EDUKASI RINGKAS ANALISIS BREAK-EVEN POINT DALAM MENENTUKAN VOLUME PENJUALAN MINIMUN PADA UMKM LOKAL (BATIK SRIKANDI)

Authors

  • Indah Lia Puspita Universitas Malahayati
  • Silva Nadia Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Universitas Malahayati, Bandar Lampung
  • Siti Maryam Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Universitas Malahayati, Bandar Lampung
  • Wava Anisa Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Universitas Malahayati, Bandar Lampung
  • Novrilia Putri Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Universitas Malahayati, Bandar Lampung

DOI:

https://doi.org/10.51878/community.v6i2.9974

Keywords:

Break-Even Point, Volume Penjualan Minimum, UMKM

Abstract

ABSTRACT

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in the economy; however, they still encounter challenges in financial planning, particularly in determining appropriate selling prices and minimum sales targets due to limited understanding of cost structures. This community service activity aims to enhance the financial literacy of MSME actors through the application of Break-Even Point (BEP) analysis as a basis for determining minimum sales volume at Batik Srikandi MSME in Lampung. The method employed is an educative-participatory approach, implemented through stages of problem identification, material delivery, simulation of calculations based on real business data, and evaluation of participants’ understanding. The results indicate that participants gained a better understanding of the relationship between costs, sales volume, and profit. Based on the calculation, the break-even point was determined to be 200 units, which serves as the minimum sales threshold to avoid losses. In addition, participants demonstrated improved ability to identify cost components, calculate BEP, and interpret the results to support business decision-making. Thus, BEP analysis is proven to function not only as a computational tool but also as a strategic instrument in business planning and cost control. These findings highlight that data-driven educational approaches are effective in improving managerial capacity and supporting the sustainability of MSME financial performance.

ABSTRAK

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi kendala dalam perencanaan keuangan, khususnya dalam menentukan harga jual dan target penjualan minimum akibat keterbatasan pemahaman terhadap struktur biaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM melalui penerapan analisis Break-Even Point (BEP) sebagai dasar penentuan volume penjualan minimum pada UMKM Batik Srikandi Lampung. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, penyampaian materi, simulasi perhitungan berbasis data riil usaha, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai hubungan antara biaya, volume penjualan, dan laba. Berdasarkan perhitungan, diperoleh titik impas sebesar 200 unit, yang menjadi batas minimum penjualan agar usaha tidak mengalami kerugian. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi komponen biaya, menghitung BEP, serta menginterpretasikan hasilnya untuk mendukung pengambilan keputusan usaha. Dengan demikian, analisis BEP terbukti tidak hanya berfungsi sebagai alat perhitungan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam perencanaan usaha dan pengendalian biaya. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis data riil efektif dalam meningkatkan kapasitas manajerial dan mendukung keberlanjutan kinerja keuangan UMKM.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanda, F. (2024). Analisis break even point sebagai alat perencanaan laba jangka pendek pada UMKM Anggrek Souvenir (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Sriwijaya). http://eprints.polsri.ac.id/16307/

Anisa, S., Sembiring, E. E., Surya, R. T., & Hutapea, R. S. (2025). Analisis break even point sebagai alat perencanaan penjualan dan laba pada UMKM Bolu Susu Lembang Pak Bhabin. Indonesian Accounting Literacy Journal, 5(3), 302–313. https://doi.org/10.35313/ialj.v5i3.5132

Azahra, N., Fauzi, A., Widayati, E., Azhar, R. N., Kustiara, V., Fathurrahman, I., & Sari, N. (2023). Signifikansi analisis titik impas bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis, 3(3). https://doi.org/10.56127/jaman.v3i3.1019

Fauzi, A., Rukmayani, E., Estevani, G., & Gumelarasati, N. (2024). Analisis break even point (BEP) sebagai alat perencanaan laba. Jurnal Ekonomi, 2(1), 83–102. https://doi.org/10.61597/jbe-ogzrp.v2i1.25

Harahap, A. K., Siregar, A. N., Maulana, Z., et al. (2026). Keterbatasan break even point (BEP) sebagai alat perencanaan laba jangka pendek UMKM. Jurnal Ilmiah Ekonomi, 4(1), 1152–1166. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jiem/article/view/8539

