DRIYOREJO
DOI:
https://doi.org/10.51878/community.v7i1.16532Keywords:
akuaponik, akuakultur, hidroponik, ketahanan pangan, potensi localAbstract
Household food security in peri-urban communities encounters significant constraints due to the shrinkage of productive land and limited efficient water management. This community service initiative aimed to implement an integrated aquaponics system based on local potential in Guwo Hamlet, Sumput Village, Driyorejo District, Gresik Regency. The participatory program actively engaged 25 local residents through field surveys, the construction of a 2 × 1.5 m tarpaulin pond with 15 catfish, and the assembly of three PVC pipes providing 24 planting holes for water spinach. Initial findings indicated that the mechanical and water circulation components functioned effectively, achieving a 100% fish survival rate and healthy vegetative growth of 5–7 cm during the one-week monitoring phase. Identified challenges regarding community hesitation in independent seedling propagation were addressed through the provision of illustrated standard operating procedures and backup seedlings. This intervention successfully enhanced residents' initial operational literacy, although comprehensive evaluations of yield productivity and tangible food security require continuous monitoring throughout complete cultivation cycles.
ABSTRAK
Ketahanan pangan tingkat rumah tangga di kawasan peri-urban kerap menghadapi hambatan penyusutan lahan produktif dan keterbatasan pengelolaan air yang efisien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan sistem akuaponik terpadu berbasis potensi lokal di Dusun Guwo, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Program ini melibatkan 25 warga setempat secara partisipatif melalui tahapan survei lapangan, perancangan kolam terpal berukuran 2 × 1,5 meter bersama 15 ekor ikan lele, serta perakitan instalasi tiga batang pipa PVC dengan 24 lubang tanam kangkung. Hasil awal menunjukkan seluruh komponen mekanis dan sirkulasi air berjalan optimal, dengan tingkat kelulushidupan (survival rate) ikan mencapai 100% dan bibit tanaman bertambah tinggi 5–7 cm selama satu minggu masa pemantauan awal. Hambatan yang teridentifikasi berupa keraguan warga dalam teknik pembibitan mandiri diatasi melalui penyusunan standar operasional prosedur bergambar dan penyediaan bibit cadangan. Penerapan sistem percontohan ini berhasil membangun pemahaman teknis operasional awal warga, meskipun evaluasi produktivitas panen dan ketahanan pangan riil masih memerlukan pemantauan siklus budidaya lanjutan secara berkala.
Downloads
References
Arif, S. (2024). Pemberdayaan masyarakat desa melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infaq, dan shadaqah sebagai solusi peningkatan ekonomi berkelanjutan. Dinamika, 1(2), 68–76. https://doi.org/10.56457/dinamika.v1i2.666
Azhari, O., van der Veer, S., Hamon, K. G., Harkes, I. H. T., Ariyati, R. W., Lakhsmi, L., Purnomo, H. K., Rejeki, S. M., Rokhmah, L., & van den Burg, S. W. K. (2025). Socio-economic opportunities and challenges of seaweed (Gracilaria sp.) farming in polyculture systems in Brebes regency, Indonesia. Aquaculture, 610, Article 742944. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2025.742944
Efendi, S., Hamdi, S., Saputra, F., Iqbal, M., H., S. H., Safitri, A., Zulhendra, D., Kasih, D., & Ramli, R. (2023). Program desa binaan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh di Gampong Pasi Mesjid Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. GOTAVA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 26–33. https://doi.org/10.59891/jpmgotava.v1i2.6
Hamdani, A. P., Mulia, F. H., Fajriati, E. K., Husna, A., & Lestari, D. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui aquaponik terpadu sebagai penerapan teknologi tepat guna di Desa Kawo. Jurnal Inovasi Pengabdian, 6(3), 88–96. https://doi.org/10.31849/jip.v6i3.14205
Handayani, M., Vikasari, C., & Prasadi, O. (2023). Akuaponik sebagai sistem pemanfaatan limbah budidaya ikan lele di Desa Kalijaran. Jurnal Lingkungan dan Pertanian Terpadu, 7(1), 34–42. https://doi.org/10.32528/jlpt.v7i1.8912
Haryanti, N. P. D. (2023). Penerapan komunikasi kelompok untuk penanaman akuaponik sebagai sumber ketahanan pangan di tengah pandemi. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 8(2), 65–74. https://doi.org/10.46937/jkp.v8i2.28540
Ilya, I., Mas’ula, M., Mainah, M., & Maskuri, M. (2026). Memahami konsep toleransi beragama dalam keberagaman: Dari moderasi beragama hingga penguatan sosial di masyarakat. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 590–601. https://doi.org/10.51878/community.v6i1.10058
Izzati, N., Pamungkas, E. W., Suhendi, D., Fitriani, D., Irawati, & Ariyani, I. (2026). Penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui sistem hidroponik dan akuaponik sederhana Desa Sirnamanah. Setawar Abdimas, 5(1), 42–49. https://doi.org/10.36085/sa.v5i1.9343
