LITERASI BUDAYA KREATIF BAGI MASYARAKAT KETAPANG KALIMANTAN BARAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH SERAT NANAS UNTUK MENDUKUNG EKONOMI BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/community.v6i2.10949Keywords:
Literasi Budaya Kreatif, Serat Nanas, Pemberdayaan, UMKM, KetapangAbstract
Strengthening creative cultural literacy was carried out to promote the utilization of pineapple fiber waste in Sungai Bakau Village, Ketapang Regency. The community of Sungai Bakau Village has an abundant supply of pineapples. However, the community faces several challenges, including the low utilization of pineapple leaf waste, limited skills, and limited creative cultural literacy in identifying the potential of local materials. This community service activity employed a participatory method by actively involving the community, craftsmen, and MSME actors in socialization, training, hands-on practice, and mentoring. The activity was attended by 50 participants from various hamlets in Ketapang, West Kalimantan. The results showed that the creative cultural literacy approach improved the community's skills in processing pineapple fiber into craft products. The approach also fostered a creative mindset that enabled participants to integrate cultural values, local materials, and economic opportunities. Increased awareness of sustainable production practices was also observed, contributing to the development of a sustainable creative economy among MSMEs. Following the training, participants were able to produce pineapple fiber and transform it into packaging in various forms.
ABSTRAK
Penguatan literasi budaya kreatif dilakukan untuk mengembangkan pemanfaatan limbah serat nanas di Desa Sungai Bakau, Kabupaten Ketapang. Masyarakat Desa Sungai Bakau memiliki sumber nanas yang berlimpah. Permasalahan yang mereka hadapi adalah rendahnya pemanfaatan limbah daun nanas, keterbatasan keterampilan masyarakat, serta terbatasnya literasi budaya kreatif masyarakat dalam mengidentifikasi potensi material lokal. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatoris dengan melibatkan masyarakat selama sosialisasi, pelatihan, praktik, dan pendampingan yang melibatkan perajin dan pelaku UMKM secara aktif. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai dusun di Ketapang, Kalimantan Barat. Hasil program menunjukkan bahwa pendekatan literasi budaya kreatif meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah serat nanas menjadi produk kerajinan. Pendekatan ini juga membentuk pola pikir kreatif masyarakat dalam mengintegrasikan nilai budaya, material lokal, dan peluang ekonomi. Terdapat peningkatan kesadaran tentang praktik produksi yang berkelanjutan, sehingga secara langsung berkontribusi pada peningkatan ekonomi kreatif UMKM yang berkelanjutan. Setelah melalui pelatihan ini, peserta memiliki kemampuan untuk menciptakan serat nanas dan mengubah serat nanas menjadi packaging dalam berbagai bentuk.
Downloads
References
Arianti, I., & Cholid, I. (2024). Strategi Pengembangan Komoditas Buah Nanas Lokal di Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang. Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA), 4(1), 38-42. https://doi.org/10.58466/lipida.v4i1.1543
Boccella, N., & Salerno, I. (2016). Creative economy, cultural industries and local development. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 223, 291-296. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2016.05.370
Daulay, S. A., & Wirathama, F. (2014). Pengaruh Ukuran Partikel dan Komposisi Terhadap Sifat Kekuatan Bentur Komposit Epoksi Berpengisi Serat Daun Nanas. Jurnal Teknik Kimia USU, 3(3), 13-17. https://doi.org/10.32734/jtk.v3i3.1628
Dharosno, W. W., & Pundu, A. (2020). Analisa kuat tarik pada kertas berbahan dasar serat daun nanas. J. Teknol. dan Rekayasa, 5(1), 46-56. https://www.academia.edu/123148967/Analisa_Kuat_Tarik_Pada_Kertas_Berbahan_Dasar_Serat_Daun_Nanas
