MODEL STANDARISASI MAJELIS TAKLIM SEBAGAI INSTRUMEN PENGUATAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN NONFORMAL DAN PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA DI KABUPATEN TANAH BUMBU
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i1.9833Keywords:
Standarisasi Kelembagaan, Pendidikan Keagamaan Nonformal, Majelis Taklim, Pembangunan Sumber Daya Manusia, Model Pendidikan Berbasis KomunitasAbstract
ABSTRACT
Majelis Taklim as a community-based nonformal Islamic educational institution plays an important role in improving religious literacy, character formation, and strengthening the social capacity of society. However, the management of Majelis Taklim in various regions is still carried out in a relatively simple manner and lacks clear institutional standards, resulting in variations in the quality of learning programs, curriculum implementation, and administrative systems. This study aims to analyze the management conditions of Majelis Taklim and to formulate an institutional standardization model that can strengthen its role in nonformal religious education and human resource development in Tanah Bumbu Regency. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, focus group discussions, and institutional document analysis, and were analyzed interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that strengthening the institutional capacity of Majelis Taklim can be achieved through the implementation of a standardization model that includes the development of a thematic curriculum, improvement of educators’ competencies (ustaz/ustazah), more accountable administrative management, and continuous program evaluation. The implementation of this model contributes to improving the quality of learning processes, strengthening participants’ engagement, and promoting the development of the community’s social and religious capacities. Therefore, the Majelis Taklim standardization model developed in this study can serve as a strategic framework for strengthening community-based nonformal religious education and human resource development.
ABSTRAK
Majelis Taklim sebagai lembaga pendidikan keagamaan nonformal berbasis komunitas memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi keagamaan, pembentukan karakter, serta penguatan kapasitas sosial masyarakat. Namun, pengelolaan Majelis Taklim di berbagai daerah masih berlangsung secara sederhana dan belum memiliki standar kelembagaan yang jelas sehingga kualitas program pembelajaran, kurikulum, serta sistem administrasi berjalan secara beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan Majelis Taklim serta merumuskan model standarisasi kelembagaan yang dapat memperkuat perannya dalam pendidikan keagamaan nonformal dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, diskusi kelompok terarah, serta analisis dokumen kelembagaan, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan Majelis Taklim dapat dilakukan melalui penerapan model standarisasi yang mencakup pengembangan kurikulum tematik, peningkatan kompetensi pendidik (ustaz/ustazah), pengelolaan administrasi yang lebih akuntabel, serta evaluasi program secara berkelanjutan. Implementasi model tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat partisipasi jamaah, serta mendorong pengembangan kapasitas sosial dan religius masyarakat. Dengan demikian, model standarisasi Majelis Taklim yang dihasilkan dalam penelitian ini dapat menjadi kerangka strategis dalam penguatan pendidikan keagamaan nonformal dan pembangunan sumber daya manusia berbasis komunitas.
Downloads
References
Alfahrizy, R., Hasibuan, A. R. G., & Iskandar, T. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam. An-Nizam, 2(2), 14–20. https://doi.org/10.33558/an-nizam.v2i2.6105
Anisa, F., Septianingrum, D., Triwinanti, A., & Wulandari, R. (2022). Analisis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan PAUD nonformal kelompok bermain di daerahnya. Jurnal Multidisipliner Bharasumba, 1(03), 231–237. https://doi.org/10.62668/bharasumba.v1i03.216
Azhari, F., & Rangkuti, C. (2025). Peranan Majelis Taklim Darusshofa dalam meningkatkan pemahaman pendidikan agama Islam pada masyarakat Kota Medan. EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 682–691. https://doi.org/10.56832/edu.v5i1.858
Desfitri, E., Hefni, H., Sriwahyuni, Y., Afnita, N., & Wandi, J. I. (2024). Community-based education oriented towards socio-cultural and religious values. Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam, 4(1), 89–100. https://doi.org/10.55062//IJPI.2024.v4i1/485/5
Fathaniyah, L., & Makhrus, M. (2022). Peran organisasi pengelola zakat dalam pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Banyumas. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 632–640. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.4430