Izzati, N., Pamungkas, E. W., Suhendi, D., Ramadhan, M. F., & Safitri, R. (2023). Penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui sistem hidroponik dan akuaponik sederhana Desa Sirnamanah. Jurnal Abdimas Mandiri, 4(2), 55–64. https://doi.org/10.36985/jam.v4i2.812
Jannah, M., Lucky, A., Lesmana, R. R., Hidayat, T., & Wulandari, S. (2023). Budidaya ikan lele dan tanaman kangkung melalui sistem budidaya aquaponik di Desa Sidoraharjo Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik. Jurnal Pengabdian Komunitas, 5(3), 101–109. https://doi.org/10.33087/jpk.v5i3.11245
Leksono, P. Y., Ratnanto, S., Zaman, B., Kurniawan, R., & Sasongko, M. Z. (2025). Optimalisasi budidaya ikan lele berbasis aquaponik sebagai solusi ketahanan pangan dan efisiensi lahan perkotaan di Kelurahan Campurejo. Jurnal Abdimas Akademika, 6(2), 79–92. https://doi.org/10.63864/rhe0er52
Mastuti, R., Wardhani, K., & Supriyadi, A. (2024). Keberlanjutan program pemberdayaan hidroponik di kawasan perdesaan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 11(2), 44–51. https://doi.org/10.22500/jsp.v11i2.4821
Muarifuddin, M., Yulianto, E., Alamsyah, M. R., Prabowo, H., & Utami, S. (2023). Pemberdayaan masyarakat pada lahan terbatas melalui pelatihan aquaponik dengan budikdamber di Dukuh Grumbul Sawit Desa Sroyo Kabupaten Karanganyar. Jurnal Bakti Desa, 6(1), 77–85. https://doi.org/10.20961/jbd.v6i1.7214
Mufarrihah, I., Andriani, A., Lazulfa, I., & Firdaus, R. A. J. (2023). Hidroponik: Pemanfaatan pertanian di lahan terbatas sebagai alternatif ketahanan pangan. Jurnal Solusi Masyarakat, 5(1), 29–37. https://doi.org/10.31604/jsm.v5i1.1390
Nabila, D. A., Solahudin, D., & Setiawan, A. I. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam ketahanan pangan dengan budidaya hidroponik dan polybag. Jurnal Pengabdian Inovatif, 4(2), 40–48. https://doi.org/10.30997/jpi.v4i2.8712
Nafi’ah, B. A., Rohim, A. B., Choirunisa, D. M., Permadi, G., & Sari, I. P. (2023). Pemanfaatan teknologi aquaponik tanaman kangkung dan budidaya ikan lele dalam ember di Desa Gelam, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Jurnal Teknologi Tepat Guna, 8(2), 110–118. https://doi.org/10.29408/jttg.v8i2.3412
Nagel, B., Buhari, N., & Partelow, S. (2024). Archetypes of community-based pond aquaculture in Indonesia: Applying the social-ecological systems framework to examine sustainability tradeoffs. Environmental Research Letters, 19(4), Article 044026. https://doi.org/10.1088/1748-9326/ad2e71
Nurjasmi, R. (2021). Review: Potensi pengembangan pertanian perkotaan oleh lanjut usia untuk mendukung ketahanan pangan. Jurnal Ilmiah Respati, 12(1), 11–28. https://doi.org/10.52643/jir.v12i1.1406
Paramita, A. O., Partelow, S., Schlüter, A., & Buhari, N. (2023). Can the Indonesian collective action norm of Gotong-Royong be strengthened with economic incentives? Comparing the implementation of an aquaculture irrigation policy program. International Journal of the Commons, 17(1), 320–335. https://doi.org/10.5334/ijc.1273
Parrao, C. G., Shisler, S., Moratti, M., Yavuz, C., Acharya, A. K., Eyers, J. E., & Snilstveit, B. (2021). Aquaculture for improving productivity, income, nutrition and women’s empowerment in low- and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis. Campbell Systematic Reviews, 17(4), Article e1195. https://doi.org/10.1002/cl2.1195
Prasasti, Y., Alamsyah, R. R., Kurnianto, A. D., & Rizkiyah, N. (2023). Teknologi tepat guna dengan sistem aquaponik upaya pemanfaatan lahan terbatas di Kelurahan Rungkut Menanggal. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 7(3), 89–97. https://doi.org/10.37478/jrl.v7i3.2415
Putri, N. D., Marwani, A., Faiz, M. A., Widduro, B., & Trimono, T. (2023). BUDIKDAMBER: Inovasi budidaya lele dan sayuran dalam ember untuk masyarakat RW 04 Kelurahan Sambikerep, Kota Surabaya. Jurnal Pemberdayaan Kota, 5(4), 210–219. https://doi.org/10.33480/jpk.v5i4.4512
Rahardjo, M. G., Fitriana, T. R., Saputro, B. A., Nugroho, D., & Santoso, E. (2023). Optimalisasi lahan sempit melalui teknik hidroponik sebagai alternatif media tanam untuk masyarakat Dusun Sarap Desa Pesu Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 6(1), 50–59. https://doi.org/10.30656/jpb.v6i1.6112
Rinawati, Putera, R. E., Zetra, A., & Koeswara, H. (2026). Collaborative and social ecological governance for attaining shared capacity and coastal community resilience in West Sumatra, Indonesia. Challenges in Sustainability, 14(2), 270–283. https://doi.org/10.56578/cis140204
Scabra, A. R., Abdurrahman, M. I., Zuhud, U. A., & Widodo, A. S. (2021). Introduksi teknologi budikdamber di Desa Gondang Kabupaten Lombok Utara. Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment, 1(2), 171–178. https://doi.org/10.29303/jppi.v1i2.187
Watt?Pringle, R., Razak, T. B., Jompa, J., Ambo?Rappe, R., Kostaman, A. N., & Smith, D. J. (2024). Coral reef restoration in Indonesia: Lessons learnt from the world’s largest coral restoration nation. Biodiversity and Conservation, 33(10), 2675–2707. https://doi.org/10.1007/s10531-024-02897-8
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