Indriani, I., Sakina, S. I., Nasri, A. P., Smaradhina, K. K., & Wiryadinata, S. G. (2023). Pendampingan Kegiatan Pembuatan Kertas Berbahan Dasar Limbah Serat Daun Nanas pada UMKM Produsen Serat Nanas di Kabupaten Subang. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(3), 394-403. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.9.3.394-403
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2025). Produksi tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan menurut kabupaten/kota dan jenis tanaman di Provinsi Kalimantan Barat, 2025. Badan Pusat Statistik. https://kalbar.bps.go.id/id/statistics-table/3/U0dKc1owczVSalJ5VFdOMWVETnlVRVJ6YlRJMFp6MDkjMyM2MTAw/produksi-tanaman-buah-buahan-dan-sayuran-tahunan-menurut-kabupaten-kota-dan-jenis-tanaman-di-provinsi-kalimantan-barat.html
Muliyani, I., Kartika, A. N., Mely, P., & Prasetiyo, T. (2023). Analisis Implementasi Dalam Mewujudkan Ekonomi Hijau Di Kalimantan Barat. Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 14(2), 111-120. https://doi.org/10.36982/jiegmk.v14i2.3466
Kathomdani, P. D. S., & Sugesty, S. (2018). Pembuatan pulp kraft dari kapuk dan serat daun nanas sebagai bahan baku kertas khusus. Jurnal Dinamika Penelitian Industri, 29(2). https://doi.org/10.28959/jdpi.v29i2.4313
Mubarok, D., Muhamad, L. F., & Kusuma, A. P. (2024). Technology in the creative economy: Implications for community empowerment and sustainable development. Journal of Contemporary Administration and Management (ADMAN), 2(1), 505-511. https://doi.org/10.61100/adman.v2i1.214
Ningsih, M., Sirait, R., & Jumiati, E. (2023). Pengaruh Nilai Ketahanan Tarik Terhadap Daya Regang Dalam Pembuatan Kertas Dari Bahan Baku Kulit Singkong dan Daun Nanas. Jurnal Fisika Unand, 12(4), 518-525. https://doi.org/10.25077/jfu.12.4.518-525.2023
Panuju, Y., Suudi, A., & Ibrahim, G. (2021). Identifying constraints of sustainable product development in Indonesia. International Journal of scientific and technology research, 10(4), 343-349. http://repository.lppm.unila.ac.id/29622/
Pramana, A., Mursyid, H., Sutikno, A., Zamaya, Y., Daulay, M. H., Jayalaksamana, M., & Kurnia, D. (2022, December). The Potential of Pineapple Products as a Strategy for Community Economic Revitalization in Peatlands. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1118, No. 1, p. 012059). IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1118/1/012059
Pratomo, S., Ashar, K., & Satria, D. (2021). Role of creative economy on local economic development. Journal of Indonesian Applied Economics, 9(2), 27-35. https://doi.org/10.21776/ub.JIAE.009.02.4
Riandara, H. I. K., & Harmiansyah, H. (2025). Potensi limbah pertanian: pemanfaatan kulit singkong dan serat daun nanas dalam pembuatan bioplastik ramah lingkungan. Sultra Journal of Mechanical Engineering, 4(1), 22-30. https://doi.org/10.54297/sjme.v4i1.707
Robbani, J., Kamal, M. Z., Aisyah, S., & Yamin, A. (2024). Penguatan Ekonomi Lokal Melalui Pengolahan Serat Nanas Menjadi Produk Fashion Accessory. Jurnal Aksi Afirmasi, 5(1), 15-21. https://doi.org/10.35897/jurnalaksiafirmasi.v5i1.1188
Satu Data Kabupaten Ketapang. (2024). Metadata Produksi Serat Nanas Ketapang. https://satudata.ketapangkab.go.id/data/show/8003
Sulistyaningtyas, T., Suryani, Y., Dewanti, S. K., Hendriyana, H., & Widiawati, D. (2025). The Method of Coloring Techniques to Enhance Creativity in The Product Creation of Pandanus Wickerworkers in Sungai Bakau, Ketapang: Teknik Pewarnaan untuk Peningkatan Kreativitas dalam Penciptaan Produk Perajin Anyaman Pandan Sungai Bakau, Ketapang. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 250-257. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v9i1.24105
Susmiati, Y. (2018). Prospek produksi bioetanol dari limbah pertanian dan sampah organik. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 7(2), 67-80. https://doi.org/10.21776/ub.industria.2018.007.02.1
Wislim, T., Solfema, S., & Putri, L. D. (2025). Peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat melalui pengelolahan limbah pertanian. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(1), 163-168. https://doi.org/10.55606/jubpi.v3i1.3544
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











