PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN TEKNIK SMALL GROUP DISCUSSION TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 LOTU
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.15030Keywords:
Bimbingan Klasikal, Small Group Discussion, Kemandirian BelajarAbstract
ABSTRACT
Learning independence is an important component in developing students’ ability to manage their academic activities without excessive dependence on guidance from others. This issue remains evident among eighth-grade students in Class VIII-1 at SMP Negeri 1 Lotu, particularly in terms of learning initiative, time management, task prioritization, and responsibility for the learning process. This study aimed to examine the effect of classical guidance services using the Small Group Discussion technique on students’ learning independence. The study employed a quantitative approach with a pre-experimental design using a One Group Pretest-Posttest model involving 26 students. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire administered before and after the service, while the intervention was conducted in four sessions. The data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, the Paired Sample t-Test, Cohen’s d Effect Size, and simple linear regression. The mean score increased from 55.46 to 72.81, representing a gain of 17.35 points, while 80.8% of students reached the high and very high categories after the service. The difference was significant (t = 24.349; p < 0.05), with Cohen’s d = 4.78 and R² = 0.862. These findings confirm that classical guidance services through Small Group Discussion have a significant effect on improving students’ learning independence.
ABSTRAK
Kemandirian belajar menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan siswa mengatur kegiatan akademiknya tanpa ketergantungan berlebihan pada arahan orang lain. Permasalahan tersebut masih terlihat pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Lotu, terutama dalam inisiatif belajar, pengelolaan waktu, penentuan prioritas tugas, dan tanggung jawab terhadap proses belajar. Penelitian ini diarahkan untuk menguji pengaruh layanan bimbingan klasikal dengan teknik Small Group Discussion terhadap kemandirian belajar siswa. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre-experimental dan desain One Group Pretest-Posttest yang melibatkan 26 siswa. Pengukuran dilakukan melalui kuesioner skala Likert lima tingkat sebelum dan sesudah layanan, sedangkan intervensi dilaksanakan dalam empat sesi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, Paired Sample t-Test, Effect Size Cohen’s d, dan regresi linear sederhana. Rata-rata skor meningkat dari 55,46 menjadi 72,81 dengan selisih 17,35 poin, sementara 80,8% siswa mencapai kategori tinggi dan sangat tinggi setelah layanan. Perbedaan tersebut signifikan (t = 24,349; p < 0,05) dengan Cohen’s d = 4,78 dan R² = 0,862. Temuan ini menegaskan bahwa layanan bimbingan klasikal melalui Small Group Discussion berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa.
Downloads
References
Afifah, Firman, Netrawati, & Mohd Nazri Abdul Rahman. (2024). Hubungan self-efficacy dan dukungan sosial terhadap self-regulated learning siswa di SMA Negeri X Merangin. Edu Research, 4(4), 92–101. https://doi.org/10.47827/jer.v4i4.136
Ardhiani, N. G. A., & Muliastrini, E. N. K. (2026). Self-regulated learning sebagai faktor penting dalam meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 23–36. https://doi.org/10.25078/aw.v11i1.6415
Astuti, A. D., & Rozikin, A. Z. (2024). The role of self-regulated learning in strengthening students' independent learning character: Literature review. English Language in Focus (ELIF), 7(1), 1–10. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/ELIF/article/view/24031
Dermawan, B., Harfiani, R., & Daulay, U. (2025). Upaya membiasakan dan meningkatkan belajar mandiri melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas XI 1.2 SMA Negeri 3 Medan tahun ajaran 2025. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 32–37. https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.986
Dewi, B. N. I., Nuryani, R., & Lindasari, S. W. (2024). Hubungan dukungan sosial dengan burnout akademik pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(1), 272–278. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.191
Erniasari, Y. N. (2024). Peran teknik small group discussion dalam bimbingan klasikal terhadap pemahaman kesehatan mental siswa di SMKN 6 Malang. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 4(3), 3. https://doi.org/10.17977/um065.v4.i3.2024.3
