PERAN GURU DALAM MENANAMKAN KETERAMPILAN ESENSIAL SISWA MENUJU GENERASI EMAS 2045

Authors

  • Nuzulia Rachmawati Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI
  • Lutfi Chumairoh Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI
  • Uswatun Khasanah Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v5i2.6393

Keywords:

Keterampilan Esensial, Peran Guru, Generasi Emas 2045

Abstract

ABSTRACT

This study aims to analyze the role of teachers in instilling essential skills in students in preparation for Indonesia's Golden Generation 2045, using a case study at MA Darul Hikmah Kyai Abdan. Essential skills such as critical thinking, communication, collaboration, and leadership are key components of 21st-century education. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The study was conducted at MA Darul Hikmah Kyai Abdan, involving main subject teachers, the school principal, and 11th and 12th grade students selected purposively. The data were analyzed interactively using Miles and Huberman’s model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The study seeks to examine the teacher's role in developing students' essential skills as a contribution to shaping the Golden Generation 2045. The findings show that teachers play a crucial role as facilitators and mentors in developing students’ skills through active learning methods and activities rooted in pesantren (Islamic boarding school) values. However, the implementation of essential skills still faces challenges such as limited teacher training and suboptimal assessment systems for non-cognitive skills. Therefore, strengthening teacher professionalism and supportive educational policies are needed to ensure that education can truly produce an adaptive, character-driven generation ready to face future challenges.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menanamkan keterampilan esensial siswa menuju Generasi Emas 2045, dengan studi kasus di MA Darul Hikmah Kyai Abdan. Keterampilan esensial seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan menjadi elemen penting dalam pendidikan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di MA Darul Hikmah Kyai Abdan dengan subjek guru mata pelajaran utama, kepala madrasah, serta siswa kelas XI dan XII yang dipilih secara purposive. Data dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam menanamkan keterampilan esensial siswa sebagai kontribusi menuju Generasi Emas 2045. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting sebagai fasilitator dan pembimbing dalam membentuk keterampilan siswa, melalui metode pembelajaran aktif dan kegiatan berbasis nilai kepesantrenan. Meskipun demikian, implementasi keterampilan esensial masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pelatihan guru dan belum optimalnya sistem evaluasi keterampilan non-kognitif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan profesionalisme guru dan dukungan kebijakan agar pendidikan benar-benar mampu mencetak generasi yang adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanda, M. (2024). Strategi guru PPKn dalam membentuk nasionalisme siswa di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(1), 55–66. https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/view/159

Annisak, F., & Nasution, A. G. J. (2024). Peran guru PPKn dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme pada siswa MI/SD. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 1736–1739. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12641

Azizah, H. A. N. F. (2023). Tantangan literasi digital di sekolah berbasis pesantren. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 6(2), 112–124.

Darling-Hammond, L., Cook-Harvey, C. M., Barron, B., & Osher, D. (2017). Social and emotional learning in integrated, whole child approaches. The Aspen Institute.

Fitriyani, H., & Handayani, R. D. A. (2020). Pendidikan karakter dalam sistem pesantren. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 99–108.

Fullan, M., & Scott, S. (2018). Education plus: Reimagining learning for a transformative world. Pearson.

Kebudayaan, K. P. dan. (2017). Penguatan pendidikan karakter (PPK). Kemendikbud.

Kemdikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kemdikbudristek.

Kurniawati, N., & Suparman, S. (2022). Pengaruh model pembelajaran kolaboratif berbasis proyek terhadap keterampilan abad 21 siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Inovatif, 8(2), 101–110. https://doi.org/10.21009/jppi.082.02

Marlina, M. R., & Rahmawati, R. (2020). Pengaruh literasi pedagogis abad 21 guru terhadap pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 234–245.

Mujito. (2019). Keteladanan guru sebagai media pendidikan karakter siswa. Jurnal Pedagogy, 8(2), 77–86. https://ejournal.upm.ac.id/index.php/pedagogy/article/view/453

Ningsih, S. (2022). Kontekstualisasi nilai lokal dalam pendidikan pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 55–66.

OECD. (2020). Transformative Competencies for 2030. Organisation for Economic Co-operation and Development.

PPN/Bappenas. (2020). Visi Indonesia 2045: Menuju Negara Maju, Berdaulat, Adil, dan Makmur. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Prasetyo, I. B. A.-M. (2022). Keteladanan guru dalam membentuk karakter nasionalisme di SMA Islam. Jurnal Pendidikan Karakter Bangsa, 5(1), 22–30.

Putri, R. (2022). Literasi digital Islami dalam pembelajaran pesantren. Jurnal Inovasi Pendidikan Islam, 7(2), 88–101.

Rahayu, D., & Sari, N. (2023). Pembelajaran kontekstual berbasis nilai karakter dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan empati sosial siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 45–58. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i1.12345

Rahmawati, A. (2020). Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan abad 21. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 26(1), 1–10.

Rifki, S., & Hadi, M. A. A.-Z. (2021). Keteladanan guru dalam penanaman karakter religius dan nasionalis siswa. Jurnal Basicedu, 5(3), 1421–1430. https://www.jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/4274

Rizty, N., & Gunawan, I.?R.?A.-N. (2022). Peran guru dalam penguatan karakter nasionalisme di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(4), 2901–2910.

Rohmah, A. (2021). Penerapan pendidikan karakter di lingkungan pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 45–60.

Saavedra, A. R., & Opfer, V. D. (2012). Learning 21st-century skills requires 21st-century teaching. Phi Delta Kappan, 94(2), 8–13. https://doi.org/10.1177/003172171209400203

Sari, A. P., & Ningsih, P. (2021). Pembelajaran kolaboratif dalam pengembangan keterampilan esensial siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 77–86.

Scott, C. L. (2015). The Futures of Learning 2: What Kind of Learning for the 21st Century? UNESCO Education Research and Foresight.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Alfabeta.

Sulastri, E. S. (2019). Tantangan implementasi keterampilan abad 21 di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(2), 109–118.

Suryani, R. N., & Maulana, M. (2022). Project based learning untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan komunikasi siswa. Jurnal Pendidikan Inovatif, 11(1), 44–53.

Sutojo, T. S., & Wahyudin, D. (2021). Penguatan keterampilan abad 21 dalam sistem pendidikan nasional. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 27(1), 15–24.

UNESCO. (2018). Preparing Learners for Life and Work. UNESCO.

Wahendra, W., & Parmadi, B. (2022). Internalisasi nilai karakter religius dan nasionalis dengan metode pembiasaan keteladanan berbasis budaya sekolah oleh guru di SDN?17 Kota Bengkulu. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar (KAPEDAS), 1(2), 45–51. https://doi.org/10.33369/kapedas.v1i2.23326

Wahyuni, R. (2020). Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran pesantren modern. Jurnal Teknologi Pendidikan, 5(3), 221–230.

Widiatmaka, P. (2022). Tantangan guru membentuk nasionalisme siswa di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter Abad 21, 7(1), 15–26. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/53065

World Economic Forum. (2018). The future of jobs report 2018. http://www3.weforum.org/docs/WEF_Future_of_Jobs_2018.pdf

Downloads

Published

2025-07-27

How to Cite

Rachmawati, N., Chumairoh, L., & Khasanah, U. (2025). PERAN GURU DALAM MENANAMKAN KETERAMPILAN ESENSIAL SISWA MENUJU GENERASI EMAS 2045. TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 286-298. https://doi.org/10.51878/teaching.v5i2.6393

Issue

Section

Articles