Haliza, U. N., Zubaidah, R., & Azizah, A. I. (2025). Majelis taklim sebagai media pembinaan orang tua siswa di MI Nurul Qolbi: Kajian kitab ‘Uqud al-Lujain. Journal of Instructional and Development Researches, 5(1), 59–66. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i9.32407
Handayani, S., Purwanti, H., Anggraeni, F. N., & Setiawan, A. (2025). Analisis perencanaan dan standarisasi pendidikan di PKBM Minda Utama Kota Bandung. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(5), 5354–5363. http://www.jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/7950
Hartati, S. (2023). Pembelajaran partisipatif dengan metode game pada rumpun pendidikan agama Islam di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Tengah. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 7(1), 110–122. https://ojs.ummetro.ac.id/index.php/attajdid/article/view/2687
Hermawan, R., Wulandari, N. P., Magfiroh, V. S., & Hilman, C. (2025). Peran pendidikan berbasis masyarakat dalam mengatasi kesenjangan pendidikan di masyarakat. Journal of Islamic Religious Education, 1(3), 108–117. https://doi.org/10.70248/joire.v1i3.2761
Hodijah, S., Paramansyah, A., & Ramdlani, R. A. (2023). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam pada lembaga pendidikan nonformal dalam era digital. Jurnal Tahsinia, 4(2), 172–185. https://jurnal.rakeyansantang.ac.id/tahsinia/article/view/512
Inayati, M., & Hasan, N. (2022). Revitalisasi pendidikan Islam tradisional dalam era transformasi digital. Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 20(3), 486–500. https://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/qodiri/article/view/4961
Karim, A., & Bahari, Y. (2024). Model pendidikan berbasis komunitas. Tumoutou Social Science Journal, 1(2), 92–99. https://doi.org/10.61476/xfvwr731
Kesuma, M. I. J., Fatoni, I., Ajir, I. C., Yazdi, M. I. K., Pahrudin, A., Murtadho, A., & Rinaldi, A. (2025). Transformasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis teknologi digital di era Society 5.0. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 306–317. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/24428
León, M. B., Aroca, A. R., Romero, J. B., & Silva, H. N. (2023). Strengthening skills through non-formal education. In ICERI2023 Proceedings (pp. 5580–5588). IATED. https://library.iated.org/view/BUSTAMANTELEON2023STR
Leuhery, F., Hendrawan, H., Lanonci, L., Gusti, Y. K., & Suprapto, S. (2024). Penguatan kapasitas pengelolaan sumber daya manusia bagi UMKM: Pendekatan praktis dan solusi berbasis komunitas. Journal of Human and Education (JAHE), 4(2), 8–14. https://mail.jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/682
Mastanah, M. S. (2025). Manajemen Majelis Taklim: Panduan lengkap untuk efektivitas dan keberlanjutan. CV Jejak (Jejak Publisher). https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=jbZcEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=Manajemen+atau+pengelolaan+Majelis+Taklim&ots=4OSUE3hKfe&sig=L7gkplp1oT1BN6MnZSrTAeD9h7I&redir_esc=y#v=onepage&q=Manajemen%20atau%20pengelolaan%20Majelis%20Taklim&f=false
Putri, K., Azizah, N., Karima, K., & Gusmaneli, G. (2024). Majelis ta’lim sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 157–164. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i2.173
Ridwan, I., Sinring, A., Marzuki, K., Yunus, P. P., Zulkkifli, Z., & Yusriadi, Y. (2025). Beyond classrooms: Community-based learning for personal, social, and vocational empowerment. F1000Research, 14, 1274. https://f1000research.com/articles/14-1274
Ruslan, R. (2024). Model manajemen pendidikan berbasis masyarakat dalam mengembangkan lembaga pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (SINOVA), 2(2), 87–100. https://doi.org/10.71382/sinova.v2i2.130
Setiawati, R. I., & Shofwan, I. (2023). Implementasi prinsip pendidikan orang dewasa pada pelatihan tata busana di satuan pendidikan non formal SKB Ungaran. Lifelong Education Journal, 3(1), 39–59. https://doi.org/10.59935/lej.v3i1.180
Triana, R., Maulida, A., & Ilmi, S. (2025). Community-based strategies in Islamic religious education (PAI): Fostering youth religious character formation through Majelis Taklim. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 347–361. https://journal1.uinssc.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/20902
Utami, N. T., Nasution, A. H., Sitompul, I., Ramadhani, A., & Kurniawan, H. (2026). Strategi Majelis Taklim Al-Kamal Medan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kurikulum. CENDEKIA: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, 3(1), 155–162. https://doi.org/10.62335/cendekia.v3i1.2262
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