Fadhlur, I., Samodra, R., & Karawang, U. S. (2026). Exploring EFL teachers’ experience using small group discussion in reading comprehension. 2026, 85–90. https://journalcenter.org/index.php/inovasi/article/view/5719
Hasina Tanjung, N., Saragih, N. A., Faisal Husna, M., & Cornelia Sitinjak, F. (2025). Efektivitas layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di UPT SMP Negeri 8 Medan. Pema, 5(2), 434–440. https://doi.org/10.56832/pema.v5i2.1164
Herlambang, R. S., Agungbudiprabowo, A., Nugraha, A., Mukti, T. A., & Luhanarky, A. (2024). Is group guidance with problem solving technique effective in enhancing students’ learning independence? PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan dan Konseling, 13(2), 91–96. https://doi.org/10.12928/psikopedagogia.v13i2.28409
Hermawan, I. M. S., Rismawan, K. S. G., Diarta, I. M., Wahyuni, N. K. H. S., & Yuda, I. K. A. T. (2025). Apakah small-group discussion efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap asesmen pembelajaran Kurikulum Merdeka? Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP), 15(1), 9–15. https://doi.org/10.36733/jsp.v15i1.10392
In’Ratnasari, K., Maulana, P., & Armanda Putri, Z. (2024). Implementasi bimbingan konseling klasikal menggunakan teknik small group discussion untuk meningkatkan self-control siswa di MA Irsyadun Nasi’in Kasiyan. Journal of Education Counseling, 4(1), 17–31. https://doi.org/10.62097/jec.v4i01.1858
Khoirudin, M., Darminto, E., & Hariastuti, R. T. (2022). Teknik self-regulated learning untuk meningkatkan kemampuan self-regulated learning dan kemandirian belajar siswa dalam situasi belajar online Covid-19. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(3), 987–992. http://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/897#google_vignette
Kholifah, S., Khoiriyah, S., Ismanto, H. S., & Yulianti, P. D. (2024). The role of guidance and counseling teacher services in implementing individual counseling to improve learning independence. Lectura: Jurnal Pendidikan, 15(1), 51–63. https://journal.unilak.ac.id/index.php/lectura/article/view/16568
Luthfiyyah, S., & Salman, S. (2024). Peran pendidik dalam menghubungkan kecerdasan emosional dan kreativitas terhadap kemandirian belajar anak. Progressive of Cognitive and Ability, 3(1), 23–33. https://doi.org/10.56855/jpr.v3i1.853
Maghfiroh, W., & Muttaqin, A. I. (2025). The relevance of collaborative learning in the perspective of Lev Vygotsky’s social constructivism: A literature review. Journal of Islamic Education Research, 6(4), 377–392. https://doi.org/10.35719/jier.v6i4.518
Muliadi, R. M. M., & Hariadi, A. R. (2024). Implementasi metode small group discussion dalam meningkatkan self-confidence dan kemampuan berpikir kritis siswa. BEGIBUNG: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(3), 65–72. https://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/JPI/article/view/1842
Nurlanty, W., Solihah, D., Rosmaladewi, O., & Nusantara, U. I. (2026). Manajemen learning dalam kemandirian belajar murid di SMAN 4 Cimahi meningkatkan. Cience and Education Journal (SICEDU), 5(2), 3839–3847. https://sicedu.org/index.php/sicedu/article/view/512
Pane, Y. K., & Siregar, A. (2023). Efektivitas layanan bimbingan klasikal teknik small group discussion (SGD) untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pemilihan karir pada siswa SMA. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(3), 646–655. https://doi.org/10.31316/gcouns.v7i03.4945
Ramadhan, M. F., & Harahap, A. C. P. (2025). Effectiveness of information services with the SGD (small group discussion) approach to improve students’ learning independence. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal), 12(1), 21–32. https://doi.org/10.24042/zwsq4h73
Rohinsa, M. (2023). Peran dukungan guru terhadap pemenuhan kebutuhan psikologis dasar siswa dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti, 8(2), 266–273. https://doi.org/10.25105/pdk.v8i2.15456
Syahputri, N., Nurhaliza, S., & Lesmana, G. (2026). Evaluasi efektivitas layanan BK klasikal, individual, dan kelompok: Studi komparatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 6439–6451. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.37219
Yani, V. P., Haryono, Y., & Lovia, L. (2022). Hubungan pemahaman konsep matematis dengan kemandirian belajar siswa pada kelas VIII SMP. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(3), 439–448. https://doi.org/10.31980/plusminus.v2i3.1118
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