Isnaniati, S. (2020). Pengaruh pengungkapan akuntansi sumber daya manusia terhadap kinerja keuangan perusahaan. JURIPOL, 3(2), 73–78. https://doi.org/10.33395/juripol.v3i2.246

Katrin, M. L., Assyafii, A., & Tsani, M. A. (2024). Analisis volume produksi menggunakan break-even point pada UMKM. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 2(2), 748–753. https://ojs.udb.ac.id/HUBISINTEK/article/view/4492

Manuho, P., Makalare, Z., Mamangkey, T., & Budiarso, N. S. (2021). Analisis break-even point (BEP). Jurnal Ipteks Akuntansi Bagi Masyarakat, 5(1), 21–28. https://doi.org/10.32400/jiam.5.1.2021.34692

Maram, G., et al. (2025). Perhitungan break even point pada UMKM Yuli Bakery. ACCOUNT Journal, 2(1). https://doi.org/10.31537/account.v2i1.1689

Paujiah, A. N., & Isyanto, P. (2024). Analisis break-even point sebagai alat perencanaan laba pada konveksi Zein Store. LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren, 2(2). https://doi.org/10.35870/ljit.v2i2b.2833

Putri, A., Zahira, A. G. A., Ardelia, S. R., Arumningtyas, F., & Nur, A. (2025). Analisis break even point sebagai alat perencanaan laba pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2020–2024. Journal ANC, 1(1), 80–91. https://journal.anc-aryantonurconsulting.com/tp/article/view/140

Rahayu, Y., Sari, M., & Utami, P. (2025). Adaptasi strategi digital marketing menuju break-even point pada UMKM. JUSTIKA: Jurnal Sistem Informasi Akuntansi, 8(1), 15–24. https://jurnal.bsi.ac.id/index.php/justika/article/view/8884

Silaban, A. C., & Murtiningsih, D. (2024). Perhitungan break-even point sebagai alat perencanaan penjualan dan laba pada UMKM di Kelurahan Kembangan Selatan Jakarta Barat. Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan, 4(1), 48–52. https://doi.org/10.61696/jurdian.v4i2.401

Syarifudin, A., & Wirawati, S. M. (n.d.). Analysis of location selection for ABC Cell UMKM business using the break even point. Jurnal Manajemen, 6(1), 73–77. https://jiemar.org/index.php/jiemar/article/view/570

T, R., & Sudirman, S. (2024). Analisis break-even point dalam mendorong optimalisasi laba UMKM. Equilibrium: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi, 13(2), 593–600. https://doi.org/10.35906/equili.v13i2.2152

Wijaya, B. T., Febriansyah, H., Riyanto, I., Tafonao, T., & Nur, A. (2025). Analisis Sensitivitas Break Even Point Terhadap Perubahan Harga dan Volume Penjualan. Journal ANC, 1(3), 49-56. https://journal.anc-aryantonurconsulting.com/tp/article/view/28

Wijaya, M. R., & Yusuf, M. F. (2025). Analisis break-even point sebagai penunjang keberhasilan UMKM. Jurnal Daya Saing, 11(1), 1–8. https://doi.org/10.35446/dayasaing.v11i1.2026

Widyasari, Y. S. D., Sari, M. P., Putri, R. A., & Lestari, D. A. (2023). Analisis break even point sebagai perencanaan laba pada UMKM kerupuk. Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), 7(4).

https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/COSTING/article/view/10193

Yuliari, K., Eferyn, K., Denakrisnada, S. G., & Yunanto, F. (2023). Pelatihan break even point analysis sebagai alat perencanaan laba pada UMKM “Kue Mochi-Q”. Community Development Journal, 4(6), 12295–12298.

https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/23100/16170

Zalukhu, R. S., Piter, R., Hutauruk, S., & Collyn, D. (2024). Analisis struktur biaya dan break even point pada UMKM Salero Basamo. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 2(3), 336–346. https://doi.org/10.55606/jumia.v2i3.3288

Downloads

Published

2026-05-02

How to Cite

Puspita, I. L., Nadia, S., Maryam, S., Anisa, W., & Putri, N. (2026). EDUKASI RINGKAS ANALISIS BREAK-EVEN POINT DALAM MENENTUKAN VOLUME PENJUALAN MINIMUN PADA UMKM LOKAL (BATIK SRIKANDI). COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 684–693. https://doi.org/10.51878/community.v6i2.9974

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.